PPWI Subang Gelar Sisingan Mini

0
19

Pewarta-Indonesia, Subang – Luar Biasa…!!! Decak kagum tiada henti dari para penonton mengiringi setiap penampilan pertunjukan yang disuguhkan para pencipta dan pelaku seni tradisional di Kota Subang dan sekitarnya pada acara Festival Seni Budaya Sisingaan Mini se-Kabupaten Subang, Minggu (10/1) kemarin. “Kegiatan pertunjukkan hari ini amat memuaskan, luar biasa!” ujar Drs. B.E. Hendaryanto, MM, Kepala Subdit Konstitusi dan Perundang-undangan Politik Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia, yang berkenan hadir menyaksikan langsung kegiatan tersebut. Sebuah pernyataan yang tepat mewakili rasa puas dari para penonton yang tumpah ruah di lokasi acara.

Sebagaimana diberitakan beberapa kali melalui situs PPWI di www.pewarta-indonesia.com beberapa waktu lalu bahwa PPWI bekerjasama dengan Ditjen Kesbangpol Depdagri menyelenggarakan Festival Seni Budaya Sisingaan Mini se-Kabupaten Subang, Jawa Barat, dengan menggunakan anggaran APBN. Kegiatan tersebut telah berlangsung pada tanggal 10 Januari 2010 bertempat di Lapangan Bintang, Kota Subang – Jawa Barat. Selain dihadiri oleh Bapak Hendaryanto mewakili Dirjen Kesbangpol Depdagri, turut hadir juga Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke, Bupati Subang diwakili Assisten Tata Praja Bapak Sa’ad Abdul Gani, serta Bapak Abas dari Kesbangpol Pemda Provinsi Jawa Barat mewaikili Gubernur Jawa Barat.

Acara yang berlangsung sangat meriah dengan disaksikan oleh lebih seribuan penonton itu juga dihadiri tokoh masyarakat setempat, antara lain tokoh seniman terkemuka Subang Abah Renggo dan Kaka Suminta yang saat ini menjabat sebagai Ketua KPU Kabupaten Subang. Selain itu, festival yang menampilkan dua group Sisingaan Mini yang dimainkan oleh anak-anak usia sekolah dasar ini disaksikan juga oleh orang asing, antara lain oleh Dr. Philip Jadhav, seorang professor bidang pendidikan dari Amerika Serikat.

Dalam Sambutan Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Departemen Dalam Negeri yang dibacakan oleh Bapak Hendaryanto, Dirjen Kesbangpol mengharapkan agar penyelenggaraan kegiatan Festival Seni dan Budaya Sisingaan Mini Se-Kabupaten Subang ini setidaknya diperoleh momentum atau ikon bagi masyarakat atau Kabpupaten Subang guna dapat dilakukan penggalian atau pengembangan potensi daerah, diantaranya untuk pengembangan produk kreatif atau dalam rangka pelestarian nilai social budaya. Secara tegas, Hendaryanto menambahkan bahwa “Potensi seni budaya tradisional Sisingaan ini harus dilestarikan dan diteruskan kepada generasi penerus bangsa. Pemerintah Daerah sudah seharusnya memberi perhatian serius untuk mengembangkan berbagai seni budaya tradisional yang berkembang di tengah masyarakatnya, dijadikan modal pembangunan bangsa ke masa depan.”

Acara yang diawali dengan peresmian pembentukan kepengurusan PPWI Cabang Subang itu, menghadirikan juga berbagai atraksi seni tradisional daerah Subang seperti tari-tarian, permainan teater, dan musik tradisional. Acara dimulai pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 12.00 WIB, dibuka secara resmi oleh Bapak Sa’at Abdul Gani mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Mau dengar komentar orang asing menonton atraksi Sisingaan Mini kali ini? “This event shows me some of Indonesian magical traditional cultures, it is exactly amazing. Can you believe it? It’s surprised me, anyway!” kata Dr. Philip kepada Pewarta-Indonesia.Com bersemangat.

Acara ditutup dengan pemberian Piagam Penghargaan PPWI kepada kedua group Sisinggan yang telah tampil memukau penonton saat itu, yakni Group Seni Sisingaan SD Negeri Kamarung I dan Sanggar Seni Sisingaan Nani Poduction Subang. Selain itu, dipersembahkan juga Piagam Ucapan Terima Kasih dari PPWI kepada Dirjen Kesbangpol Depdagri atas kerjasama yang telah terjalin baik antara PPWI dengan Kesbangpol. Turut menerima Piagam Ucapan Terima Kasih, Pemda Kabupaten Subang yang diterima oleh Assisten Tata Praja, Sa’at Abdul Gani.

BAGIKAN
Berita sebelumyaIroni MUI
Berita berikutnyaPPWI Subang Gelar Sisingan Mini
Koran Online Pewarta Indonesia atau disingkat KOPI adalah sebuah media massa nasional berbasis jurnalisme warga (pewarta warga) yang dibangun dan dikelola oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Pimpinan redaksi KOPI adalah Wilson Lalengke, dibantu oleh ribuan penulis/pewarta lintas profesi, lintas agama, lintas strata sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain-lain dari seluruh nusantara dan luar negeri.