Satgas Konga Lebanon Siapkan Pelari-Pelari Tangguh

0
29

Pewarta-Indonesia, Naqoura, Lebanon (3/2) – Di sela-sela kegiatan penugasan yang cukup padat di Lebanon dalam rangka misi perdamaian PBB, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Force Headquarter Support Unit (FHQSU) Konga XXVI-B1 dan Satgas Force Protection Company (FPC) Konga XXVI-B2 United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) masih menyempatkan diri mempersiapkan beberapa personelnya untuk mengikuti Lomba Lari Internasional 5-K atau sejauh 5 kilometer yang akan berlangsung di Beirut. Persiapan tersebut termasuk mencari atau menyeleksi pelari-pelari yang mampu serta dapat bersaing dengan pelari dari negara lain.

Pelaksanaan seleksi bagi para pelari, langsung dipimpin oleh Dansatgas FHQSU Kolonel Inf Restu Widiyanto serta Dansatgas FPC Letkol Inf Fulad, Selasa sore (02/02/2010) dengan mengambil rute mengelilingi Sudirman Camp, Naqoura Lebanon yang berjarak 5 km, sehingga sama dengan jarak yang akan diperlombakan sebelum pelaksanaan seleksi lari dimulai. Para peserta seleksi diwajibkan memeriksakan kondisi tubuhnya kepada tim kesehatan yang telah dipersiapkan. Seleksi itu sendiri diikuti oleh semua prajurit Satgas FHQSU maupun FPC yang tidak aktif jaga.

Menurut Dansatgas FHQSU Kolonel Inf Restu Widiyantoro bahwa seleksi ini tidak hanya terkait dengan Lomba Lari Internasional 5-K yang akan berlangsung, namun juga sangat bermanfaat bagi stamina tubuh. Seperti diketahui bahwa tugas serta jadwal dari satgas FHQSU dan FPC di Lebanon memang cukup padat dan berat, sehingga dibutuhkan bagi para anggota suatu kegiatan yang sangat bermanfaat untuk menjaga kebugaran serta menjernihkan pikiran mereka. Selain itu udara di Lebanon cukup dingin, sehingga bagi anggota jika tidak pandai-pandai menjaga kebugaran tubuhnya maka akan berdampak negatif bagi tubuh mereka.

“Ke depan akan banyak sekali kegiatan-kegiatan olahraga yang akan melibatkan semua negara yang tergabung dalam UNIFIL, sehingga Satgas FHQSU dan FPC akan mempersiapkan para Prajurit TNI untuk dapat mengikutinya. Selain bermanfaat bagi para prajurit itu sendiri juga dapat membawa nama bangsa Indonesia ke dunia internasional dibidang olahraga,” lanjut Dansatgas FHQSU.