Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

YANG TERPINGGIRKAN
Ketika Rasisme Dekat dengan Para Punggaw.....
26/06/2015 | Maulana Muhammad

“Il Club Più Titolato Al Mondo” merupakan sebuah ungkapan dalam bahasa Italia yang mengandung  [ ... ]


GELORA SEPEDA
Fun Bike Meriahkan HUT Ke-69 TNI di Aceh.....
29/09/2014 | Syamsul Kamal
article thumbnail

KOPI, Aceh Jaya - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 69, Komando Distrik Militer (Kodim) 0114 Aceh Jaya, mengegelar acara sepeda santai (fun Bike)  [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

 

Yang Terpinggirkan Yang Terpinggirkan Politik (dalam) Ahmadiyah

Politik (dalam) Ahmadiyah

KOPI, Ada sebuah operasi bernama (operasi) “sajadah” di Jawa Barat. Tujuannya, konon, menyadarkan para pengikut Ahmadiyah dari kesesatan serta mendorong mereka untuk bertobat. Prakteknya, orang ramai diajak berbondong-bondong melurug masjid-masjid milik Jemaat Ahmadiyah. Di sana, mereka diperintahkan menggelar sajadah. Logikanya, jika umat Ahmadiyah sudah mau berjamaah lagi, bersama dengan kelompok umat yang lain (diimami oleh non-Ahmadi), maka itulah indikator bahwa para Ahmadiyah itu telah bertobat.

Betapa menggelikan, sesat dan tidaknya seseorang (kelompok) hanya diukur berdasarkan pola pergaulannya dengan masyarakat sekitar. Maka berhati-hatilah, jangan sampai menjadi manusia yang eksklusif, sebab Anda bisa saja memiliki nasib yang sama dengan para Ahmadi. Dus, ukuran kesesatan itu sebetulnya di mana? Dalam eksklusifitas yang kemudian dipahami oleh masyarakat sekitar sebagai meresahkan? Kalau betul begitu, maka betapa sensitifnya masyarakat kita?

Kita sama tahu, Ahmadiyah senantiasa menolak untuk dibedakan dari muslim-muslim yang lain. Bagi Ahmadi, mereka adalah muslim tulen. Nah, jika betul demikian, jika betul Ahmadiyah merasa sama dengan penganut paham keislaman yang lain, mengapakah mereka enggan bergabung dengan pemeluk ajaran Islam yang lazim? Jika tidak betul-betul salah, kenapa musti menghindar dari keramaian? Barangkali seperti ini pola pikir para penganjur “operasi sajadah”.

Belakangan, disinyalir (atau betul-betul ketahuan) operasi sajadah tidak berjalan sesuai dengan yang dicitakan. Operasi yang terbit sebagai konsekwensi larangan Pemda Jabar atas aktifitas penganut Ahmadiyah itu tidak suci dari anarkisme. Masih ada saja tirani mayoritas. Ada masjid yang kemudian diblokir, rumah yang dibakar, kitab-kitab yang diasapi, dan… celaka, organisasi TNI diduga turut campur dengan, umpamanya, membuat pendataan bagi penganut Ahmadiyah dan lantas menggiring mereka menuju ritual pertaubatan. Semua dikerjakan dengan doreng-doreng jersey mereka.

Ahmadiyah memang sebuah kisah pilu…

Terhitung sejak sepuluh tahun yang lampau, kala semua orang merasa memiliki hak untuk berpendapat, kekerasan terhadap Jemaat yang sudah berdiri sejak sekira seratusan tahun lampau di nusantara ini terjadi secara menerus. Perilaku tak elok dipertontonkan secara vulgar dan massif. Ahmadiyah diusik, Ahmadiyah dipukul, Ahmadiyah diusir.

Barangkali memang seperti ini nasib sebuah organisasi yang tak menjadi hitungan secara politis. Ahmadiyah tidak memiliki link-link, atau backing-backing, yang mampu melindungi mereka dari kedahsyatan anarkisme massa. Selain itu, dan inilah yang utama, Ahmadiyah bukan Muhammadiyah, juga bukan Nahdhatul Ulama. Mareka tidak memunyai pengikut berjumlah jutaan. Bahwa Ahmadiyah tidak kerap mempertontonkan aktifitas “politik” di hadapan publik, dan di depan media massa, adalah juga cela. Tidak seperti kelompok-kelompok dengan jumlah kecil yang lain, yang meskipun memiliki anggota dengan jumlah sebanding, menjadi cukup diperhitungkan karena acap menunjukkan akrobat berdaya tawar politis.

Tidak. Ahmadiyah tak punya kekebalan semacam itu. Sehingga jika pun kemudian mereka dibantai, dibakar, diamputasi hak-haknya, para petinggi negara akan tetap diam belaka. Mereka lebih suka melayani kelompok-kelompok besar dengan hitung-hitungan politis yang cukup relevan. Kenyataannya, para petinggi pemerintahan di daerah malah mengambil sikap memusuhi para Ahmadi. Jatim, Jabar, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera. Barangkali cuma Yogyakarta yang secara eksplisit berani mewadahi “orang-orang sesat” ini, meski ancaman konflik horisontal antar anggota masyarakat masih saja membayang di sana.

Ahmadiyah, oh, Ahmadiyah…

Barangkali kebetulan belaka aku tak menjadi salah satu pengikutmu. Kebetulan belaka aku menjadi bagian dari mayoritas. Kebetulan belaka aku tak masuk bagian dalam minoritas yang tak pernah dihitung sepertimu.

 

Kapolri : Buktikan Rekrutmen Polisi Pake Duit Laporkan, Saya Kasih Rp. 1 juta
Sabtu, 04 Juli 2015

KOPI, Jakarta — " Kalau ada yang bisa buktikan rekrutmen polisi pakai duit, saya kasih satu juta," ujar Badrodin Haiti saat menyampaikan sambutan dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama dengan sejumlah LSM dan kelompok masyarakat, Jumat (3/7/2015) malam di Jakarta. Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti memastikan bahwa rekrutmen anggota Polri bebas dari pungutan liar ataupun uang pelicin. Ia menantang siapa pun yang bisa... Baca selengkapnya...

Mendagri Tjahyo Kumolo : Direktur IPDN Rohil Rizka Utama Telah Gagal
Jumat, 03 Juli 2015

KOPI, Pekanbaru- Kunjungan kerja (Kunker) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo ke bumi melayu Riau , hari Jum’at (3/7-15) memimpin rapat kerja Pemerintah Propinsi Riau dengan seluruh kepala daerah kabupaten/kota (red. Bupati, Walikota) di gedung daerah. Mendagri memberi warning kepada Direktur IPDN Rohil Rizka Utama telah gagal memimpin IPDN Rokan Hilir (Rohil), Mendagripun tidak mau membeberkan kesalahan Rizka Utama kepada Insan... Baca selengkapnya...

Pembangunan Stadion Olahraga Di Nglegok Menyalahi Perencanaan
Jumat, 03 Juli 2015

Blitar, KOPI - Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, Jum’at (3/7) pagi, melakukan Inspeksi Mendadak (SIDAK) ke Pembangunan Stadion Olahraga yang berada di Desa Nglegok Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, karena Pembangunan Stadion yang menghabiskan dana APBN hingga 56 milyar tersebut, kini proses pembangunannya dinilai belum maksimal. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, Endar Suparno, SH.   olitisi dari PDI P ini,... Baca selengkapnya...

Badan Anggaran Rekomendasikan Bongkar Bangunan Gedung Amphi Theater
Jumat, 03 Juli 2015

KOPI, Blitar - Sementara Pembangunan Stadion Olahraga Nglegok mendapat sorotan dari Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, kini Pembangunan Gedung Amphi Theater juga tak lepas mendapat  kritikan dan teguran dari Badan Anggaran DPRD Kabupaten Blitar, bahkan direkomendasikan untuk dibongkar, karena pengerjaannya dinilai asal-asalan.   Melihat kondisi bangunan gedung Amphi Theater di Desa Penataran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, tidak sesuai... Baca selengkapnya...

Presiden Jokowi Menginstruksikan : Sutiyoso Merekrut 1.000 orang Anggota BIN Baru
Jumat, 03 Juli 2015

KOPI, Jakarta- H.Sutiyoso mengatakan ia akan mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum (Ketum) Partai PKPI (Partai keadilan dan Persatuan Indonesia) bila terpilih jadi Kepala BIN sebagai penggantinya wakil ketua umum PKPI mantan Bupati Kutai Timur Isran Noor. Presiden Jokowi memanggilnya ke Istana bahwa dirinya akan segera menduduki jabatan kepala BIN (Badan Intelijen Negara) dan Jenderal Gatot Nurmantyo akan segera menjadi panglima TNI,... Baca selengkapnya...

Puluhan SK PNS Dipalsukan untuk Pengambilan Kredit di Aceh Tamiang
Jumat, 03 Juli 2015

KOPI, ACEH TAMIANG - Dikabarkan lima oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Aceh Tamiang nekad memalsukan puluhan SK para Pegawai Negeri Sipil (PNS) lainnya yang bertugas di kabupaten setempat. Menurut informasi yang dihimpun KOPI, puluhan SK para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dipalsukan tersebut, dipergunakan untuk pencairan uang kredit bank dengan jumlah belasan milyar rupiah.   "Bank yang terlibat dalam permasahan ini adalah... Baca selengkapnya...

DPR Resmi Dukung Sutiyoso Jabat Kepala BIN
Jumat, 03 Juli 2015

  KOPI, Jakarta - Ketua Umum PKPI (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia) H. Sutiyoso memenuhi panggilan ke DPR dengan menggunakan jas hitam sekitar pukul 10 pagi. Di depan anggota-anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) komisi 1 Bang Yos sapaannya menjalani Fit and Proper Test (uji kelayakan dan kepatutan) memaparkan visi dan misinya jika diterima sebagai Kepala BIN (Badan Intelijen Negara).   Fit and proper test tersebut memakan... Baca selengkapnya...

INTERNASIONAL

Dinasti Bush yakni Jeb Bush Ikut Pilpre.....
17/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Washington - Pemilihan Presiden (Pilpres) negara Amerika Serikat (AS) dijadwalkan   pada November 2016, para capres dari Partai Republik m [ ... ]



NASIONAL

Banyak Kepala Daerah Beri Apresiasi Juma.....
03/07/2015 | Hanif Nurhidayat

KOPI, TEGAL – Kebijakan Walikota Tegal menginstruksikan jajarannya melaksanakan kegiatan Jumat Mengaji dan memakai pakaian muslim mendapat apresia [ ... ]



DAERAH

Pedagang Menolak Andes Pindah Lokasi.....
03/07/2015 | Mardinal

KOPI, Sarolangun - Rencana Pemindahan terminal Angkutan Desa (Andes) akibat dari Pembangunan 64 Kios yang akan dibangun di lokasi terminal Angkutan D [ ... ]



PENDIDIKAN

Kadisdik Kota Pekanbaru Zulfadil Dibenta.....
02/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) kota Pekanbaru banyak menerima laporan yang masuk kekami dari para tenaga pengajar/guru pe [ ... ]



EKONOMI

Jawab Tantangan, Bakmi Mi GM Buka Outlet.....
03/07/2015 | Buddy Wirawan

KOPI, Bandung - Bakmi GM “melayani” tantangan dengan membuka cabang di Kota Kuliner Bandung, usai berkembang hingga sekarang sejak 1959 lalu di J [ ... ]



HANKAM

Pesawat Hercules Kanibal.....
04/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Medan- Bergugurnya prajurit dan anak bangsa bukan korban peperangan, melainkan jatuh siburung besi yakni pesawat Hercules C-1310 menelan korban [ ... ]



OLAHRAGA

Polres Meranti Gelar Turnament Badminton.....
14/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, SELATPANJANG - Polisi Resort (Polres) Kepulauan Meranti menggelar Open Turnamen Badminton perdana, turnamen ini diselenggarakan di Gedung Ocean  [ ... ]



PARIWISATA

Pesan Hotel Di Ezytravel Diskon Hingga 4.....
02/07/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Di bulan suci Ramadhan 1436 H, Ezytravel bersama 40 e-commerce di Indonesia ikut serta dalam event yang diselenggarakan oleh Lazada, Zalora d [ ... ]



HUKUM & KRIMINAL

Jamal Ginting Pelaku Perampokan Sadis Ta.....
04/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Yang memalukan warga Sumatera Utara (Sumut) tersebut bukan dari eksternal, melainkan oknum warga Sumut tersebut. Kita mengetahui  [ ... ]



POLITIK

Seminar Relawan ABJ Hadirkan Tapol Papua.....
01/07/2015 | Arifin

KOPI – Kelompok Relawan Jokowi yang tergabung dalam komunitas Relawan Arus Bawah Jokowi (ABJ), menggelar Seminar Nasional yang bertema “Pembebasan [ ... ]



OPINI

Renungan Tentang Korupsi Pajak.....
27/06/2015 | Subagyo

KOPI- Tulisan ini adalah pemikiran saya, renungan tentang sebuah kasus korupsi di pengadilan. Saya bukan mau adu pinter ilmu hukum, tapi adu kepekaan  [ ... ]



PROFIL

Dirnarkoba Riau Kombes Hermansyah : Ku.....
04/07/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Pekanbaru – Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes (Pol) Hermansyah, mengatakan kuartal I bulan Januari- Mei 2015 Polda Riau menangani   [ ... ]



SOSIAL & BUDAYA

Maksud Logo “Naga Merah” Hut DKI ke-.....
25/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan logo resmi HUT DKI Jakarta ke-488 Senen 22 Juni 2015 . Dalam logo yang bisa dilihat di situs resm [ ... ]



ROHANI

I’tiraf, Bukan Sekedar Pengakuan Seora.....
03/07/2015 | Nova Indra

KOPI - Menyikapi rentang waktu yang kian layu dimakan usia mayapada, tertatih bahkan melambatnya perputaran bumi, membuktikan betapa alam telah lelah  [ ... ]



RESENSI

Jangan Dengerin Sendiri.....
27/04/2015 | UG DANI
article thumbnail

Resensi Buku Judul :Jangan Dengerin Sendiri
Penulis : Naomi Angelia Sea
Tebal. : 200
Penerbit : Bukune Juli 2014
Harga. : Rp 41 [ ... ]



CERPEN & CERBUNG

Soekarno: Mien Hessels “Bunga Tulip Be.....
19/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Tiga setengah abad atau 350 tahun negara Indonesia dijajah Belanda, berbagai penderitaan rakyat Indonesia zaman penjajah dahulu. Berbagai macam [ ... ]



PUISI

Guman Penyawang.....
03/07/2015 | Agus Siroj Hudi
article thumbnail

Di antah brantah... Tatapan sinis, acuh tak lega... Senyum tepis, hindar jika dinyana... Bungkam seribu bahasa....   Diantahbrantah. [ ... ]



CURAHAN HATI

Macapat kesenian tradisional yang hampir.....
04/07/2015 | Agus Siroj Hudi

KOPI, Malang   Macapat adalah tembang atau puisi tradisional jawa. Tembang macapat merupakan warisan budaya yang di gunakan sebagai metode pengaj [ ... ]



HIBURAN

Konser Galang Dana, Raisa dengan Andre H.....
21/06/2015 | Didi Ronaldo

KOPI, Kuta Bali - Bersama dengan Yayasan Sole Men Indonesia yang berlokasi di Tabanan, Bali, malam ini (Sabtu, 20/6) Dua artis senior papan atas Ind [ ... ]



KULINER

McDonald’s Tingkatkan Layanan Melalui .....
01/04/2015 | Yeni Herliani

KOPI – Kini menikmati McDonald’s terasa lebih nyaman dan menguntungkan dengan hadirnya layanan terbaru “Online McDelivery Cashless Promo”. Pel [ ... ]



HIDUP SEHAT

Pola Hidup Sehat, Berpuasa Saat Ramadhan.....
16/06/2015 | Mardinal

KOPI,Sarolangun,- Puasa merupakan suatu kewajiban bagi Umat Islam yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt firmanNYA “ Hai orang - orang beriman [ ... ]



SERBA-SERBI

Melirik Akik Ibu-ibupun tertarik.....
04/07/2015 | Agus Siroj Hudi

KOPI, Malang Akik lagi, akik lagi….ngakik terus..? canda bu Minah, wanita yang keseharianya berjualan sayur keliling.  Menyapa temanya [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.