Polisi Militer PBB Study Banding ke Satgas Pom TNI

0
38

Pewarta-Indonesia, Blat Marjayoun UN Posn 7-3, Lebanon – Sebanyak 7 orang peserta Kursus Instruktur Polisi Militer PBB (UNMILPOC) mengadakan study banding ke Markas Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL di UN Posn 7-3 Blat, Lebanon, Rabu (03 Februari 2010). Para peserta kursus disambut langsung oleh Komandan Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL, Letnan Kolonel Cpm Ekoyatma Parnowo beserta Perwira terkait.

Para peserta kursus UNMILPOC terdiri dari, Captain Tom Angelhov (Swedish Army Military Police), Lt Jorgen Kempel (Danish Army Military Police), Sergeant Markku Kalliomaki (Finland Army Military Police), Major Jesper Aennchen (Danish Army Military Police School) serta personel Polisi Militer UNIFIL dari Kontingen Denmark yaitu Captain Claus Bronnum, Warrant officer Martin Enevoldsen dan Sergeant Jimmy Persson.

Kursus Instruktur Polisi Militer PBB adalah kursus yang diselenggarakan oleh PBB dan berpusat di Denmark. Kursus berlangsung selama 4 bulan dan dilaksanakan 2 kali dalam setahun. Dipilihnya Markas Satgas POM TNI sebagai salah satu tujuan study banding, karena Satgas POM TNI dianggap berhasil dalam melaksanakan tugasnya sebagai Satuan Polisi Militer di UNIFIL Lebanon untuk menjaga ketertiban dan disiplin para anggota pasukan penjaga perdamaian PBB.

Salah satu program kursus adalah mengadakan study banding ke negara-negara yang menjadi daerah operasi PBB, dengan tujuan untuk pendalaman study kasus yang berkaitan dengan masalah-masalah Polisi Militer. Diharapkan, setelah menyelesaikan kursus tersebut para instruktur Polisi Militer PBB dapat mengajarkan materi-materi tentang Polisi Militer dengan kondisi yang paling mutakhir dan update kepada para Polisi Militer dari seluruh negara yang akan dikirim ke daerah operasi PBB sebagai Polisi Militer PBB.

Pada paparan singkatnya, Dansatgas POM TNI Letnan Kolonel Cpm Ekoyatma Parnowo menguraikan tentang kondisi aktual dan kesiapan operasi Satuan Polisi Militer Sektor Timur UNIFIL. Dijelaskan, bahwa tugas-tugas yang dilaksanakan Polisi Militer antara lain, mengatur pengawalan VIP atau konvoi PBB, melaksanakan patroli untuk menegakkan peraturan dan disiplin, melaksanakan patroli di tempat obyek vital yang ada di wilayah Sektor Timur serta melaksanakan penyelidikan dan penyidikan pada kasus-kasus kriminal kecelakaan lalu lintas.

Usai menerima paparan dari Dansatgas POM TNI, Major Jesper Aennchen (Danish Army Military Police School) selaku ketua rombongan menyampaikan ungkapan penghargaan atas sambutan hangat dan kesediaan Satgas POM TNI untuk berbagi informasi dan pengetahuan mengenai operasional tugas Polisi Militer di daerah operasi. Beliau menyatakan keyakinannya bahwa dengan data aktual yang diperoleh dari study banding tersebut, akan sangat membantu para instruktur dalam menjalankan tugasnya.