Musim Dingin Menerpa Lebanon, TNI Tingkatkan Kewaspadaan

0
28

Pewarta-Indonesia, Naqoura (20/01) – Musim dingin disertai hujan deras dan angin kencang dengan suhu berkisar 9-10 celsius menerpa wilayah Lebanon Selatan, Selasa (19/01/2010) khususnya wilayah Naqoura yang menjadi daerah tanggung jawab Satgas Force Headquarter Support Unit (FHQSU) Konga XXVI-B1 dan Force Protection Company (FPC) Konga XXVI-B2 yang bermarkas di Sudirman Camp, Naqoura, Lebanon Selatan.

Keadaan ini berdampak langsung terhadap kegiatan operasional Satgas serta pelaksanaan aktivitas para prajurit TNI di lapangan. Kondisi ini diperparah lagi dengan kabut yang cukup tebal, sehingga berpengaruh terhadap jarak pandang serta pengawasan terhadap suatu objek.

Namun, hal tersebut tentunya tidak boleh membuat lengah kesiapsiagaan serta kewaspadaan para Pasukan Penjaga Perdamaian Dunia (Peacekeeper) dari Indonesia yang memiliki tanggung jawab untuk memelihara perdamaian di Lebanon Selatan sesuai dengan Resolusi Dewan keamanan PBB nomor 1701.

Prajurit TNI Satgas Konga XXVI-B1 dan B2 yang bertugas menjaga keamanan di wilayah Naqoura Camp bekerjasama dengan pasukan Italia, harus bertahan dibawah guyuran hujan yang cukup deras disertai dengan hawa yang sangat dingin. Namun, inilah tantangan yang harus dihadapi untuk tetap menjaga stabilitas keamanan di daerah Naqoura Camp, jangan sampai membuat kewaspadaan prajurit TNI menjadi lemah hanya dikarenakan cuaca sehingga dapat menyebabkan kelalaian.

Menghadapi situasi seperti ini, para prajurit TNI mempersiapkan diri mereka serta perlengkapan yang dimiliki untuk mengantisipasi cuaca dingin tersebut yakni dengan menggunakan peralatan musim dinginnya seperti jaket, mantel hujan, overcoat, sepatu musim dingin dan sarung tangan, sehingga diharapkan dengan kesiapan yang dimiliki dan matang, para prajurit dapat menjalankan tugas maupun misi yang sedang diembannya dengan berhasil.