Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Begini Kronologis Dugaan Psikopat Oleh Ketum PPWI, Hingga Akan Dipolisikan Oleh Sang Walikota

KOPI, Langsa (Aceh) - Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke sangat menyayangkan perilaku oknum Walikota Langsa yang ceroboh telah menyebarkan informasi berbentuk video yang amat tidak layak kepada warga masyarakatnya.

Menurutnya, video berisi penyiksaan dan pemenggalan leher manusia oleh sekelompok orang berpakaian ala militer itu sangat tidak pantas disebarluaskan oleh seseorang kepada orang lain, apalagi seseorang itu adalah kepala daerah alias walikota.

Wilson menilai, pengiriman video sadis itu patut diduga sebagai aksi teror dan intimidasi terhadap anggota PPWI dan wartawan lainnya. Terutama karena selama ini para wartawan tersebut sedang gencar-gencarnya memberitakan tentang dugaan perilaku koruptif oknum-oknum di lingkungan pemerintahan Kota Langsa.

PPWI Nasional dalam hal ini mendukung langkah hukum yang diambil oleh para korban, antara lain oleh Rabono Wiranata bin Sadikun, anggota PPWI Langsa yang dikirimi video pemotongan kedua tangan, kedua kaki, dan pemenggalan kepala manusia yang tidak diketahui identitas korban dan pemenggalnya itu.

Alibi sang walikota berinisial UA sangat tidak masuk akal, bahwa tujuannya untuk menggugah solidaritas atas krisis Rohingya di Myanmar. Korban penyiksaan dan pemenggalan leher dalam video berdurasi lebih dari 1 menit itu adalah warga berkulit putih, dengan latar lokasi perkebunan yang ditumbuhi semacam pepohonan sawit, sangat mustahil korbannya warga Rohingya yang berkulit gelap.

“Setelah pelaporan oleh korban ke Polres Langsa, saya berharap dan mendesak aparat Polisi di sana segera menindaklanjuti laporan tersebut. Laksanakan tugas penegakan hukum sesuai prinsip setiap warga negara bersamaan kedudukannya di depan hukum,” tegas Wilson.

Ketum PPWI lulusan Lemhanas itu juga berharap, Walikota Langsa sebagai seorang pemimpin, yang dalam kasus ini menjadi pihak terlapor oleh korban, hendaknya menunjukkan contoh yang baik kepada masyarakat yang dipimpinnya, bahwa yang bersangkutan akan patuh dan taat hukum, bersikap kooperatif dalam menjalani proses hukum.

 

Berikut Kronologi Lengkap, Beserta Perkembangan Terbaru Atas Kasus Walikota Langsa;

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/243/IX/2017/Aceh/Res Langsa, tgl 29 Sept 2017, tentang " Dugaan Ancaman Via HandPhone " Pasal 29 Yo 45 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

- Waktu Kejadian: Pada hari Senin, tanggal 11 September 2017 sekitar pukul 06.29 Wib.

- Tempat Kejadian: Di Langsa

- Pelapor:  Rabono Wiranata Bin (Alm) Sadikun. Tempat Tanggal Lahir: Langsa 14 April 1970. Jenis Kelamin: Laki-Laki. Agama: Islam. Suku: Jawa. Pekerjaan: Wiraswasta. Alamat: Dsn Budaya Ds.Paya Tampah, Kec.Birem Bayeun Kab.Atim.

- Saksi: Sdr.Ibnu Hajar,SH, 42 tahun, Karyawan Swasta, Alamat Dsn Mata Ie Ds.Damar Siput Kec.Rantau Selamat Kab.Atim

- Terlapor: Usman Abdullah, SE, Wali Kota Langsa, Alamat Pemko Langsa.

- Kronologis:

Pada hari Senin 11 September 2017, sekitar pukul 06.29 WIB, korban mendapat dugaan ancaman via Hand Phone Terlapor dengan nomor 0813 6094 xxxx. Terlapor mengirimkan Video tentang siaran yang sadis melalui jaringan Whatsapp via Hand Phone Pelapor, mendapat kiriman video tersebut pelapor merasa terkejut dan ketakutan, apa maksud dan tujuan dari kiriman video tersebut.

Akibat kejadian tersebut Pelapor merasa keberatan serta tidak nyaman dengan hal tersebut diatas, dan selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Langsa, guna diproses Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut sesuai dengan hukum yang berlaku.

- Langkah - Langkah Yang Dilakukan:

1. Menerima Laporan Polisi, memberikan SKTBL kepada pelapor.

2. Melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi.

3. Melaporkan kpd pimpinan.

- Rencana Tindak Lanjut:

1. Membuat sprin gas.

2. Melakukan penyelidikan dan penyidikan.

3. Koordinasi dengan  Sat Reskrimum Polda Aceh (Ciber Crime) untuk ungkap kasus.

 


Artikel Lainnya:

 

Cucu Pahlawan Nasional Bra Koosmariam Tersiram Air Panas oleh Pramugari Garuda
Minggu, 15 April 2018

KOPI, Jakarta – Cucu pahlawan nasional Pakubuwono X yakni B.R.A Koosmariam Djatikusumo (69) mengalami cacat payudara akibat tersiram air panas di kabin pesawat oleh oknum pramugari. Insiden terjadi saat penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Banyuwangi pada 29 Desember 2017 lalu. Saat itu, pramugari Garuda sedang melayani para penumpang atau serving. Tak disangka, teh panas tumpah dan mengenai tubuh korban. Cucu pahlawan nasional... Baca selengkapnya...

Wartawan Dimeja-hijaukan, Dewan Pers Mutlak Dibubarkan
Sabtu, 14 April 2018

KOPI, Jakarta – Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA kembali bersuara keras atas tindakan kriminalisasi terhadap wartawan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Kali ini, Wilson merasa sangat prihatin atas perlakuan sewenang-wenang aparat kepolisian di Polda Sumatera Barat yang menyeret Ismail Novendra, pimpinan redaksi Koran Jejak News yang terbit di Padang, Sumatera Barat, ke meja hijau. Laporan terkini yang... Baca selengkapnya...

Ada Apa Dengan KPK ? Tak Berani Mengusut Kasus Izin Kehutanan Melibatkan Zulkifli Hasan
Jumat, 13 April 2018

KOPI, Jakarta - Keterlibatan mantan Mentri Kehutanan Zulkifli Hasan memberikan izin pembebasan lahan hutan di Propinsi Riau dan Banten. Hampir semua kasus korupsi alih fungsi lahan berawal dari keputusan menteri yang berwenang dan saat itu Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan melalui SK No. 673/ 2014 menyetujui alih lahan sebesar 30.000 ha yang berujung pada pemberian suap oleh mantan Gubernur Annas Makmun . Dalam persidangan terdakwa... Baca selengkapnya...

Erasmus Huis Hadirkan Konser Alexander Ullman di Jakarta
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Lembaga Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, mengadakan acara konser tunggal menghadirkan Alexander Ullman, bertempat di The Erasmus Huis, Kedubes Belanda, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 April 2018. Alexander Ullman adalah pemenang pertama Franz Liszt Piano Competition ke-11 yang berlangsung di Utrecht, Belanda, tahun 2017 lalu. Tidak kurang dari 300 penonton menyaksikan konser anak muda berkebangsaan Inggris... Baca selengkapnya...

Mendes PDTT Eko Putro Ingatkan Kades Tak Selewengkan Dana Desa , Telpon Satgas Bila Ada Kendala
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Jusuf Kalla, Selama Tiga tahun ini dana desa mampu membangun lebih dari 121.000 kilometer jalan desa. Ini belum pernah ada dalam sejarah Indonesia. Desa mampu membangun 1.960 kilometer jembatan, tambatan perahu, embung air (sumur resapan air), sarana olahraga, irigasi, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro... Baca selengkapnya...

Inilah Puisi “Ibu Indonesia” Dibacakan oleh Sukmawati Bikin Heboh Umat Islam
Sabtu, 07 April 2018

KOPI, Jakarta - Putri Presiden pertama Indonesia Soekarno yakni Sukmawati Soekarnoputri membacakan puisi berjudul “Ibu Indonesia” di acara Pagelaran peragaan busana “Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week ke 29” bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 29 Maret 2018. Ibu Indonesia Aku tak tahu Syariat Islam Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah Lebih cantik dari... Baca selengkapnya...

Ini Alasan Kenapa Jual Pulsa Itu Menguntungkan
Sabtu, 31 Maret 2018

Sumber foto: suarapawan.com KOPI, Jakarta - Di antara semua kebutuhan hidup manusia zaman sekarang, pulsa adalah bagian dari sandang, pangan dan papan. Pulsa bukan lagi kebutuhan tersier, namun bagi beberapa orang sudah masuk ke dalam kebutuhan primer. Pasti sering nemuin kan, banyak orang yang rela tidak makan asal bisa beli pulsa. Kejadian seperti ini tidak hanya sekali atau dua kali saja terjadi pada pemilik ponsel. Terlebih para pengguna... Baca selengkapnya...

PENDIDIKANSMPN 1 Gisting Diduga Sarat Pungli dan P.....
19/04/2018 | Redaksi KOPI

KOPI, Tanggamus - Upaya pemerintah Republik Indonesia meningkatkan mutu pendidikan beberapa tahun ini selalu menjadi sektor skala prioritas. Terbukti, [ ... ]



EKONOMIRealisasi Program OBOR, Kemenperin Fokus.....
20/04/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI, JAKARTA -Indonesia dan China terus berupaya menguatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif. Apalagi, kedua negara telah sepakat mengembangkan [ ... ]



HANKAMPanggung Persiapan Deklarasi Kemerdekaan.....
04/04/2018 | Wawan Setiawan
article thumbnail

KOPI, Abepura - Kapolres Jayapura Kota AKBP. Gustav R.Urbinas memimpin pelaksanakan pembongkaran panggung Panitia Persiapan Deklarasi Kemerdekaan N [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAAston Luncurkan Minuman Anyar “Cocore.....
27/03/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Trend “nongkrong” atau berkumpul sudah menjadi gaya hidup anak muda maupun dewasa saat ini, mulai dari makan dan minum hingga  [ ... ]



POLITIKPembangunan Berbasis Budaya - Cegah Koru.....
21/04/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta - Bertempat di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki Cikini Jakarta. Di gelar kegiatan diskusi SATU FORUM Jakarta -Sumatera Utara, Disku [ ... ]



OPINIWajah KW/Mirip Kivlan Zein Bawa Pisau Te.....
17/04/2018 | Didi Rinaldo

Kopi, Tembung - Wajah Serupa atau KW mirip mantan Jendral Kivlan Zein terpantau di daerah Tembung, Sumatera utara. Sang wajah KW tersebut memakai kaos [ ... ]



PROFILBrigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser,.....
02/03/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta,Bila Kita perhatikan bahwa Bumi Aceh sangat subur sekali. Bahkan tanaman ganja tumbuh seperti rumput hijau di tanah. Bumi Aceh sangat sub [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAMenaker M. Hanif Dhakiri : Angkatan Ke.....
12/04/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Dalam acara Diskusi public ditaja oleh Forum Kebijakan Ketenagakerjaan (FKK) di Auditorium CSIS, Jakarta, Rabu (11/4/2018).
sebagai  [ ... ]



ROHANIGerakan Belajar dan Mengajar Al-Qur'an.....
04/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Sebagai daerah yang menganut sistem syariat Islam maka daerah Aceh banyak sekali terdapat tempat-tempat pendidikan belajar Alquran. U [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIAnggota DPRD Riau Suhardiman Amby Di-OTT.....
09/04/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Operasi Tangkap Tangan (OTT) bukan milik Institusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saja. Para istripun melakukan aksi serupa,  [ ... ]



SERBA-SERBIKonsul Amerika Serikat Tertarik Lingkun.....
12/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta, Kawasan lingkungan alam perlu dilestarikan. Apalagi kawasan lingkungan hidup seperti di Gunung Leuser merupakan paru-paru dunia. Pad [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.