Assimilated but Stateless

0
28

Di tanah Udik orang-orang kami beranak pinak
Tak kenal dunia luar, jadi petani nelayan di pedalaman
Hidup mati sejak puluhan abad

Di tanah Udik Teluk Naga, sekitar Benteng Banten sampai kali Mookervaart
Dari Singkawang sampai Entikong
Dari Bangka sampai Belitung

Membuka hutan, Menaklukkan Alam
Membuka peradaban Campuran
Gelombang perantau Hok Kian ke negeri Nanyang
Bersua dengan perempuan Lokal
Sejak puluhan abad lalu

Kini, Alam kami memuntahkan kami
Jadi orang-orang kalah
Kami tercerabut dari alam Modernisasi yang tak mengenal tuannya lagi
Haruskah kami menaklukkan dunia Luar?
Tapi kehilangan akar budaya kami?

Ataukah Tetap Bertahan di pedalaman tapi kelaparan
Memakan sesama kami
Menjual Anak-anak gadis-gadis kami pada orang luar

Haruskah kami jadi Cina lagi,
padahal leluhur kami sudah tidak lagi
Dimanakah kami harus diakui?
Oleh dunia non Cina yang dari rahim perempuannya kami dilahirkan

Tapi kami belum sepenuhnya dianggap sama di negeri Diaspora dimana kami merantau
Kami sudah berasimilasi berpuluh abad
Tetapi tetap saja tidak dianggap warganegara yang setara

Lebih enak melamun mau menjadi apa yang kita inginkan,
tapi kita hanya bisa menikmati Diskriminasi di negeri kami sendiri,
Di tanah Udik yang tak mengenal sentuhan Negara

Catatan: Lirik puitis kiriman Sdri Rebecca di atas adalah rintihan tangis anak-anak negeri, titisan sejarah pergaulan nusantara di timur jauh yang hingga kini belum diakui sebagai warga negara oleh tanah harapan leluhurnya, bernama Indonesia.

BAGIKAN
Berita sebelumyaJakarta Gelar Operasi Yustisi Pada 8 Oktober
Berita berikutnyaDPD RI Kembali Selenggarakan Orientasi Calon Anggota Terpilih
Koran Online Pewarta Indonesia atau disingkat KOPI adalah sebuah media massa nasional berbasis jurnalisme warga (pewarta warga) yang dibangun dan dikelola oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Pimpinan redaksi KOPI adalah Wilson Lalengke, dibantu oleh ribuan penulis/pewarta lintas profesi, lintas agama, lintas strata sosial, ekonomi, budaya, pendidikan dan lain-lain dari seluruh nusantara dan luar negeri.