Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Warta Berita

    Caleg DPRD, Pius Johanes dari Partai Garuda

        Pius: 1986 MASUK SEMINARI DAMIAN SEBAGAI POSTULAT DAN MENYEKESAIKAN MASA NOVISIAT PADA TAHUN 1992 . MENYELESAIKAN PENDIDIKAN D2 PENDIDIKAN GURU …
     

    Mahasiswa Yang Petinju Ini, Menangkan Pertarungan Kelas Bantam Junior

    KOPI, JAKARTA - Sulistyono, petinju yang juga mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta ini, menangkan pertarungan partai kelas Bantam Junior versi Word Boxing Event OSC Fight.

    Sulistyono, berasal dari kubu OSC Academy, Alam Sutera, Bumi Serpong Damai, sedangkan lawannya, Madit Sada tampil dari Boxing Camp Jakarta. Kedua petinju bertarung di kelas Bantam Junior 52,2 kg memperebutkan medali, di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu, 16 Maret 2019 malam.

    Memasuki ronde pertama, dari 6 (enam) ronde yang direncanakan, kedua petinju saling menjajaki lawan dengan pukulan-pukulan jab. Tak tampak keinginan dari keduanya, untuk saling menjatuhkan lawan sesegera mungkin.


    Namun di ronde kedua dan ketiga, mulai saling serang dan sempat terjadi jual-beli pukulan kendati tidak lama. Sulistyono nampak jauh lebih gesit bergerak dibanding lawannya, walau silih berganti saling memojokkan lawan.


    Di ronde keempat hingga keenam, terlihat Sulistyono lebih banyak mengumpulkan nilai. Beberapa pukulan jab dan longhook-nya tepat mengenai sasaran, kendati jangkauannya lebih pendek dari sang lawan.


    Dan kelincahan Sulistyono yang bergaya mirip petinju dunia ‘Chris John’ ini, dengan gerakan mengayunkan kepala ke kiri dan kanan, serta badan merunduk sambil melayangkan pukulan, nampaknya berhasil menaklukkan keganasan Madit Sada.


    Selisih angka yang cukup menyolok, membawa mahasiswa Universitas Mpu Tantular semester IV ini meraih kemenangan. Sulistyono mendapatkan medali dan slayer event, dalam kategori perbaikan peringkat di kelas Bantam Junior.


    Turun dari ring, banyak yang memberikan ucapan selamat, salah satunya seorang ibu keturunan Jepang yang nampak sudah kenal akrab. Sulistyono juga menerima ucapan selamat dari Budi P. Sinambela, BBA, Ketua Yayasan Budi Murni Jakarta (YBMJ) yang menaungi Universitas tempatnya kuliah, yang hadir malam itu bersama stafnya.


    Dari penuturannya diketahui, dirinya sudah lama malang-melintang di berbagai jenis olahraga tinju, seperti: Muay Thai, Kick Boxing dan Boxing. Bahkan sudah beberapa kali bertanding boxing di mancanegara, antara lain di: Jepang, Thailand, Vietnam dan Australia.


    Pria kelahiran Kebumen, Jawa Tengah ini mengatakan, sudah merintis ring tinju sejak kelas 2 (dua) SMP di Semarang. Bahkan pernah diasuh pelatih tinju profesional, Sutan Rambing di sasana Bank Buana Boxing Semarang, yang banyak menelurkan petinju-petinju Nasional yang bertarung di tingkat Dunia.


    Sederet prestasi yang pernah diraihnya dalam jenis Muay Thai (Tinju Thai/ seni bela diri keras dari Kerajaan Thai) antara lain: Juara I di Road to Victory 2017, Juara I Kejurprov Jateng 2016. Dalam Kick Boxing, dia meraih Juara I Lindu Aji Championship 2018, sedangkan dalam jenis Boxing antara lain: Juara I kelas Terbang Junior 49 kg di Kejuaraan Sabuk Emas Kapolres Rembang; Juara I Kelas Terbang Junior di Balai Sarbini 2016; Juara I Kelas Terbang di Sukoharjo, Jateng.


    Dalam jumpa pers sehari sebelumnya, Promotor Tinju OSC Fight, Fahd Adityo Oscar, yang sekaligus juga sebagai pemilik OSC Academy mengatakan kepada media, sengaja menggelar event OSC Fight untuk membantu meramaikan kembali dunia tinju di Tanah Air.


    Promotor yang akrab disapa Adit ini mengatakan, dirinya ingin ada ‘Chris John’ ataupun ‘Daud Yordan’ baru, yang bisa mengibarkan bendera Merah Putih di kancah dunia.


    "Tujuan saya adalah memajukan olahraga Indonesia karena saya lihat hanya Chris John yang dikenal orang, bahkan Daud 'Cino' Jordan saja banyak yang gak kenal. Makanya saya buat OSC fight ini sebagai bangkitnya tinju indonesia," tuturnya.


    Sebab itu dia meminta, agar Roy Tua Manihuruk dan Octovianus Moensaku tidak memberikan belas kasihan atau kesempatan ke petinju Thailand. Adit ingin pertarungan berlangsung sengit karena mempertaruhkan nama bangsa dan negara.


    Apa yang diharapkan Adit ternyata terbukti. Roy Tua Manihuruk dan Oktavianus Moensaku malam itu berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di Balai Sarbini, setelah keduanya mengalahkan petinju Thailand pada ajang OSC Fight yang berlangsung hingga pukul 01.30. Okto menumbangkan Artid Bamrungauea pada ronde kelima, sedangkan Roy menang angka atas Vachayan Khamon pada pertandingan internasional itu.


    Kemenangan Okto, sapaan Oktavianus Moensaku, membuat petinju kelahiran Nusa Tenggara Timur itu mendapat sabuk Universal Boxing Organization (UBO) Internasional kelas bulu 53,5 kg. Adapun Roy mendapat gelar UBO Intercontinental di kelas welter junior 63,5 kg.


    Berikut hasil lengkap 9 partai yang berlangsung malam itu:

    1. UBO Intercontinental Jr. Welterweight 10 Rounds: Roy Manihuruk (Indonesia) menang angka atas Vachayan Khamon (Thailand).

    2. UBO International Jr. Featherweight 10 Rounds: Oktovianus Moensaku (Indonesia) menang TKO ronde 5 atas Artid Bamrungauea (Thailand).

    3. Featherweight 8 Rounds: John Basan (OSC Academy Tangerang) menang TKO ronde 4 atas Bayu Anres (Godel Boxing Camp Jakarta).

    4. Super middleweight 6 Rounds: Theodorus Ginting (Lions MMA Pluit) draw melawan Jack Macan (Adria Boxing Camp Jakarta).

    5. Welterweight 6 Rounds: Yudi (OSC Academy Tangerang) menang angka atas Harry Hutagalung (Siopat Pisoran Boxing Camp Sumatera Utara).

    6. Jr. Bantamweight 6 Rounds: Sulistiyono (OSC Academy) menang angka atas Madit Sada (Boxing Camp Jakarta).

    7. Jr. Bantamweight 6 Rounds: Muhammad Rojer (OSC Academy Tangerang) menangTKO ronde 4 atas Dion Bajawa (Gorilla Boxing Camp Jakarta).

    8. Welterweight 6 Rounds: Daeng Armando (Wait Street Boxing Camp Jakarta) draw melawan Arthur Turahman (Local Boxing Camp Bekasi).

    9. Bamtamweight 6 Rounds: Riyanto (Buffalo Boxing Camp Jakarta) menang TKO ronde 3 atas Fajar Arlions (Adria Boxing Camp Jakarta).


    Adapun Pengawas pertandingan: Komisi Tinju Profesional Indonesia; Supervisor UBO Fight: H. M. Oetojo; Inspektur Pertandingan: Ir. Adrian Ingratoeboen, MM, M.Si; Wasit/hakim: Nus Ririhena, Djufrison Pontoh, Oki Abibakrin, John Sitorus dan Timekeeper: Drs. Marthen Timisella.


    Pertandingan yang dihadiri mantan petinju dunia Elias Pical dan Chris John itu, disiarkan langsung oleh MNC Sport dan berakhir pukul 02.00 WIB dinihari. DANTAS

     

    Wabup Bengkalis Saksi Dalam Persidangan

    KOPI, Pekanbaru – Dulu Sempat mangkir, Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad akhirnya memenuhi panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk datang ke Pengadil…
     

    Gugatan PMH Terhadap Dewan Pers Memasuki Babak Baru, Penggugat Ajukan Banding

    KOPI, Jakarta – Dua organisasi penggugat Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Dewan Pers, Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) dan Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), melalui kuasa hukumnya Dolfie Rompas, S.Sos, SH, MH secara resmi telah mendaftarkan permohonan banding atas putusan PN Jakarta Pusat atas gugatan penggugat beberapa waktu lalu. Selanjutnya, memori banding atas putusan pengadilan yang menolak gugatan para penggugat telah juga dimasukkan pada hari Senin, 1 April 2018 oleh kuasa hukum Dolfie Rompas yang diterima oleh Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Mustafa Djafar, SH, MH.

    Hal tersebut disampaikan Dolfie Rompas kepada pekerja media usai memasukkan memori banding tersebut ke PN Jakarta Pusat. “Atas nama para penggugat, kami telah mendaftarkan permohonan banding atas putusan PN Jakarta Pusat yang menolak gugatan PMH klien kami beberapa waktu lalu. Hari ini kami masukan memori bandingnya,” ujar Dolfie Rompas.

    Sebagai pertimbangan dalam mengajukan permohonan banding tersebut, lanjut pengacara yang murah senyum ini, antara lain bahwa hakim dinilai tidak cermat dalam membaca dan menganalisa substansi gugatan para penggunggat. Ditambah lagi, dalam persidangan yang digelar sebanyak tidak kurang dari 27 kali yang menghadirkan berbagai saksi fakta maupun ahli pers dari kedua belah pihak, majelis hakim terkesan tidak mempertimbangkannya sama sekali. Padahal, saksi dari pihak tergugat yang dihadirkan di persidangan juga membenarkan bahwa sesuai UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, Dewan Pers tidak diberikan kewenangan untuk membuat aturan-aturan pers.

    “Kami menilai bahwa mejelis hakim tidak cermat dalam menilai substansi guguatan PMH terhadap Dewan Pers. Yang menjadi pokok gugatan klien kami adalah bahwa Dewan Pers telah melampaui kewenangannya dalam mengatur kehidupan pers, seperti verifikasi organisasi, verifikasi media, dan melaksanakan uji kompetensi wartawan. Undang-undang tidak mengatur bahwa Dewan Pers diberi kewenangan untuk itu. Ahli pers yang dihadirkan oleh Dewan Pers juga membenarkan hal tersebut, namun hakim tutup mata dengan keterangan para ahli maupun saksi fakta yang dihadirkan di persidangan,” urai Dolfie Rompas.

    Sementara itu, Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke menilai bahwa dalam setiap kali persidangan, sangat jelas terlihat para hakim yang mengadili perkara PMH terhadap Dewan Pers gamang, cenderung tidak memahami persoalan yang disidangkan. “Saya hampir tidak pernah absen, selalu mengikuti persidangan, dan senantiasa memperhatikan sikap, pertanyaan, dan pernyataan para majelis hakim. Saya berkesimpulan, maaf, hakim tidak mengerti apa yang disidangkannya. Mereka perlu mempelajari substansi kemerdekaan pers sebagai Hak Asasi Manusia yang paling asasi sesuai Pasal 28F UUD NKRI dan Artikel 19 Piagam PBB,” kata Wilson yang merupakan alumni program pascasarjana bidang Global Ethics dan Applied Ethics dari 3 universitas terbaik di Eropa, Birmingham University Inggris, Utrecht University Belanda, dan Linkoping University Swedia.

    Selanjutnya, alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu juga menyatakan bahwa berdasarkan UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, sebenarnya Dewan Pers itu bukan lembaga yang dibentuk untuk sekelompok wartawan yang diklasifikasikannya sebagai konstituennya. “Dewan Pers itu dibentuk dan di-keppres-kan dengan fungsi menjaga dan mengembangkan kemerdekaan pers untuk seluruh wartawan atau pekerja pers, bahkan untuk seluruh rakyat, bukan hanya untuk segelintir orang yang tergabung di organisasi tertentu itu. Seluruh rakyat Indonesia ikut andil membiayai operasional Dewan Pers melalui APBN yang mereka kuras setiap tahun melalui Kementerian Kominfo, namun mengapa lembaga itu hanya mengakomodir kepentingan sekelompok wartawan saja? Tuman..!!” ujar Wilson penuh rasa heran.

    Dia menjelaskan juga bahwa segala aturan yang dibuat Dewan Pers yang notabene melanggar aturan perundangan selama ini dapat diduga adalah untuk menjaga berbagai kepentingan dari kelompok tertentu sehingga aman dari akses pihak lain terhadap potensi kepentingan tersebut. Para penguasa media, termasuk segelintir organisasi pers yang selama ini mendapatkan keuntungan dari geliat dunia pers, berkolaborasi dengan oknum penguasa, telah berhasil membentengi kepentingan mereka dari jangkauan para pendatang baru di dunia pers.

    Terkait dengan permohonan banding yang sudah diajukan, Wilson berharap kiranya majelis hakim di tingkat banding dapat lebih cerdas melihat substansi gugatan dan memberikan keputusan yang adil. “Yaa, sebagai pihak pembanding atas gugatan kita yang ditolak di tingkat pengadilan negeri, kita berharap kiranya mejelis hakim di tingkat banding akan lebih cerdas membaca dan menilai substansi gugatan kita tersebut, dan selanjutnya memberikan putusan yang adil demi tegaknya kemerdekaan pers bagi seluruh wartawan dan rakyat Indonesia,” pungkas tokoh pers nasional yang selama ini getol membela para wartawan yang dikriminalisasi di berbagai daerah itu. (HWL/Red)

     

    Gratis Masuk Taman Al-Qur’an Seluas 60 Hektare di Negara Dubai

    KOPI, Dubai – Dubai negara petro Dollar, negara penghasil minyak terbesar di dunia.  Jumlah penduduk yang sedikit, dengan pertumbuhan  ekonomi yang tinggi, kesejahteraan masyarakatnya rata-rata sudah mapan.


    Dilansir Khaleej Times, Pemerintah Kota Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), membuka Taman Alquran, pada hari Jumat (29/3/2019) sore. Lokasinya berada di Al Khawaneej.

    Para pengunjung berkesempatan mempelajari lebih dalam tentang berbagai hal mengenai Al-quran.

    Taman ini dibuat dengan tujuan menjadi jembatan intelektual dan komunikasi budaya dengan kebudayaan dan agama .

    Taman Al-Qur’an ini Mengoleksi Tanaman yang Namanya disebut Dalam Al-Qur’an.

    Ada 54 tumbuhan yang disebutkan dalam Alquran, di antaranya ara, delima, zaitun, bawang, bawang putih, bawang merah, kacang-kadangan, gandum, jahe, labu, semangka, asam, seder, anggur, pisang, timun, dan lainnya.

    Pintu masuknya dibuat atraktif sehingga memberikan kesan pertama yang menarik bagi pengunjung. Selain itu tersedia pula taman Islami, area bermain anak, sudut Umrah, theater ruang terbuka, serta area khusus untuk menunjukkan keajaiban-keajaiban Alquran.

    Kini ribuan jumlah media online di Indonesia, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class) ketik  “ Operasional Fee” enter. Baca juga supaya Anda tidak kena tipu ketik “Waspada!.. Modus penipuan wajah Palsu, Kw ” pada Google.com enter.

     

    Media online Pewarta–Indonesia.com interkoneksi kejaringan sistim internet Internasional. Website kami bisa dibaca antar benua (Bisa dibaca diluar negeri).

    Menambah keindahan taman pemerintah kota Dubai membangun air mancur, rumah kaca, taman padang pasir, oasis kelapa sawit, danau, lintasan lari, lintasan bersepeda, dan lintasan jalan kaki berpasir.

    Pengunjung tak dipungut HTM (Harga Tiket Masuk) alias gratis. [ Didi Rinaldo ]

     

     

     

     

     

     
    Artikel Lainnya...

    Dirut ” Habis Token Gelap Gulitalah” Tahan KPK Terlibat Korupsi
    Rabu, 24 April 2019

    KOPI, Jakarta- Ditempat kerjanya “ Kangmas Sutisyoso mengatakan” Buku RA. Kartini terkenal dengan Habis Gelap Terbitlah Terang. PLN (Perusahaan Listrik Negara) ” Habis Token Gelap Gulitalah” tahan KPK, terlibat korupsi pembangunan pembangkit Listrik Riau I. Kadangkala Petugas PLN dilapangan sebulan menunggak listrik lansung meteran ia bongkar, tega amat sih. Terpaksa kami memakai meteren listrik prabayar yakni TOKEN listrik. Kami... Baca selengkapnya...

    Heboh Tentang Cucu Jokowi
    Rabu, 30 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Cuitan Hidayat Nur Wahid dalam postingan @kun Twitter miliknya, ia menuding cucu Joko Widodo Jan Ethes menjadi alat kampanye. Dalam cuitannya tersebut, ia menuliskan bahwa Jokowi sengaja menjadikan Ethes sebagai alat kampanye. "Ini Jan Ethes yg pernah sebut @jokowi, kakeknya, sbg “Artis” ya? Tapi bgmn kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak2 dlm kampanye? Bgmn @bawaslu_RI masih bisa berlaku adil kah?" tulisnya. Ditempat... Baca selengkapnya...

    PK Diajukan Tiga Kali Di Kasus Yang Sama, MA Tabrak Aturan?
    Rabu, 23 Januari 2019

      Foto: (ki-ka) Danny Siagian, Manahan Sihombing, Mangalaban Silaban, Sugiono KOPI, JAKARTA - Menurut pasal 66 ayat 1 UU No. 14 Tahun 1985 menyebutkan, permohonan Peninjauan Kembali (PK), diajukan hanya satu kali. Namun kenapa dalam kasus tanah Grant Sultan Deli, Medan milik ahli waris Datuk Muhamad Cheer (Dt. M. Cheer) di Mahkamah Agung (MA) bisa hingga 3 (tiga) kali? “Kenapa PK bisa sampai 3 (tiga) kali untuk kasus yang sama di... Baca selengkapnya...

    Luhut ke Riau : Kesibukan Presiden Jokowi, Saya Mewakili Membagikan Sertifikat Prona ke Masyarakat
    Kamis, 17 Januari 2019

    KOPI, Jakarta- Kunjungan kerja (Kunker) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan ke Propinsi Riau, (Rabu 16 Januari 2019) dalam rangka tugas negara. Agendanya yaitu Kunjunga kerja ke Kawasan Industri Tenayan (KIT) kota Pekanbaru serta mewakili Presiden Joko Widodo membagikan 1500 sertifikat tanah Prona Gratis kepada masyarakat . Ribuan orang masyarakat Riau memadati Gelanggang Olahraga Remaja... Baca selengkapnya...

    IKUTILAH..!! Kappija-21 Selenggarakan Essay Contess 2018-2019
    Kamis, 10 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad 21 (Kappija-21) sedang menyelenggarakan lomba menulis atau Essay Contess 2018-2019. Kegiatan ini ditaja dalam rangka memeriahkan 60 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Jepang tahun 2018 yang baru saja berlalu.   Tujuan utama lomba menulis terkait Indonesia dan Jepang tersebut adalah untuk menumbuhkan minat baca, minat mengetahui, dan minat menambah... Baca selengkapnya...

    LL Dikti Wilayah III Sebut PDPT Universitas Mpu Tantular Bagus di Acara Wisuda
    Senin, 31 Desember 2018

    Foto: Senat Universitas Mpu Tantular dalam acara pelantikan wisudawan-wisudawati KOPI, JAKARTA Di acara Wisuda Universitas Mpu Tantular (UMT) Tahun Akademik (TA) 2018/2019, yang dilangsungkan di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pejabat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah III (dulu Kopertis-red) sebut laporan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) UMT, sudah beres dan bagus. “Yang kami ketahui, bahwa laporan PDPT... Baca selengkapnya...

    Adakah Kejahatan Hukum Ketua MA di Kasus Tanah Grant Sultan?
    Senin, 24 Desember 2018

    Foto: Saat persidangan pihak Ahli Waris menuntut PT Taman Malibu Indah di PN Medan KOPI,JAKARTA Mahkamah Agung Republik Indonesia adalah Pengadilan Negara Tertinggi dalam tingkat kasasi, dari seluruh putusan pengadilan sebelumnya, yang secara otomatis menjadi pamungkas dari segala putusan hukum di Negara ini. Sementara hukum yang katanya menjadi panglima untuk menyelesaikan permasalahan hukum, menjadi koridor yang digunakan untuk... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALGratis Masuk Taman Al-Qur’an Seluas 6.....
    03/04/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Dubai – Dubai negara petro Dollar, negara penghasil minyak terbesar di dunia.  Jumlah penduduk yang sedikit, dengan pertumbuhan  ekonomi yan [ ... ]



    NASIONALKoalisi Masyarakat Sipil Jambi Tolak Pem.....
    26/03/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jambi - PT. Marga Bara Jaya (MBJ) mengusulkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia untuk membangun Jalan  [ ... ]



    DAERAHDialog RRI Yogyakarta: Meningkatkan Par.....
    27/03/2019 | Marsono RH

    . KOPI, Yogya - Guna berpartisipasi dalam mensukseskan Pemilu 17 April mendatang, RRI Yogyakarta mengadakan talkshow dengan tema “Meningkatkan Par [ ... ]



    PENDIDIKANDua Siswa PPWI-Gambatte Septian serta .....
    27/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) bekerjasama dengan International Manpower Development of Japan (IM Japan) s [ ... ]



    HANKAMKapusjarah TNI: Generasi Muda Parameter .....
    10/03/2019 | Wahju Marsudi Wibowo

    KOPI - Generasi muda merupakan parameter peradaban suat bangsa. Hal tersebut disampaikan Kapusjarah TNI Brigjen TNI Prantara Santosa, S.Sos. M.Si. M.T [ ... ]



    OLAHRAGAMahasiswa Yang Petinju Ini, Menangkan Pe.....
    06/04/2019 | Danny Pantas Siagian

    KOPI, JAKARTA - Sulistyono, petinju yang juga mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta ini, menangkan pertarungan partai kelas [ ... ]



    PARIWISATAJaga Keseimbangan Alam, Kecamatan Ranah .....
    19/03/2019 | Yoni Syafrizal

    KOPI, Pesisir Selatan - Kecamatan Ranah Pesisir wakili Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) untuk mengikuti lomba Kecamatan Bersih dan Hijau tingkat Pro [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALWabup Bengkalis Saksi Dalam Persidangan.....
    05/04/2019 | Didi Rinaldo
    article thumbnail

    KOPI, Pekanbaru – Dulu Sempat mangkir, Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad akhirnya memenuhi panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk datang ke Pengad [ ... ]



    POLITIKCaleg DPRD, Pius Johanes dari Partai Gar.....
    06/04/2019 | Amos Pandapotan
    article thumbnail

        Pius: 1986 MASUK SEMINARI DAMIAN SEBAGAI POSTULAT DAN MENYEKESAIKAN MASA NOVISIAT PADA TAHUN 1992 . MENYELESAIKAN PENDIDIKAN D2 PENDIDIKAN G [ ... ]



    OPINIRamalan Satria Pinitil : Pilpres Indones.....
    08/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia hampir sama/mirip dengan Pilpres negara Amerika Serikat. Orang menjawarakan mengembor-gembo [ ... ]



    PROFILKompol Arvin Haryadi Jabat Kapolsek Si.....
    25/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu - Pisah sambut Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Haryadi, S.ik, SH bertempat di Mapolsek Siak Hulu, keca [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAPlt Bupati Kampar Catur Sugeng Hadiri Pe.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Sei Kijang Tapung Hilir - Rasa senang dan bahagia berada di tengah orang tua kami, Ninik mamak dan para pemangku adat yang ada di Kenagarian Tap [ ... ]



    ROHANIPeringati HAB ke- 73 Kemenag Kampar G.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Bangkinang Kota – Memeriahkan Hari Amal Bakti [ HAB ] Kementrian Agama RI, khusus dilingkungan Kementrian Agama Kabupaten Kampar pada HAB ke-7 [ ... ]



    RESENSIGratis..!!! Buku Karya Mualaf Zaman Now,.....
    03/04/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jakarta – Tidak bisa dipungkiri buku ini merupakan sebuah karya fenomenal yang sangat menghebohkan di awal tahun 2019 dan belum pernah Anda ju [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIErin Taulany Istri Komedian Andre, Hina.....
    23/04/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Menggunakan akun Instagram @erintaulany, perempuan berusia 33 tahun itu diduga menyebut Prabowo sakit jiwa, sinting, hingga gila ka [ ... ]



    SERBA-SERBIRenungan 14 Tahun Tsunami Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Tidak terasa sekarang telah memasuki waktu 14 tahun terjadinya gempa bumi dan tsunami Aceh. Peristiwa hebat itu terjadi pada 26 Desember [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.