Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?

YANG TERPINGGIRKAN
Naira Tanggung Jawab Masyarakat Aceh Tim.....
12/04/2015 | Tengku Nasruddin

KOPI, ACEH TIMUR – Bocah perempuan berusia 3 tahun, Naira Azura, semakin menderita ketika divonis  [ ... ]


GELORA SEPEDA
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

 

Yang Terpinggirkan Yang Terpinggirkan

Yang Terpinggirkan

Naira Tanggung Jawab Masyarakat Aceh Timur

KOPI, ACEH TIMUR – Bocah perempuan berusia 3 tahun, Naira Azura, semakin menderita ketika divonis mengidap penyakit hydrochephalus atau menumpuknya …

Baca selengkapnya...

 

Warga Sungai Lagoa Tanjung Priok Sesalkan Oknum Pers Tayangkan Berita Tak Berimbang

KOPI - Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan, itulah sebuah peribahasa lawas yang kerap kita dengar. Namun hal tersebut bukanlah hanya sebuah pepatah usang, namun kerap terjadi disekitar kita. Berita ini dilansir setelah beberapa rekan kami, melihat tayangan di layar kaca oleh beberapa media televisi swasta tanah air. Diantara rekan penulis yang menyaksikan tayangan tersebut, kebetulan ada yang pernah tinggal menumpang disana, sekitar tahun 1978 saat pertama kali merantau menginjakan kakinya di Jakarta.

Baca selengkapnya...

 

Gaji Pensiun yang belum Terealisasi Juga

IchsanuddinKOPI - Mimpi manis untuk masa depan gaji pegawai pensiunan sipil hidupnya belum dirasakan oleh Bpk. Ichsanuddin. Bahkan, mantan Kepala Sekolah (Kepsek…
 

40 Tahun Hidup Dalam Kegelapan

KOPI, Bogor - Hidup terasa pekat dan gelap, tak terlihat sinar mentari kala pagi atau indahnya hamparan bumi yang penuh dengan liku-liku persoalan atau apa yang terjadi diluar sana ia tak bisa merasakan dengan penglihatan, hanya rasa dan suara yang ia miliki, mungkin ini seumur hidup yang harus ia jalani, itulah yang ia alami sehari-hari, seorang perempuan yang mengalami kebutaan sejak usia lima tahun hingga kini ia telah mencapai usia 40 tahunan.

Baca selengkapnya...

 

Penertiban PETI di Tanah Bumbu; Iya Kandang, Iya Babi

Sangat keterlaluan saya kira bila pengawasan terhadap aktivitas pertambangan batubara ataupun jenis mineral lainnya, hanya dilakukan sekali atau dua kali saja dalam setahun.

Bagaimana mungkin institusi teknis semacam Dinas Pertambangan dan Energi, lebih banyak bekerja di belakang meja ketimbang berada di lapangan agar benar-benar mengetahui kondisi riil terhadap aktivitas pertambangan, apakah benar-benar bekerja sesuai aturan, atau malahan melakukan aktivitas ilegal.

Pengawasan sebanyak sekali atau dua kali dalam setahun ini diterapkan oleh Dinas Pertambangan dan Energi Tanah Bumbu, sebuah Kabupaten di Kalimantan Selatan yang sangat kaya dengan deposit mineral batubara dan bijih besi. Ini sesuai yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Tanah Bumbu, Dwijono. Padahal menurutnya terdapat tak kurang dari 70 perusahan pemegang Ijin Usaha Pertambangan (IUP) yang dulunya bernama Kuasa Pertambangan (KP).

Maraknya kegiatan pertambangan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, terutama batubara, diketahui selama ini tidak saja oleh para pemegang IUP, tapi tak sedikit yang bekerja secara ilegal alias Pertambangan Tanpa Ijin (PETI). Perihal aktivitas penambangan batubara secara ilegal di Tanah Bumbu ini bukan isapan jempol, nyata, bahkan sangat diketahui benar-benar oleh institusi penegak hukum dari tingkat Polsek, Polres, Polda, bahkan tak menutup kemungkinan Mabes Polri.

Sangat sering, terlalu sering bahkan terdengar dari mulut para pelaku PETI disana kalau mereka itu memiliki beking orang-orang hebat; AKBP Anu, Kombes Anur, atau Jenderal Anu. Pernyataan tersebut keluar mengalir dari mulut mereka dengan tujuan untuk melegalisasi aktivitasnya, seolah ingin menyatakan; loe jangan main-main, beking gue orang hebat, tak mungkin kegiatan gue dihentikan.

Pernyataan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Tanah Bumbu yang menyatakan pihak bukan soal berani atau tidak terkait penertiban terhadap indikasi adanya PETI, saya kira cuma semacam kamuflase untuk menutupi ketidak berdayaan instansinya. Jika melihat kondisi riil di lapangan, serta pengawasan yang hanya paling banyak dua kali dalam setahun, Dinas Pertambangan jelas-jelas tak berani. Apalagi menghadapi para perusahaan pelaku PETI yang tak segan-segan “menyuap” siapa saja agar bisa menyingkirkan seorang Pejabat yang tak disenangi dan dianggap mengganggu aktivitas mereka. Dwijono berdalih, soal penertiban terhadap para pelaku PETI adalah tugas pihak Kepolisian yang dalam hal ini adalah Polres.

Apa yang bisa diharapkan dari institusi Kepolisian di daerah untuk memberantas PETI, sementara oknum-oknumnya selain banyak yang terlibat pada aktivitas penambangan ilegal dan yang berkaitan, juga menjadi beking di balik kegiatan ilegal itu. Penertiban terhadap para pelaku PETI sering dilakukan, cuma tampaknya lebih sering ditujukan terhadap para pelaku yang dianggap tak mau atau melenceng dari “aturan main”. Penertiban terhadap pelaku PETI dengan menahan dan mengamankan alat-alat berat, ujung-ujungnya kebanyakan adalah 86 alias diselesaikan dengan “jalan damai”, bayar sejumlah uang, yang menurut informasi per unit excavator antara Rp 50 juta hingga lebih, tergantung negosiasi. Alat-alat berat yang diamankan oleh pihak Kepolisian sebagai hasil operasi penertiban PETI, kebanyakan tak ada pelakunya, dianggap barang temuan. Yang aneh tentu saja barang bukti yang dianggap temuan itu bisa ada pihak yang mengeluarkannya dari pengamanan pihak Kepolisian.

Tanah Bumbu, sering diparodikan sebagai tanah yang banyak memiliki bumbu; salah satunya aktivitas penambangan secara ilegal yang seolah-olah legal karena sangat bebas tanpa bisa direm oleh pihak-pihak terkait dan berwenang, karena ibarat pepatah, antara pelaku dan aparat penegak peraturan dan hukum adalah, “iya kandang, iya babi.”

 
Artikel Lainnya...

INTERNASIONAL

Bill Clinton Mendapat Saweran dari Presi.....
24/04/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Moskow - Mantan presiden AS, menerima bayaran tertinggi berbicara $ 500.000, pada bulan Juni 2010 di Moskow, menangani sebuah bank investasi te [ ... ]



NASIONAL

DPR Usulkan Pemerintah Tarik Sementara K.....
23/04/2015 | Muhyi

KOPI, Jakarta - Insiden pengeboman salah sasaran terhadap Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yaman mengundang keprihatinan Presiden Joko Widodo,  [ ... ]



DAERAH

Dua Pasang Pelajar Terjaring Razia di Ka.....
26/04/2015 | Fajar Agustyono

KOPI, Blitar - Setelah melakukan razia di tempat kos-kosan dan mendapatkan pasangan pelajar mesum pada minggu lalu, kini Satuan Polisi Pamong Praja ( [ ... ]



PENDIDIKAN

Penyusunan Borang Akreditasi Prodi, STKI.....
23/04/2015 | Rifnaldi
article thumbnail

KOPI, Bukittinggi - Peringkat akreditasi perguruan tinggi saat ini menjadi salah indikator yang dilirik oleh calon mahasiswa baru. Meski diketahui s [ ... ]



EKONOMI

Axioo Windroid, Device Dengan Dual OS Pe.....
25/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Axioo meluncurkan sebuah produk baru “Axioo Windroid”, Jum’at (24/4) di Jakarta. Dengan kehebatan fitur Dual OS, OS Windows 8.1 dan Mic [ ... ]



HANKAM

Pamen TNI AL Mayor Zaid Joko Utomo Pengg.....
26/04/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan pihaknya akan terus mendalami kasus narkoba dan Black Dollar yang melibatkan perwira menen [ ... ]



OLAHRAGA

Jr NBA Ajarkan Gaya Hidup Aktif Kepada A.....
31/03/2015 | Muhyi

KOPI, Jakarta – Jr NBA bekerjasama dengan Frisian Flag menyelenggarakan program pelatihan bagi guru olah raga (coaches clinic) dan pelatihan terb [ ... ]



PARIWISATA

Wiralnd Padukan Kuliner Dan Property.....
26/04/2015 | Zohiri Kadir

Kopi, Tangse lSuasana, pembukaan Eat Republic (ER) di Wiraland, Pondok Cabe Tanggerang Selatan di hari Sabtu ,25 April 2015   meriah masyarakat y [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Keluarga Korban Hakimi Terdakwa Di Penga.....
27/04/2015 | Fajar Agustyono

BLITAR, KOPI - Puluhan anggota keluarga, dan kerabat almarhumah Yuswanto, suami dari Nanik Yuswati, 53 tahun yang beralamat di jalan Ambalat Nomor 8 K [ ... ]



POLITIK

PPP mengusung Pasangan Calon Bupati Kuan.....
22/04/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Teluk Kuantan- Disela-sela Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatauan Pembangunan (PPP) minggu kemaren di Pekanbaru ,Mursini mengatakan k [ ... ]



OPINI

Vagina Street Heboh di Dunia Maya Indone.....
26/04/2015 | Ir. Syarifuddin Simanjuntak
article thumbnail

KOPI - Dua minggu menjelang KAA ke 60 Bandung Indonesia, dunia maya dikejutkan dengan merebaknya vagina street. Lokasi percisnya terletak di Tebet Ut [ ... ]



PROFIL

Kasat Binmas Polresta Pekanbaru Sosialis.....
31/03/2015 | Didi Ronaldo

  KOPI, Pekanbaru- Kegiatan sosialiasi kamtibmas kepada masyarakat , kelompok sadar kamtibmas . Sosialisasi /Supervisi penerapan tugas Polmas (Poli [ ... ]



SOSIAL & BUDAYA

Gunung Warna Warni; Satu Lagi Kebenaran .....
14/04/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Kabar adanya gunung warna warni atau gunung pelangi (Rainbow Mountain) begitu meluas di media sosial. Keberadaannya terekspos maksimal setelah a [ ... ]



ROHANI

Salib dan Berdoa.....
08/04/2015 | Ir. Syarifuddin Simanjuntak
article thumbnail

  KOPI - Jumat 3 April 2015, kembali umat Kristiani di seluruh dunia merayakan hari kematian Yesus dan Minggu 5 April 2015 Yesus mengalahkan dosa  [ ... ]



RESENSI

Film "Cahaya Cantik Raisa", Kisah Nyata .....
20/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Film "Cahaya Cantik Raisa" mengisahkan perjalanan hidup seorang Raisa Andriani dalam menggapai impiannya menjadi seorang bintang. Sebuah film y [ ... ]



CERPEN & CERBUNG

Dolar Singaporeku Berserak Tiada Arti.....
27/03/2015 | Ndoro Ayu

KOPI, BATAM - "Pokoknya aku harus pergi, biar banyak uang. Aku dah malas hidup di kampung hanya begini-begini saja!" Siti bertekad dan berpikir tiba-t [ ... ]



PUISI

Permaisuri Tak Berhati.....
25/04/2015 | Ratu Sintanggu
article thumbnail

Kuhabiskan waktu 'tuk hidup denganmu
Kurelakan sejumlah materi demi kebahagiaanmu
Meskipun ku tau hadirku tak selalu berada di sisimu
Tetapi hati dan pik [ ... ]



CURAHAN HATI

Lambatnya Polda Riau Melimpahkan Kasus K.....
26/03/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Bengkalis Heran padahal status tersangka sudah ditangan mantan ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah)  kabupaten Bengkalis yakni Jamal [ ... ]



HIBURAN

Rayakan Ulang Tahun Ke-19, Frank & Co Ga.....
26/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Untuk yang kedua kalinya Nadya Hutagalung kembali terpilih sebagai Brand Ambassador di perayaan ulang tahun Frank & Co  yang ke-19. Bagi Nad [ ... ]



KULINER

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



HIDUP SEHAT

RSCM Kiara Resmikan Layanan OPAT.....
23/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bekerjasama dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), hari ini meresmikan Klinik Paediatric Outpatient  [ ... ]



SERBA-SERBI

Launching Lipstick PAC KD Life No. 40, D.....
24/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI - Sebagai apresiasi terhadap prestasi dan perjalanan karir Kris Dayanti (KD), PAC kembali meluncurkan sebuah produk khusus Lipstick PAC KD Life [ ... ]



 

Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.