Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Nikki Haley : Negara Arab Hanya Bisa Berkoar- koar , Pelit Memberi Bantuan Finansial ke Palestina

    KOPI, New York - Adapun dalam Daftar Donatur Anrwa ( yayasan mengurus Pengungsi Palestina) terdapat 11 negara mayoritas Muslim yakni : Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Emirat Arab sebagai donatur pengungsi Palestina.

    Daftar nama  negara donatur yang disusun UNRWA pada Desember 2016, AS tercatat menyumbang sekitar US$370 juta atau setara Rp.5 triliun untuk badan internasional tersebut. Nilai itu mencapai 30% dari total pendanaan UNRWA itu ditujukan untuk program pendidikan, kesehatan, dan program sosial negara Palestina

    Dilansir dari Huffingtonpost, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nikki Haley melontarkan kritikan pedas terhadap negara-negara di jazirah Arab yang dinilainya  hanya "banyak bicara/berkoar-koar” dalam upaya memberikan bantuan pengungsi Palestina (UNRWA). Hal tersebut diungkapkan Haley dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB mengenai isu Timur Tengah di New York. Rabu (25/7/2018).

    Haley menuding negara-negara Uni Emirat Arab, Mesir dan Kuwait, tidak bisa membuktikan dukungan dana yang nyata bagi Palestina.

    Wanita yang kerap melontarkan kritik terhadap negara-negara Arab itu juga menyebutkan, betapa minimnya dukungan dana dari negara-negara Islam lainnya seperti Turki, Iran, Aljazair, Tunisia, Pakistan, dan Oman kepada PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA).

    Turki Bantah Memberikan Sumbangan Sedikit untuk Pengungsi Palestina

    Komentar Duta Besar  Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nikki Haley tersebut menuai sanggahan dari Duta Besar Turki untuk PBB, Basak Yalcin menyatakan, sebagai negara Muslim, Turki memberikan bantuan yang cukup besar kepada Palestina, baik secara langsung atau melalui Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA)

    “Kami akan senang untuk membagikan rincian bantuan kami kepada pengungsi Palestina atau UNRWA kepada mereka yang tertarik secara pribadi. Tetapi pada pertemuan ini, izinkan saya mengingatkan bahwa menurut Program Bantuan Kemanusiaan Global dari Inisiatif Pengembangan, Turki adalah negara terkemuka dengan bantuan kemanusiaan senilai USD 8,7 miliar," Kata Yalcin.

    "Ini merupakan rasio 0,85 persen antara pendapatan nasional kami dan bantuan kemanusiaan secara global dan menjadikan kami negara paling dermawan di dunia," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada, Rabu (25/7).

    Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk PBB Lana Nusseibeh sependapat dengan Haley terkait aksi nyata untuk membantu perjuangan Palestina. Namun ia juga menegaskan, negaranya telah memainkan peran optimal dalam persoalan Palestina.

    "Total sumbangan kami tahun lalu mencapai lebih dari 125 juta dolar AS. Kami yakin, kami telah memberikan bagian kami secara optimal untuk memenuhi kebutuhan rakyat Palestina," tegas Nusseibeh.

    Amerika Serikat Memotong Bantuan buat Pengungsi Palestina

    Dubes Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley mengutarakan “ Amerika Serikat yang merupakan negara donor terbesar UNRWA telah memotong dana bantuannya untuk badan tersebut dari 365 juta dolar AS menjadi hanya 60 juta dolar AS.

    Selain itu, ia juga mengkritik China dan Rusia yang getol berbicara mengenai hal besar untuk perjuangan Palestina namun hanya berkontribusi sejumlah 350 ribu dolar AS dan 2 juta dolar AS  bagi UNRWA tahun lalu.

    Partisipasi Indonesia terhadap Pengungi Palestina

    Dalam website Kementerian Komunikasi dan Informasi, pemerintah Indonesia mengklaim telah menyalurkan bantuan sekitar US$1 juta kepada Palestina. Dana itu disebut di luar yang ditujukan untuk program pembangunan sumber daya manusia, yang telah diikuti sekitar 1.364 warga Palestina hingga awal 2016.

    Bagaimanapun, kata Muhammad Luthfi, pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia, pemerintah perlu berperan lebih besar untuk Palestina, terutama setelah Trump mewacanakan penghentian donor.

    Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah untuk Palestina, kata Luthfi, selama ini lembaga donor publik seperti Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan PKPU, telah menyalurkan sumbangan masyarakat dalam nominal yang besar.

    Menurut Luthfi, pemerintah harus mulai memasok data tentang jenis kebutuhan mendesak dan lokasi penduduk Palestina yang tak dapat memenuhi keperluan mendasar mereka.

    Namun Luthfi mengingatkan agar pemerintah hanya menjadi penyedia data dan bukan penghimpun sumbangan publik mengingat publik kerap menjauhi program pengumpulan bantuan yang digelar pemerintah karena isu penyelewengan dana.

    Hak atas foto ACT Image caption Gudang dapur umum yang dikelola Aksi Cepat Tanggap dan sejumlah lembaga kemanusiaan lain di Palestina.

    Juru bicara ACT, Lukman Azis Kurniawan, menyebut warga Palestina selalu kesulitan mendapatkan bahan pangan karena akses mereka dibatasi Israel. Lembaga mereka kini mengelola dapur umum di Palestina yang membagikan 500 hingga 2.000 porsi makanan setiap hari.

    Pengalaman yang sama juga dialami PKPU, yang bersama Inisiatif Zakat Indonesia, mendistribusikan bantuan makanan untuk ribuan pasien di Rumah Sakit Indonesia dan Rumah Sakit Dar Al Shifa di Gaza. ( Didi )

    Teks Foto. Dubes Amerika untuk PBB Nikki Haley. (foto.net)


    "Hati-Hati Komplotan Sindikat Penipuan , Wartawan Gadungan, Wajah Palsu".

    Anda Rugi Materi, Goblok. Ingat ciri-ciri Pelaku warga Sipil/masyarakat Lapor ke Polisi. Pelakunya oknum TNI lapor ke PM atau Komandanya. Mahkamah Militer menunggu kedatangan Anda bro.

    Tolong tangkap siapa Dalang sponsor,   jangan lepaskan pelakunya masukan kedalam Penjara. Oknum  Pelakunya "Komplotan Trio Gaek  Sinting beserta istri, anaknya kerja hanya menipu . Istrinya, kakaknya mengaku sebagai istri orang lain. Bekerjasama dengan oknum adik Tentara serta oknum TNI.

    Saya (didi) Wartawan menulis berita dibilang anak kandungnya atau keponakanya. Saya sudah capek nulis berita orang maling diberi duit oleh orang wajah serupa/mirip bodoh kau nih mau kena tipu.  Kemana saya mencari berita ia ikuti, nanti ia bilang keorang saya anaknya atau adiknya. Serta mengaku sebagai mamak/paman saya ke orang lain.

    "Saya Prihatin banyak orang Goblok/Bodoh kena tipu oleh komplotan itu. Percaya saja ada orang mengaku sebagai orang tua (Ortu) atau family orang lain". Ia bawa wajah serupa/ mirip, KW untuk menipu orang lain. Yakni Wajah serupa/mirip : Bapak Jokowi, Prabowo, SBY, Kapolri, Panglima TNI (kumisnya ia cukur), Jaksa Agung, Budi Gunawan, Ketum PPWI Bapak Wilson Lalengke, Kapolda Riau, Presiden Amrik, Presiden Korea utara, Obama, Megawati, Ani Yudhoyono, Samsuar, dll.

    Berniat menchange (tukar) dengan wajah asli. Baca selengkapnya ketik di Google.com" Operasional Fee"enter.

    Orang kampungnya ia kumpulkan,  ia tuduh orang lain melakukan hingga mata  anaknya  buta.   Padahal anak gaek itu merampok. Habis orang kampungnya ia Tipu, serta orang Melayu Riau. Orang mengadu ke Polisi korban materi, laporan orang ia cabut ia suruh "oknum " Lawyer, Jaksa, Polisi , Tentara, orang lain mencabut laporan ia suap pakai uang.

    "Dugaan" Oknum polisi yang mangkal di SPK Pengaduan Polda Riau sekongkol atau membekingi komplotan tersebut . Saya laporkan ke Propam Polri. Orang melapor rugi materi,  laporan orang tak ia naikan.   Tolong tangkap komplotan tersebut.

    Orang lain ia bawa ke narasumber  mengaku sebagai ortu saya (red.didi) atau ortu wartawan lain. Anak Gaek tersebut merampok mata buta berkelahi dalam Lapas orang lain pula ia tuduh. Kemana saya mencari berita ia ikuti, saya kejar kabur nanti ia bilang ke orang saya adalah adiknya atau mamaknya (paman).

    "Kau Edit" buku rekening tabungan saya (didi) di media sosial serta gambar (Penulis Didi) kau gandengkan dengan gambar orang lain saya tuntut kau undang-undang ITE hukuman 5 -10 tahun penjara. Kau edit Gambar penulis (red.didi) memakai seragam (uniform) saya tuntut kau kepengadilan.

    " Kau bawa-bawa orang yang mengaku sebagai pengacara/lawyer  ciri-cirinya (tinggi putih orangya, muka oval, mata agak sipit).

    Kompolotan tersebut sering melakukan upload gambar/foto orang lain serta ujaran kebencian Hate Speech dalam media sosial (red. Facebook, Twitter, Youtube, WA, dll). Usai itu kartu sim handphonenya ia buang. Hanya orang yang memiliki ketrampilan intelijen khusus yang mengetahuinya. Koran orang ia bawa atau berita orang ia print mengaku anaknya atau adiknya nulis berita.

    Kendaraan roda empat operasional komplotan pelaku criminal itu nomor plat polisi sering ia ganti-ganti. Bahkan terpantau memakai nomor plat merah.

    “Dugaan kuat “ pelaku terlibat sindikat narkoba atau kurir sabu-sabu terpantau menumpangi truk, ambulance, superbend serta kendaraan lain ia rental atau kendaraan orang lain ia pinjam.

    Bila ada orang  mengaku-ngaku  sebagai Famili/keluarga, adek saya Donny Erwindo  (red.didi)  atau famili wartawan  lainnya.  Sering menjual nama orang mengaku sebagai Famili /keluarga oknum yakni : A) Kepala Daerah/Pejabat . B) Perwira TNI/ Polri, C). Kejaksaan . D). Pengusaha. E). Perusahaan koran.  Saya tuntut kau ke Pengadilan. Komplotan tersebut Sering minta-minta proyek pemerintah menjual nama wartawan sebagai anaknya atau keponakanya.  Sering menjual nama orang lain atau petinggi negeri ini serta menjual nama ketua umum parpol. Berdiri disamping orang, nanti ia foto atau rekam  video dengan Handpohe bilangnya famili orang.

    "Saya bertekad  bersumpah memasukan komplotan Trio Gaek beradik kakak tersebut beserta anaknya, istrinya kedalam Penjara".

    Mengaku nulis berita, koran orang ia bawa atau berita orang ia print out. Tangkap orang kau pura-pura Gila, Tertangkap lagi kami Sentrum kau dengan listrik. Oknum ini menyamar sebagai supir pribadi atau keluarga ABCDE untuk menghilangkan jejak dari kejaran intelijen dan aparat penegak hukum. Tolong tangkap komplotan tersebut sangat berbahaya, Tolong masukan laporan kami ke Polisi. Trims.

    Anda Ada informasi atau berita tolong emailkan ke This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it .

     

     


    Artikel Lainnya:

     

    Luhut ke Riau : Kesibukan Presiden Jokowi, Saya Mewakili Membagikan Sertifikat Prona ke Masyarakat
    Kamis, 17 Januari 2019

    KOPI, Jakarta- Kunjungan kerja (Kunker) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan ke Propinsi Riau, (Rabu 16 Januari 2019) dalam rangka tugas negara. Agendanya yaitu Kunjunga kerja ke Kawasan Industri Tenayan (KIT) kota Pekanbaru serta mewakili Presiden Joko Widodo membagikan 1500 sertifikat tanah Prona Gratis kepada masyarakat . Ribuan orang masyarakat Riau memadati Gelanggang Olahraga Remaja... Baca selengkapnya...

    Menjelang Peringatan 23 Tahun Tenggelamnya Kapal Fery KMP Gurita
    Rabu, 16 Januari 2019

    KOPI-Jakarta, Kapal fery KMP Gurita tenggelam pada tanggal 19 Januari 1996 di teluk Balohan Sabang. Tidak terasa sudah 23 tahun kapal fery KMP Gurita yang naas itu tenggelam di dasar laut dan hilang untuk selama-lamanya, termasuk kedua orang tuaku. Kapal fery KMP Gurita yang kapasitasnya hanya untuk sekitar 210 orang, ternyata memuat 378 orang. Dari jumlah penumpang 378 orang, hasil riset dari Riset Independent dan PUSPIATUR (Pusat Sejarah... Baca selengkapnya...

    IKUTILAH..!! Kappija-21 Selenggarakan Essay Contess 2018-2019
    Kamis, 10 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad 21 (Kappija-21) sedang menyelenggarakan lomba menulis atau Essay Contess 2018-2019. Kegiatan ini ditaja dalam rangka memeriahkan 60 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Jepang tahun 2018 yang baru saja berlalu.   Tujuan utama lomba menulis terkait Indonesia dan Jepang tersebut adalah untuk menumbuhkan minat baca, minat mengetahui, dan minat menambah... Baca selengkapnya...

    LL Dikti Wilayah III Sebut PDPT Universitas Mpu Tantular Bagus di Acara Wisuda
    Senin, 31 Desember 2018

    Foto: Senat Universitas Mpu Tantular dalam acara pelantikan wisudawan-wisudawati KOPI, JAKARTA Di acara Wisuda Universitas Mpu Tantular (UMT) Tahun Akademik (TA) 2018/2019, yang dilangsungkan di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pejabat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah III (dulu Kopertis-red) sebut laporan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) UMT, sudah beres dan bagus. “Yang kami ketahui, bahwa laporan PDPT... Baca selengkapnya...

    Adakah Kejahatan Hukum Ketua MA di Kasus Tanah Grant Sultan?
    Senin, 24 Desember 2018

    Foto: Saat persidangan pihak Ahli Waris menuntut PT Taman Malibu Indah di PN Medan KOPI,JAKARTA Mahkamah Agung Republik Indonesia adalah Pengadilan Negara Tertinggi dalam tingkat kasasi, dari seluruh putusan pengadilan sebelumnya, yang secara otomatis menjadi pamungkas dari segala putusan hukum di Negara ini. Sementara hukum yang katanya menjadi panglima untuk menyelesaikan permasalahan hukum, menjadi koridor yang digunakan untuk... Baca selengkapnya...

    Pengamat : Usai Prabowo Pidato Sibuk Timsesnya Klarifikasi, Tentang Indonesia akan Punah
    Jumat, 21 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan “ Salut saya kepada ketua umum (Ketum) Partai Gerindra juga Calon Presiden (Capres) tersebut. Berpidato tanpa teks, saking bersemangatnya berpidato Pancasila sila ke empat tak hapal . Isi pidato selalu merendahkan martabat anak negeri. Seperti Ojol (Ojek Online), Wajah Boyolali. Kelamaan Prabowo berpidato ini akibatnya isi pidatonya yang menghebohkan, Capres ini mengatakan... Baca selengkapnya...

    Kamu Wajib Tahu! Ini 5 Tips Aman Menggunakan PayLater Traveloka
    Rabu, 19 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Apakah kamu salah satu pengguna PayLater? Fasilitas Traveloka PayLater tengah populer dan disukai banyak orang. PayLater sangat membantu ketika kamu hendak melakukan perjalanan mendadak namun tabungan belum mencukupi untuk membiayai perjalanan tersebut. Dengan aplikasi kredit tanpa kartu kredit Traveloka PayLater, kamu bisa mencicil biaya perjalanan mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan dengan bunga cicilan yang cukup ringan. Namun... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALDiperkantoran Negara Yordania , Bender.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Yordania – Dilansir dari Koran Haaretz , Sabtu ( 5 Januari 2019) Perkantoran di negara Yordania jadikan Bendera Israel sebagai keset dan dite [ ... ]



    NASIONALLembaga Pendidikan Sukarno Pressindo Tel.....
    25/12/2018 | Sukarno

    KOPI - LPSP resmi menyandang nama panjang Perkumpulan Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP) setelah mendapatkan SK Menteri Hukum dan Hak Asasi M [ ... ]



    DAERAHBupati Kuansing Mursini Ajukan Sejumlah .....
    11/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Bupati Kuansing Mursini menjumpai Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dikantornya, Rabu (9 Januari 2019).  [ ... ]



    PENDIDIKANBeberapa Proyek Mangkrak , Massa Ampu M.....
    22/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru – Puluhan orang mahasiswa yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Peduli Unri (AMPU) mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbar [ ... ]



    EKONOMIRefleksi Awal tahun 2019 Bea Cukai Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Memasuki awal tahun 2019 maka Bea Cukai Aceh memandang perlu memaparkan hal-hal yang terjadi belakangan ini. Dalam acara Bincang San [ ... ]



    HANKAMIPW : Polisi Lambat Tangkap Dalang Aktor.....
    05/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Sikap polisi dalam menangani kasus Hoax surat suara 7 Kontainer yang sudah coblos sangat disesalkan. Polisi begitu cepat menangkap dua [ ... ]



    OLAHRAGAIPSI Banda Aceh Target 4 Mendali Emas.....
    09/11/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta,Banyak olahraga yang digemari oleh setiap orang. Salah satunya adalah cabang olahraga pencak silat. Wadah yang menaunggi pencak silat [ ... ]



    PARIWISATADanau Toba Go Digital.....
    29/11/2018 | Fendra

    KOPI, Sumut,- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) dan GenPI Sumatera Utara, menggelar workshop pemanf [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALPandangan Ombudsman Acxeh terkait BPKS.....
    20/12/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Secara objektif harus diakui bahwa setelah belasan tahun, bahkan hampir 20 tahun negara membentuk institusi dan memberikan anggaran yang [ ... ]



    POLITIKCaleg DPR RI Idris Laena : Taja Nonton B.....
    19/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Idris Laena Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Propinsi Riau untuk Pasangan Calon Presiden (Capres)  dan calon wakil Presiden  (Cawap [ ... ]



    OPINIRamalan Satria Pinitil : Pilpres Indones.....
    08/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia hampir sama/mirip dengan Pilpres negara Amerika Serikat. Orang menjawarakan mengembor-gembo [ ... ]



    PROFILKompol Arvin Haryadi Jabat Kapolsek Si.....
    25/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu - Pisah sambut Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Haryadi, S.ik, SH bertempat di Mapolsek Siak Hulu, keca [ ... ]



    ROHANITerlantarkan Jemaah, Kemenag Cabut Izin.....
    05/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Arabsaudi - Pemerintah melalui Kementerian Agama, langsung merespons cepat keluhan dua puluh lima orang jamaah umroh yang ditelantarkan Penyel [ ... ]



    RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
    05/01/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIWaspada !.. Modus Penipuan Wajah Palsu, .....
    28/11/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Beraneka macam modus penipuan muncul era digitalisasi ini. Sasaran utama adalah oknum orang yang  melek/tak bisa memakai internet  [ ... ]



    SERBA-SERBIRenungan 14 Tahun Tsunami Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Tidak terasa sekarang telah memasuki waktu 14 tahun terjadinya gempa bumi dan tsunami Aceh. Peristiwa hebat itu terjadi pada 26 Desember [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.