Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Paradise Paper Ungkap Kelicikan Bisnis Taipan Sukanto Tanoto

KOPI, Jakarta – Dulu heboh Panama Paper, melibatkan para oknum petinggi negara Asia pasifik memiliki harta   dari hasil korupsi disimpan suatu bank. Serta mendirikan perusahaan fiktif untuk menghindari pajak.

Kini heboh Paradise Paper , pengungkapan bisnis Taipan Sukantotanoto oleh ICJI (Jejaring Jurnalis Investigas Internasional).

Nama April Group, perusahaan bubur kayu dan kertas (pulp andpaper) milik Sukanto Tanoto, disebut dalam dokumen surga atau Paradise Papers yang dirilis jejaring jurnalis investigasi internasional (ICJI) awal pekan ini bulan November 2017.

Perusahaan ini menjadi buah bibir bulan lalu karena menyebarkan informasi bahwa perusahaan harus menghentikan operasinya karena aturan pemerintah terkait lahan gambut.

”Jika benar RAPP sayang pada rakyat, mereka harusnya patuh dan berbisnis dengan baik sesuai aturan pemerintah, bukan dengan aturan mereka sendiri. Bisa berbahaya sekali jika semua perusahaan ingin berbisnis dengan aturan mereka dan bukan aturan pemerintah,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, 22 Oktober 2017.

Menteri Siti rupanya kesal dengan sikap PT RAPP (April Group). Upaya pemerintah menertibkan PT RAPP agar taat aturan, justru berkembang liar di lapangan dengan isu pencabutan izin. Muncul keresahan di masyarakat. April adalah singkatan dari Asia Pacific Resources International Holdings Ltd, salah satu perusahaan terbesar di dunia di bidang bubur kayu dan kertas.

Pemerintah menolak Rencana Kerja Usaha RAPP sebagai bagian dari upaya paksa pemerintah melindungi ekosistem gambut Indonesia.

Menurut catatan KLHK, PT. RAPP satu-satunya perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang tidak mau menuruti aturan pemerintah. Sementara 12 perusahaan HTI lainnya saat ini sudah mendapatkan pengesahan RKU mereka, dan tidak ada mengeluhkan masalah.

Kepatuhan perusahaan-perusahaan HTI berbasis gambut sangat penting, karena selama ini ekosistem gambut mudah terbakar, dan menjadi salah satu penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama lebih dari 20 tahun di Indonesia.

Menurut Menteri Siti, melindungi gambut tidak bisa hanya dengan pemadaman rutin saja, namun harus dicegah secara dini dengan melakukan perlindungan gambut secara utuh dan menyeluruh.

Paradise Papers menelisik jejaring bisnis April

Dalam publikasi dari dokumen “surga” yang dimuat di laman ICJI, jejaring jurnalis investigasi internasional itu menemukan bahwa April adalah salah satu dari belasan korporasi di bidang kehutanan yang menggunakan jasa firma Appleby dalam transaksi keuangannya.

Artikel yang membahas April diberi tajuk, Leaked Records Reveal Offshore’s Role in ForestDestruction. Artikel diterbitkan pada 8 Nobember 2017, empat hari sesudah pengungkapan pertama Paradise Papers ke publik.

Appleby, yang didirikan di Bermuda, adalah salah satu firma hukum luar negeri paling bergengsi di dunia. Meskipun Appleby bukan penasihat pajak, firma berusia 119 tahun tersebut adalah anggota terkemuka dari jaringan global pengacara, akuntan, bankir dan operator lainnya yang mengatur dan mengelola perusahaan offshore dan rekening bank untuk klien yang ingin menghindari pajak atau menjaga agar rahasia keuangan mereka tetap aman

Dokumen terkait April didapat dari firma hukum Appleby dan penyedia layanan jasa korporasi Estera, dua entitas bisnis yang beroperasi bersama di bawah payung Appleby. Estera kemudian beroperasi secara independen pada 2016.

Dokumen yang ada menunjukkan bahwa Appleby dan bank Credit Suisse dan ABN Amro yang merupakan lembaga keuangan dari Belanda, mendukung April dalam operasionalnya, kendati muncul pertanyaan tentang rekam jejak April dalam soal lingkungan hidup.

Menurut bocoran dokumen surga, catatan internal Appleby menunjukkan kepedulian dari pihak ilmuwan, grup advokasi dan pejabat pemerintah bahwa sistem finansial lepas pantai (off-shore, atau berbasis di kepulauan yang dikenal dengan labuhan pajak atau tax haven), atas berkontribusi Appleby terhadap ekspansi perusahaan.

Dukungan ekspansi terhadap perusahaan berbasis hutan ini dianggap berkontribusi terhadap perubahan iklim global. Dokumen ini juga menyebutkan fakta bahwa Indonesia, yang dianggap memiliki hutan tropis terbesar ketiga di dunia, memiliki tingkat deforestasi yang tinggi.

Data Pusat Riset Hutan Internasional (PRI) pada tahun 2016 menunjukkan Indonesia kehilangan seperempat wilayah hutannya dalam 25 tahun terakhir.

Analisis yang dilakukan ICJI menemukan bahwa, “April telah membaurkan transaksi miliaran dolar melalui jejaring perusahaan lepas pantai, atau perusahaan cangkang yang berbasis mulai dari Cook Islands di Pasifik Selatan sampai ke British Virgin Island di Karibia.”

April adalah bagian dari Grup Royal Golden Eagle, atau Raja Garuda Mas (RGM), salah satu konglomerat terbesar di Asia yang bergerak di bidang sumberdaya alam. RGM disebut berbasis di Singapura dan memperkerjakan 60 ribu orang di seluruh dunia. Kelompok perusahaan ini memproduksi bubur kayu, kertas, minyak sawit dan beragam produk lain. Perusahaan ini dikenal jarang menerima wawancara media.

Menurut dokumen surga, RGM menyatakan, memberikan, “nasihat strategis dan alih-daya proses bisnis secara komprehensif kepada April dan perusahaan lain dalam grup, yang masing-masing beroperasi secara mandiri, memiliki aset sendiri dan mengelola keuangannya secara otonom.”

Pemilik RGM adalah Konglomerat Sukanto Tanoto yang masuk dalam daftar Forbes, sebagai salah satu orang terkaya berasal dari Indonesia.

Awal mula beralih ke tax haven

Laman Sukantotanoto.net menyebutkan, RGM adalah sebuah perusahaan global yang bergerak di sektor pengelolaan sumber daya alam dengan kantor yang berada di Singapura, Hong Kong, Jakarta, Beijing dan Nanjing.

Sukanto Tanoto masuk ke bisnis kayu lapis pada tahun 1967 setelah sebelumnya berbisnis memasok suku cadang minyak dan industri. Sukanto kemudian mendirikan bisnis lainnya, masih dalam bidang sumber daya alam, seperti kelapa sawit, kehutanan, pulp dan kertas serta pembangkit tenaga listrik.


Bisnis RGM meliputi empat area operasional: pulp dan kertas (April), kelapa sawit (Asian Agri dan Apical), rayon dan pulp khusus (Sateri International) serta energi (Pacific Oil & Gas).

Tahun 1990-an bisnis sumberdaya alam mengalami situasi sangat baik, dan ekonomi di kawasan ini disebut “Asian Tigers”. Menurut bocoran dokumen yang didapat ICJI, pada saat bersamaan RGM mulai memindahkan transaksi keuangannya ke kawasan labuhan pajak (tax havens), dengan mendirikan perusahaan di tempat-tempat yang menetapkan pajak nol persen ataupun pajak yang sangat rendah. ICJI juga menyebutkan saat itu RGM mulai memindahkan modalnya.

Dokumen ICJI juga menyebutkan, pada September 1994, bagian pertama dari apa yang kemudian muncul sebagai Grup April dimulai dengan pendirian dua perusahaan di Bermuda, salah satu lokasi kunci dalam sistem keuangan lepas pantai.

“Perusahaan-perusahaan ini dikelola oleh Appleby untuk urusan administrasi dan jasa hukum. Dalam waktu satu tahun, salah satu dari perusahaan berbasis di Bermuda itu, yang dikenal dengan nama April, tercatat di Bursa Saham New York,” demikian dokumen ICJI.

Menurut dokumen rahasia yang digunakan oleh ICJI dalam investigasi Offshore Leaks” pada 2013, sebuah perusahaan berbasis jasa berbasis di Singapura, namanya Portcullis TrustNet membantu RGM mendirikan sebuah perusahaan di British Virgin Islands dan dua perusahaan lagi di Cook Islands.

Salah satu dari perusahaan yang didirikan di Cook Islands adalah PEC-Tech Ltd., an engineering firm yang disebut menjadi pemain aktif dalam operaso bisnis bubur kayu dan kertas yang dikelola Tanoto.

Untuk sejumlah perusahaan yang dibentuk dengan bantuan Portcullis, Tanoto menandatangani kontrak yang memberikan otorisasi kepada perusahaan pihak ketiga yang mengeksekusi transaksi atas namanya.

Sukanto Tanoto warga negara Indonesia berasal dari etnis Tionghoa menandatangani otorisasi itu dengan nama Tionghoanya, Tan Kang Hoo.


April termasuk yang kena dampak krisis finansial Asia yang menerpa Indonesia, Thailand dan Korea Selatan pada tahun 1997-1998. Krisis yang membuat Presiden Soeharto harus berhenti dari masa kekuasaan 32 tahun. Menurut laporan ICJI, krisis ekonomi membuat April menanggung utang senilai sekitar US$ 1,3 miliar dan membuatnya alami “delisting” di NYSE.(Bursa saham Newyork).

Pemerintah saat itu membentuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Banyak perusahaan, debitur bank, kredit bermasalahnya direstrukturisasi. Menurut dokumen ICJI, termasuk kredit April.

Laman hukumonline.com menuliskan rencana BPPN menerapkan upaya paksa terhadap sejumlah obligor jika tidak melunasi kewajibannya saat itu. Nama Grup RGM masuk di dalam daftar obligor itu.

Di bawah ini sebuah bagan perusahaan dan kepemilikan di April Group yang diperoleh ICJI dan dimuat di dokumen surga.

Warna menunjukkan jenis perusahaan. Warna biru muda adalah special purpose vehicle(SPV), biasa disebut juga perusahaan cangkang, adalah perusahaan anak dengan struktur aset dan hukum sedemikian sehingga jika induknya dinyatakan bangkrut, perusahaan SPV ini tetap aman.

Biru tua menggambarkan share holder atau pemegang saham. Merah tua menggambarkan Parent Co atau perusahaan induk. Warna oranye menunjukkan Trading Co, atau perusahaan dagang. Hijau adalah Operating Co, atau perusahaan yang mengoperasikan kegiatan bisnis tertentu, sedangkan warna kuning adalah induk grup perusahaan.

Menurut dokumen ICJI, April juga ekspansi ke Tiongkok, Brasil dan sejumlah negara lain. Dokumen dari Appleby menunjukkan bahwa April memiliki atau pernah memiliki perushaaan anak di Dubai, Sheychelles dan kawasan labuhan pajak lainnya. Perusahaan-perusahaan (April has or had subsidiaries ) ini tidak tercatat di situs perusahaan April.

RGM kemudian memindahkan operasi perusahaannya ke Singapura yang tergolong mengenakan tarif pajak rendah.

Asian Agri, anggota RGM di bisnis minyak sawit, tersangkut skandal kasus pajak pada tahun 2000-an. Laman katadata mengutip ucapan Dirjen Pajak saat itu, Fuad Rachmany, yang mengatakan skandal penggelapan pajak Asian Agri termasuk paling canggih di Indonesia.

Pada tahun 2012, Mahkamah Agung menjatuhkan vonis dua tahun penjara bagi dua manajer pajak di Asian Agri. Perusahaan juga diperintahkan membayar lebih dari US$ 440 juta atau Rp 2,5 triliun dalam bentuk pajak dan dendanya.

Bagaimana transaksi diatur Appleby

Menurut bagan yang diperoleh dari internal Appleby, pada Desember 2010, misalnya, sebuah grup bank yang dipimpin Credit Suisse menggunakan Appleby sebagai penasihat, mengatur pinjaman sindikasi lebih dari US$ 180 juta dolar ke April Group.


Kini ribuan jumlah media online, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class) kami menjalin kerjasama dengan berbagai negara di dunia. Silahkan ketik di Google.com “ Operasional Fee” . Berita kami bisa dibaca oleh masyarakat internasional any time, any where, translate delapan  bahasa dengan mengklik bendera di pojok kanan layar komputer Anda. Percayakan publikasi kegiatan Anda dengan kami. Media elektronik (red. TV) biaya mahal hanya sekali tayang bro. Orangpun tak tahu kapan tayang beritanya.

 

Uang pinjaman itu digunakan untuk PEC-Tech yang didirikan di Cook Islands. Tetapi menurut bagan yang ada uang itu tidak dialirkan ke PEC-Tech. Uang itu justru dipinjamkan ke Gold Crest Capital, perusahaan yang didirikan di British Virgin Islands.

Duit pinjaman kemudian dialirkan ke perusahaan lain yang didirikan di British Virgin Islands dan kemudian dikirimkan ke perusahaan induk di Singapura yang menurut surat elektronik internal di Appleby, “ berfungsi sebagai pusat perbendaharaan dan keuangan bagi Grup April.”

Perusahaan induk yang berbasis di Singapura, Heliosity Consulting, kemudian meminjamkan duit tadi ke unit pemasok bubur kertas April di Indonesia, yang kemudian akan membayar PEC-Tech untuk lini produksi bubur kertas yang baru.

Menurut Scilla Alecci, jurnalis yang menulis artikel tentang April untuk ICJI, pengaturan pinjam meminjam itu adalah bagian dari struktur pajak yang didesain untuk menurunkan secara keseluruhan kewajiban pajak grup perusahaan. Seorang penasihat hukum untuk bank yang terlibat menulis soal ini dalam surat elektronik ke Appleby.

Dokumen juga menyebutkan bahwa jurubicara April mengatakan, “perusahaan telah memenuhi semua kewajiban pajak di semua wilayah di mana perusahaan beroperasi, dan patuh kepada semua hukum dan peraturan yang berlaku baik di domestik maupun internasional.

Jubir April juga menyebutkan bahwa transaksi keuangan yang dilakukannya adalah bagian dari komitmen untuk memenuhi pengelolaan perusahaan yang baik dan praktik bisnis berkelanjutan.

Rappler.com mengontak Direktur Corporate Affairs RGM, Agung Laksamana, untuk mendapatkan komentar dan konfirmasi atas laporan ICJI. Lewat pesan pendek, Kamis pagi, 9 November 2017, Agung berjanji akan menjawab melalui surat elektronik pada sore hari. Sampai tulisan ini diturunkan, Agung yang juga ketua umum pengurus pusat Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) mengatakan, tanggapan masih dipelajari bersama tim di Singapura

 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan dalam dokumen surga itu. “Dalam rangka memerangi apa yang disebut flow of fund sifatnya ilusif atau tidak sesuai aturan hukum itu akan jadi suatu perhatian,” ujar Sri Mulyani di kantor Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Senin, 6 November 2017.(didi)

 

Hati-Hati Sindikat Penipuan !!... wartawan Gadungan, wajah serupa, Orang sinting mengaku sebagai Paman/Mamak/ family/ Orang tua wartawan. Mengaku nulis berita. Tangkap pelakunya , masukan penjara , jangan lepaskan.

 

Teks Foto I. Sukanto Tanoto dengan Xin Ping Presiden RRC. (foto.net)

Teks Foto II. Sukanto Tanoto. (foto.net)

 


Artikel Lainnya:

 

Cucu Pahlawan Nasional Bra Koosmariam Tersiram Air Panas oleh Pramugari Garuda
Minggu, 15 April 2018

KOPI, Jakarta – Cucu pahlawan nasional Pakubuwono X yakni B.R.A Koosmariam Djatikusumo (69) mengalami cacat payudara akibat tersiram air panas di kabin pesawat oleh oknum pramugari. Insiden terjadi saat penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Banyuwangi pada 29 Desember 2017 lalu. Saat itu, pramugari Garuda sedang melayani para penumpang atau serving. Tak disangka, teh panas tumpah dan mengenai tubuh korban. Cucu pahlawan nasional... Baca selengkapnya...

Wartawan Dimeja-hijaukan, Dewan Pers Mutlak Dibubarkan
Sabtu, 14 April 2018

KOPI, Jakarta – Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA kembali bersuara keras atas tindakan kriminalisasi terhadap wartawan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Kali ini, Wilson merasa sangat prihatin atas perlakuan sewenang-wenang aparat kepolisian di Polda Sumatera Barat yang menyeret Ismail Novendra, pimpinan redaksi Koran Jejak News yang terbit di Padang, Sumatera Barat, ke meja hijau. Laporan terkini yang... Baca selengkapnya...

Ada Apa Dengan KPK ? Tak Berani Mengusut Kasus Izin Kehutanan Melibatkan Zulkifli Hasan
Jumat, 13 April 2018

KOPI, Jakarta - Keterlibatan mantan Mentri Kehutanan Zulkifli Hasan memberikan izin pembebasan lahan hutan di Propinsi Riau dan Banten. Hampir semua kasus korupsi alih fungsi lahan berawal dari keputusan menteri yang berwenang dan saat itu Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan melalui SK No. 673/ 2014 menyetujui alih lahan sebesar 30.000 ha yang berujung pada pemberian suap oleh mantan Gubernur Annas Makmun . Dalam persidangan terdakwa... Baca selengkapnya...

Erasmus Huis Hadirkan Konser Alexander Ullman di Jakarta
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Lembaga Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, mengadakan acara konser tunggal menghadirkan Alexander Ullman, bertempat di The Erasmus Huis, Kedubes Belanda, Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 April 2018. Alexander Ullman adalah pemenang pertama Franz Liszt Piano Competition ke-11 yang berlangsung di Utrecht, Belanda, tahun 2017 lalu. Tidak kurang dari 300 penonton menyaksikan konser anak muda berkebangsaan Inggris... Baca selengkapnya...

Mendes PDTT Eko Putro Ingatkan Kades Tak Selewengkan Dana Desa , Telpon Satgas Bila Ada Kendala
Kamis, 12 April 2018

KOPI, Jakarta – Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan Jusuf Kalla, Selama Tiga tahun ini dana desa mampu membangun lebih dari 121.000 kilometer jalan desa. Ini belum pernah ada dalam sejarah Indonesia. Desa mampu membangun 1.960 kilometer jembatan, tambatan perahu, embung air (sumur resapan air), sarana olahraga, irigasi, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro... Baca selengkapnya...

Inilah Puisi “Ibu Indonesia” Dibacakan oleh Sukmawati Bikin Heboh Umat Islam
Sabtu, 07 April 2018

KOPI, Jakarta - Putri Presiden pertama Indonesia Soekarno yakni Sukmawati Soekarnoputri membacakan puisi berjudul “Ibu Indonesia” di acara Pagelaran peragaan busana “Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week ke 29” bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 29 Maret 2018. Ibu Indonesia Aku tak tahu Syariat Islam Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah Lebih cantik dari... Baca selengkapnya...

Ini Alasan Kenapa Jual Pulsa Itu Menguntungkan
Sabtu, 31 Maret 2018

Sumber foto: suarapawan.com KOPI, Jakarta - Di antara semua kebutuhan hidup manusia zaman sekarang, pulsa adalah bagian dari sandang, pangan dan papan. Pulsa bukan lagi kebutuhan tersier, namun bagi beberapa orang sudah masuk ke dalam kebutuhan primer. Pasti sering nemuin kan, banyak orang yang rela tidak makan asal bisa beli pulsa. Kejadian seperti ini tidak hanya sekali atau dua kali saja terjadi pada pemilik ponsel. Terlebih para pengguna... Baca selengkapnya...

PENDIDIKANSMPN 1 Gisting Diduga Sarat Pungli dan P.....
19/04/2018 | Redaksi KOPI

KOPI, Tanggamus - Upaya pemerintah Republik Indonesia meningkatkan mutu pendidikan beberapa tahun ini selalu menjadi sektor skala prioritas. Terbukti, [ ... ]



EKONOMIRealisasi Program OBOR, Kemenperin Fokus.....
20/04/2018 | Yeni Muezza
article thumbnail

KOPI, JAKARTA -Indonesia dan China terus berupaya menguatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif. Apalagi, kedua negara telah sepakat mengembangkan [ ... ]



HANKAMPanggung Persiapan Deklarasi Kemerdekaan.....
04/04/2018 | Wawan Setiawan
article thumbnail

KOPI, Abepura - Kapolres Jayapura Kota AKBP. Gustav R.Urbinas memimpin pelaksanakan pembongkaran panggung Panitia Persiapan Deklarasi Kemerdekaan N [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAAston Luncurkan Minuman Anyar “Cocore.....
27/03/2018 | Buddy Wirawan
article thumbnail

KOPI, Bandung – Trend “nongkrong” atau berkumpul sudah menjadi gaya hidup anak muda maupun dewasa saat ini, mulai dari makan dan minum hingga  [ ... ]



POLITIKPembangunan Berbasis Budaya - Cegah Koru.....
21/04/2018 | Wahyono Yono

KOPI, Jakarta - Bertempat di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki Cikini Jakarta. Di gelar kegiatan diskusi SATU FORUM Jakarta -Sumatera Utara, Disku [ ... ]



OPINIMemperkuat Peran Tiga Pilar Utama Pendid.....
21/04/2018 | Harjoni Desky

“Pendidikan merupakan alat yang memiliki tenaga untuk mengubah dunia” ini salah satu mutiara terkait dengan pentingnya pendidikan. Dari kata muti [ ... ]



PROFILBrigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser,.....
02/03/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta,Bila Kita perhatikan bahwa Bumi Aceh sangat subur sekali. Bahkan tanaman ganja tumbuh seperti rumput hijau di tanah. Bumi Aceh sangat sub [ ... ]



SOSIAL & BUDAYAMenaker M. Hanif Dhakiri : Angkatan Ke.....
12/04/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Dalam acara Diskusi public ditaja oleh Forum Kebijakan Ketenagakerjaan (FKK) di Auditorium CSIS, Jakarta, Rabu (11/4/2018).
sebagai  [ ... ]



ROHANIGerakan Belajar dan Mengajar Al-Qur'an.....
04/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir
article thumbnail

KOPI, Jakarta - Sebagai daerah yang menganut sistem syariat Islam maka daerah Aceh banyak sekali terdapat tempat-tempat pendidikan belajar Alquran. U [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGKetika Gunung Juga Punya Cara.....
22/03/2016 | Anjrah Lelono Broto
article thumbnail

KOPI - Gunung memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kediriannya. Gunung juga memiliki mulut dan lidah tersendiri untuk berbicara. Gunung adalah gunu [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATIAnggota DPRD Riau Suhardiman Amby Di-OTT.....
09/04/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Operasi Tangkap Tangan (OTT) bukan milik Institusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) saja. Para istripun melakukan aksi serupa,  [ ... ]



SERBA-SERBIKonsul Amerika Serikat Tertarik Lingkun.....
12/04/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta, Kawasan lingkungan alam perlu dilestarikan. Apalagi kawasan lingkungan hidup seperti di Gunung Leuser merupakan paru-paru dunia. Pad [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.