Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Modus Penipuan Gerombolan Bandit Oknum Tionghoa

    KOPI, Pekanbaru – Zaman semakin canggih bermacam jenis modus penipuan saat ini. Kini penulis (red. didi rinaldo) bertanya kepada Pembaca.

    Zaman kini banyak orang Goblok atau dungu (bodoh pula daripada hewan keledai) percaya saja dengan modus penipuan, tanpa menyelidiki terlebih dahulu.

    Modus Penipuan Gaya Baru

    Telah ditemukan modus penipuan gaya baru, pelakunya Oknum Kelompok/Gerombolan Keluarga Tionghoa bekerjasama dengan oknum Adek Tentara.

    Modus Penipuan Kelopakmatanya ia basahi air

    Kelopak matanya ia basahi dengan air, seolah-olah menangis sambil memperlihatkan rekaman video, foto bahwa anak, adek, istri, bapaknya korban begal.

    Nanti rekaman video, gambar tersebut ia perlihatkan kepada sang korban sambil menangis air matanya menetes dengan derasnya (itulah ilmunya supaya orang kasihan) ia butuh biaya untuk pengobatan. Ia tuduh orang lain pelakunya.

    Maka beberapa orang warga keturunan Tionghoa menjadi korban rugi materi. (red. wajah serupa adek pengusaha roti dan Ibuk yang tingggal Jl. Riau gg Purnama, serta wajah serupa dengan Sarkawi, dll)

    Ia “bawa emak/kakaknya atau orang lain” untuk menyakinkan calon korban penipuan tersebut agar orang itu mau mengeluarkan biaya pengobatan. Maka kagetlah ia jadi korban penipuan.

    "Modus Mengaku sebagai Orang Tua wartawan".

    Modus Penipuan ini agak unik, Logika saja apakah ada orang tua yang ikut campur dengan urusan kerja anaknya.

    Komplotan Mafia Penipuan keluarga Tionghoa Saraf, bekerjasama dengan oknum Adek Tentara ini cukup menyakinkan.

    Bosnya atau anggotanya mengaku sebagai orang tua wartawan( Ortu) Emak atau kakak, adek bapaknya.

    Bapaknya, adek bapaknya mengaku sebagai  mamak/pak De/Paman dari  wartawan dengan memperlihatkan rekaman video, foto "berdiri disamping orang itu"  untuk menyakinkan korban penipuan.

     

    Adeknya mengaku sebagai adek si Dony (red. adek penulis didi). Begitu pula dengan anak adeknya mengaku sebagai keponakan penulis yakni Egi, Panji.

     

    " Nama penulis (red. Didi Rinaldo) ia cantumkan dalam susunan pengurus perusahaanya . Nanti ia sodorkan kepada orang bahwa nama si Didi juga ikut dalam bisnis ini. ini buktinya dalam pengurusan akte pendirian perusahaanya. Penulis bisa membaca alur pikiran orang tersebut" 

    Habis orang wajah serupa/mirip sok pintar, tapi dungu pula dari pada Binatang Keledai kena tipu rugi materi, kendaraan roda empat dan roda dua. Korban selanjutnya orang Jakarta/pusat kena tipu mentah-mentah oleh komplotan ini.

    Modusnya penipuanya Penulis (red. didi rinaldo) dianggapnya sebagai anaknya, adeknya sambil memperlihatkan bukti foto editan, rekaman video, bahkan baju rompi milik saya bertuliskan www.Pewarta-Indonesia.com ia buat atau ia palsukan untuk menyakinkan korban penipuan.

    Dalam  @kun media Sosial (Medsos) miliknya di Facebook, WhatsApps, Istagram, Twitter ia edit gambar saya bergandengan dengan foto keluarganya yakni ( adek bapak, Istrinya, anaknya) . Sudah sinting keluarga oknum Tionghoa ini.

     

    Bahwa penulis betul-betul menulis berita di Pewarta-indonesia.com adalah anaknya, adeknya dengan memperlihatkan print out berita, berita ia emailkan ke @kun milik pribadi atau perusahaan orang . usai itu ia minta uang/proyek sebagai imbalanya.

    B). Ia cari orang serupa/mirip dengan wajah wartawan (Red. In Detakriau.com ) yang rajin menulis berita di media online Detak Riau.com. Nanti ia bawa ketempat korban penipuan tersebut. Bahwa wajah serupa ini betul-betul adek wartawan yang nulis berita itu. Ia bawa bapak si Man China komplotan mafia penipuan Tionghoa itu mengaku sebagai ortu si In.

     

    Saya pernah lihat beberapa kali wajah serupa dengan si In detakriau.com itu saat selisih jalan dalam mobil.

    C). Komplotan Mafia penipuan Keluarga Tionghoa bekerjasama dengan adek Tentara Mengaku sebagai Bapak si Ratna Pegawai (red. Goriau.com).

    Saya bertemu dengan Ratna meliput di BPS Pekanbaru, saya tanyakan Ratna ada orang mengaku sebagai bapakmu. Tangkaplah China/Tionghoa tuh.

    D). Komplotan Mafia penipuan Keluarga Tionghoa bekerjasama dengan adek Tentara Mengaku sebagai Bapak si Rino Pegawai (red. Koran TribunPekanbaru). serta banyak lagi ia suka mengaku-ngaku ortu wartawan.

    E). Komplotan Mafia penipuan Keluarga Tionghoa bekerjasama dengan adek Tentara Memabawa wajah serupa dengan Bapak Ketua umum Pewarta-indonesia.com yakni Wilson Lalengke. atau mengaku sebagai emaknya si Wina istri dari Pak Wilson. Bahkan ia bawa ke  Komplek Perkantoran PT. Rapp dan PT. Indah Kiat serta perusahaan swasta lainya minta-minta proyek atau uang.

    Catatan Empat orang Gaek-gaek komplotan Keluarga Tionghoa ini sudah bau tanah masih kerja 3MJ (Maling, Merampok, Menipu) Jambret. Begitu juga dengan anak-anaknya saling kerjasama.

    Wahai pembaca setia Pewarta-Indonesia.com, Kami tolong masukan Keluarga Tionghoa itu adek, anaknya dulu supir truk, kerja jadi Polisi / Tentara eh malah kerjanya membekingi bisnis keluarganya 3MJ. Emak, kakaknya ia suruh antar sabu-sabu. Kakaknya mengaku istri orang. Begitu juga anaknya yang mahasiswa itu kerja pecah kaca mobil.

    Kini Kakaknya ia sedang menjalani tes Jaksa. Besok lagi anaknya ia masukan Jadi Hakim dari istri yang sekian.  Hanya orang yang memilik ketrampilan intelijen khusus yang tahu. Komplit membekingi bisnis keluarga 3mj, antar sabu-sabu, tanah milik orang ia buatkan sertifikat ia jual.

    Masih ingatkah Anda muswil HMI di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) beberapa tahun lalu. Ada Ketua KUD mengambil uang Rp. 1 Milyar kena rampok pecah kaca mobil, pelakunya anaknya. Ciri-ciri kulit putih, tinggi 160 -165 cm, mata bulat tak sipit, rambut ikal. Dulu memakai kendaraan matic scoopy cat biru langit/ cat partai PAN.

    Abang Bapaknya lain pula modus penipuannya ia nikahi janda tajir, usai itu harta peninggalan suami janda itu ia jual murah kepada temanya.(red. konspirasi). Ia berbisnis barang-barang smokel/selundupan seperti rokok, minuman alcohol, dll.

    Adek Bapaknya lain pula kelakuanya suka kawin cerai, istri pertama memiliki lima orang anak laki-laki ( 2 orang sudah parah gilanya, satu orang bisu kerja maling, 1 orang mau gila kini kerja TNI Kulitnya ia hitamkan, alis mata ia cukur, sudah lari-lari dari dinas) serta (satu orang lagi kerja di Brimobda Polda Riau).

    Keluarga Gaek-gaek yang sudah bau tanah ini suka kawin cerai, memiliki beberapa orang istri serta beberapa orang anak dari hasil pernikahannya. Agamanya Tiga dugaan Krislam (Kadang Kristen, Kadang Islam).  Agama Budha, bakar hio untuk sembahyang pernah saya lihat.

    Anaknya yang oknum TNI itu lain pula prilakunya, Saya (red.Didi Rinaldo) dengan wartawan lain nulis berita tentang kinerja TNI . Ia print berita tersebut ia berikan kepada komandanya mengaku bahwa yang nulis berita itu adek, abang, bapak, emaknya . atau berita itu ia emailkan ke @kun pribadi milik temanya. Biasa cari nama kekomandan, ternyata ketahuan menipu komandan.

    Anda membiarkan keluargamu bekerja 3 MJ (Maling, Menipu, Merampok) Jambret . Anda ikut terlibat, komandan tolong proses anggota Anda itu. trims

    Anaknya yang bekerja sebagai Oknum Brimobda Polda Riau sama kerjanya menipu orang . Wartawan (red.didi rinaldo) nulis berita di Koran Mitra Polda atau di beberapa media online www.pewarta-indonesia.com dengan teman wartawan.

    Berita orang ia print out ia serahkan kepada komandanya atau temanya. Ia emailkan berita itu kepada oknum Humas Polda Riau, Polres, Kapolsek yang nulis berita adalah adek, abang,emaknya. Usai itu ia minta uang.

    Anda membiarkan keluargamu bekerja 3 MJ (Maling, Menipu, Merampok) Jambret . Anda ikut terlibat, komandan tolong proses anggota anda itu. trims

    Banyak orang rugi materi yakni uang, kendaraan roda empat 10 unit jenis : Karimun, Avanza, Innova, Alpard, Jazz, Truk , Pick Up, dll. Bus ia ambil. Kini kendaraan itu ada yang ia jual, ada ia rental ke orang lain. Kendaraan itu ia tumpangi di gudang, bengkel, showroom mobil milik temanya.

    Kendaraan operasional selalu berganti-ganti Kadang kala Granmax, hitam BM 1407 xx cat hitam, APV cat keemasan abu-abu BM 1407 xx plat selalu ia gonta-ganti. Kendaraan Operasional sering gonta-ganti nomor plat mobil. Superbend, APV cat hitam, Grandmax, Jazz BM 1708 xx, Rush, Alpard, mobil Pick up, Innova, CRV coklat, dll

    Tempat Tinggal yakni menginap di rumah orang, panti asuhan, panti jompo, pondok pesantren, rumah kosong, gudang, bengkel, kebun sawit, asrama polisi, asrama Tentara,dll.

    Kau edit Gambar, video saya (red. Didi Rinaldo) di medsos saya tuntut kau Rp. 100 Milyar. Kau edit Gambar saya ( red. Didi) serta Kau Efit Foto kedua orang tua kandung saya , ia gandengkan kedalam foto keluarganya. usai itu ia perlihatkan ke orang bahwa saya adalah anaknya, adeknya saya Gugat Rp. 300 milyar kepengadilan. (Red.Orangtua saya saudaranya/famili. kami tak mau orang Tionghoa mengaku sebagai keluarga kami. Tolon pembaca laporkan,  foto , rekam ada orang  yg mengaku sebagai Ortu, famili penulis yakni Didi Rinaldo).

    Kami gugat ke Pengadilan Rp. 100 milyar.


    Kau Edit Rekening Tabungan saya Bank Mandiri (kode Bank 008) Rekening nomor 108-00-0762272-4 nama Didi Rinaldo . Kau tayangkan ke Media Sosial atau kau blokir . Saya Gugat kau Rp. 600 Milyar ke Pengadilan.

    Video, foto anaknya ia edit seakan-akan korban begal ia perlihatkan ke orang. Usai itu ia minta uang ke orang untuk pengobatan.


    Video , foto hoaks itu ia emailkan ke lembaga Kepresidenan, orang Jakarta. Mengaku anaknya korban Begal. Untuk menutupi prilaku yang jelek suka kerja 3mj. Tanah orang ia rampas lalu ia buatkan sertifikatnya. Empat orang keluarga Gaek ini kerja begitu. Termasuk oknum anak2nya .



    Anaknya mengaku sebagai adek si Donny Erwindo atau mengaku sebagai keponakan saya Egi, Panji (red. adek penulis didi rinaldo).

    Ia Suap orang dengan uang, usai itu ia jelek-jelekan orang lain . Penulis (red. Didi Rinaldo) ia bilang Jaksa, Polisi, Tentara, KPK kepada orang lain.

    Ia suap dengan uang Komandanya untuk memindahka temanya atau komandanya oleh bapaknya atau emak, kakakanya.

    Komplotan/Gerombolan Keluarga Gaek Tionghoa bekerjasama dengan oknum adek, Tentara/Polisi itu menyamar sebagai supir Pribadi keluarga Polisi, Tentara, Jaksa, Pejabat, perusahaan pers, dll untuk menghindari kejaran aparat intelijen atau Dinas Rahasia Indonesia.

    Hati-hati kepada orang Dungu alias Goblok bodoh pula daripada Hewan Keledai lagi. Masih juga kena tipu berkali-kali.

    Sudah capek saya memberitahu awas modus Penipuan . Maksud penulis untuk meminimalisir kerugian materi.

    Kami mohon kepada aparat keamanan menangkap Gerombolan Komplotan Keluarga Tionghoa itu kerjasama dengan oknum adek Tentara (Perwira AU, adek Brimobda Polri).

    Apakah Anda percaya ada orang yang memperlihatkan rekaman video live streaming saat berdekatan dengan orang lain atau berdiri disamping orang tersebut yakni : Kepala Daerah, Pejabat, Perwira TNI/Polri, Jaksa, atau dengan orang lain nanti mengaku sebagai family ?. Pasti jawaban tidak. ( Didi Rinaldo).

    Tulisan ini untuk menimalisir kerugian materi dari oknum keluarga Tionghoa yang kena tipu, warga Melayu Riau, Orang Jawa, Minang, Batak, orang Jakarta, asing, arab, Jepang , dll. ( Didi Rinaldo)

     


    Artikel Lainnya:

     

    Tingkatkan Pelayanan Kantor Ombudsman Aceh Tempati Gedung Baru
    Jumat, 17 Mei 2019

    KOPI-Jakarta, Ombudsman RI Perwakilan Aceh adalah suatu lembaga yang mengurusi segala tindakan maladministrasi dalam hal pelayanan publik. Saat ini terhitung 1 Mei 2019 maka Ombudsman Aceh telah menempati kantor baru dikawasan jembatan layang Pango. Bila sebelumnya sejak 2012 Kantor Ombudsman Aceh berada di Jalan T. Lamgugob Nomor 17, Syiah Kuala, Banda Aceh. Sekarang Kantor Ombudsman Aceh pindah dengan alamat Jalan Banda Aceh - Medan km 4... Baca selengkapnya...

    Sahurlah Sebelum Menunaikan Ibadah Puasa
    Jumat, 17 Mei 2019

    KOPI-Jakarta, Syukur Alhamdullilah, umat Islam di Indonesia sudah dapat menjalankan ibadah puasa sejak hari Senin, 6 Mei 2019. Sahur merupakan awal yang penting untuk berpuasa karena memberi cadangan tenaga dari makanan yang dikonsumsi. Memilih menu makanan sahur sangat penting bagi mereka yang menjalani puasa. Memilih makanan yang tepat adalah kunci agar puasa Anda lancar. Menjelang waktu imsak tentu saja Kita dianjurkan untuk menikmati makan... Baca selengkapnya...

    LSM TOPAN- AD Laporkan Dugaan Penyalagunaan Wewenang dan Anggaran Pengadaan Sapi Distanak Riau
    Jumat, 17 Mei 2019

    Teks Foto. Kajati Riau Uung Abdul Syakur (kemeja putih) saat HUT Adyaksa ke 58 . (foto .Didi Rinaldo) KOPI, Pekanbaru – Ketua LSM TOPAN-AD ( Team Observasi Penggunaan Anggaran Negara dan Anggaran Daerah) Propinsi Riau , Maruar Sianturi SE di kantor Kejaksaan Tinggi Riau tanggal (2/5-2019) memakai baju seragam jas berwarna hijau mengatakan “ Kami melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang atau jabatan dalam pengadaan hewan ternak dalam hal... Baca selengkapnya...

    Rumah Zulkifli AS Walikota Dumai, Digeledah oleh KPK
    Senin, 06 Mei 2019

    KOPI, Dumai – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Somek mengatakan “ Propinsi Riau terkenal dengan negeri Petro Dollar. Dikarunia oleh SDA (Sumber Daya Alam) yang melimpah ruah. Tetapi masyarakata banyak yang miskin. Termasuk penulis yang kurang duit. SDAnya menikmati segelintir orang, penduduknya hanya sebagai penonton di negeri sendiri. Hasil alamnya Bawah tanah minyak bumi, diatas tanah minyak Kelapa Sawit (CPO) , diatas kepala... Baca selengkapnya...

    Dirut ”Habis Token Gelap Gulitalah” Ditahan KPK Terlibat Korupsi
    Rabu, 24 April 2019

    KOPI, Jakarta- Di tempat kerjanya “Kangmas Sutisyoso mengatakan” Buku RA. Kartini terkenal dengan Habis Gelap Terbitlah Terang. Dirut PLN (Perusahaan Listrik Negara) "Habis Token Gelap Gulitalah” di tahan KPK, terlibat korupsi pembangunan pembangkit Listrik Riau I. Kadangkala Petugas PLN di lapangan sebulan menunggak listrik lansung meteran ia bongkar, tega amat sih. Terpaksa kami memakai meteren listrik prabayar yakni TOKEN listrik.... Baca selengkapnya...

    Heboh Tentang Cucu Jokowi
    Rabu, 30 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Cuitan Hidayat Nur Wahid dalam postingan @kun Twitter miliknya, ia menuding cucu Joko Widodo Jan Ethes menjadi alat kampanye. Dalam cuitannya tersebut, ia menuliskan bahwa Jokowi sengaja menjadikan Ethes sebagai alat kampanye. "Ini Jan Ethes yg pernah sebut @jokowi, kakeknya, sbg “Artis” ya? Tapi bgmn kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak2 dlm kampanye? Bgmn @bawaslu_RI masih bisa berlaku adil kah?" tulisnya. Ditempat... Baca selengkapnya...

    PK Diajukan Tiga Kali Di Kasus Yang Sama, MA Tabrak Aturan?
    Rabu, 23 Januari 2019

      Foto: (ki-ka) Danny Siagian, Manahan Sihombing, Mangalaban Silaban, Sugiono KOPI, JAKARTA - Menurut pasal 66 ayat 1 UU No. 14 Tahun 1985 menyebutkan, permohonan Peninjauan Kembali (PK), diajukan hanya satu kali. Namun kenapa dalam kasus tanah Grant Sultan Deli, Medan milik ahli waris Datuk Muhamad Cheer (Dt. M. Cheer) di Mahkamah Agung (MA) bisa hingga 3 (tiga) kali? “Kenapa PK bisa sampai 3 (tiga) kali untuk kasus yang sama di... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALGary Gravelle Ancam Bunuh Presiden Donal.....
    15/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Amerika Serikat – Diluar negeri mengancam membunuh Kepala Negara mendapat respon dari pihak keamanan Anda lansung di tangkap. Hukuman Penjara  [ ... ]



    NASIONAL24 Tahun Tenggelamnya Kapal Fery KMP Gur.....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Waktu terus berlalu dan tidak terasa hari Jumat ini sudah 24 tahun, kapal fery KMP Gurita tenggelam. Kapal tua yang melayari rute pelabu [ ... ]



    DAERAHAceh Darurat Listrik, Perlu Interkoneksi.....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba saja listrik di Aceh mati. Keadaan menjadi gelap. Sungguh kacau, ada apa dengan PLN. Mau b [ ... ]



    PENDIDIKANMeriah, Karnaval Jelang Ramadan SD Muham.....
    05/05/2019 | Supadiyanto, M.I.Kom.

    KabarIndonesia - Seluruh guru, karyawan, murid, dan kepala sekolah SD Muhammadiyah Sragan mengadakan Karnaval menyambut Ramadan pada Jumat, 3 Mei 2019 [ ... ]



    EKONOMIALMISBAT Laporkan Kementan, Kemendag ke.....
    16/05/2019 | Didi Rinaldo
    article thumbnail

    KOPI, Jakarta - Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat), organisasi relawan pendukung Presiden Jokowi yang berdiri sejak 2014, membe [ ... ]



    HANKAMMoeldoko : Tiada Maaf Buat HS, Ancam Pen.....
    16/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Kangmas Roy Kusnen mengatakan “ Kepada masyarakat mengupload (unggah) video, foto di Media  [ ... ]



    OLAHRAGAMahasiswa Yang Petinju Ini, Menangkan Pe.....
    06/04/2019 | Danny Pantas Siagian

    KOPI, JAKARTA - Sulistyono, petinju yang juga mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta ini, menangkan pertarungan partai kelas [ ... ]



    PARIWISATARamadhan Berkah di Festival Ramadhan 201.....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Selamat datang bulan suci Ramadhan 1440 H. Tahun ini bulan puasa atau bulan Ramadhan 1440 H, jatuh pada hari Senin, 6 Mei 2019. Sege [ ... ]



    HUKUM & KRIMINAL1 Kg Shabu Berhasil Diamankan oleh BNNK .....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Bulan suci Ramadhan 1440 H seharusnya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat bukan dengan pekerjaan yang membawa celaka bagi orang lain.  [ ... ]



    POLITIKProses Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 ol.....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Proses demokrasi di Indonesia pasca pemilu Rabu, 17 April 2019, sedang memasuki tahapan rekapitulasi suara seluruh provinsi. Di Aceh [ ... ]



    OPINIViral di Medsos , Minurlin Istri Mantan .....
    13/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Bekasi – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan” Sontoloyo, kampret Ada “oknum" Perempuan Suaminya Tentara  [ ... ]



    PROFILViral di Medsos, Dua Jendral Acungkan S.....
    11/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan “ Sontoloyo, dua orang Jendral (Pol) Salam Dua Jari kedua jenderal polisi itu ada [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAPlt Bupati Kampar Catur Sugeng Hadiri Pe.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Sei Kijang Tapung Hilir - Rasa senang dan bahagia berada di tengah orang tua kami, Ninik mamak dan para pemangku adat yang ada di Kenagarian Tap [ ... ]



    ROHANIMasyarakat Rohul Hadiri Buka Puasa Bersa.....
    19/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Ratusan orang masyarakat kabupaten Rokan Hulu (Rohul)berdomisili di Pekanbaru menghadiri buka Puasa bersama yang ditaja oleh Pemkab R [ ... ]



    RESENSIGratis..!!! Buku Karya Mualaf Zaman Now,.....
    03/04/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jakarta – Tidak bisa dipungkiri buku ini merupakan sebuah karya fenomenal yang sangat menghebohkan di awal tahun 2019 dan belum pernah Anda ju [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIModus Penipuan Gerombolan Bandit Oknum .....
    27/04/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru – Zaman semakin canggih bermacam jenis modus penipuan saat ini. Kini penulis (red. didi rinaldo) bertanya kepada Pembaca. Zaman kin [ ... ]



    SERBA-SERBIRenungan 14 Tahun Tsunami Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Tidak terasa sekarang telah memasuki waktu 14 tahun terjadinya gempa bumi dan tsunami Aceh. Peristiwa hebat itu terjadi pada 26 Desember [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.