Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Indonesia ‘Bubar’ 2030 : Kritik atauFakta ?

    Kediri - Seluruh negara yang ada di dunia memiliki tiga tujuan utama, yaitu aman, damai, dan sejahtera. Untuk meraih beberapa tujuan tersebut, dapat dipastikan banyak aral yang akan menjadi rintangan atau bahkan tantangan suatu bangsa. Bangsa Indonesia pada khususnya, harus menyikapi secara cepat, cermat, dan tepat akan masalah tantangan bangsa untuk millennium ke depan. Setiap aktualisasi dari rencana suatu bangsa harus dilaksanakan sesuai system kepemerintahannya. Kita semua sudah mengetahui bahwa sistem pemerintahan Indonesia adalah presidensial secara demokrasi terpimpin. Ketika berbicara demokrasi maka sama dengan halnya bicara tentang pemerintahan dan seni menjalankan sebuah pemerintahan. Salah satu ciri demokrasi adalah adanya kebebasan berpendapat. Hal semacam ini dijamin pada Pasal 28E ayat 3 UUD NRI 1945 yang menyatakan bahwa “setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat”. Terkadang, hal “kebebasan mengeluarkan pendapat” juga dapat menimbulkan “pro dan kontra”. Beberapa waktu yang lalu, sangat ramai diperbincangkan mengenai terkait statement Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa Indonesia akan bubar pada tahun 2030. Sudah banyak ulasan maupun argumen baik pro ataupun kontra terkait problematika ini. Pro dan kontra yang muncul sudah sangat jelas tidak dapat dihindarkan lagi, karena batin dan pikiran setiap manusia yang ‘memancarkan‘ sebuah pandangan merupakan bagian dari aspek eksistensial manusia, yang sudah jelas subjektivitas orang pasti berbeda

     

    Definisi bubar menurut KBBI adalah bercerai-berai ke mana-mana, selesai; usai, selesai tugas; berhenti bertugas, ditiadakan. Menurut penulis, esensi pidato Indonesia 2030 bubar itu adalah warning dari salah satu orang yang ‘nasionalis’ terhadap negaranya yang sedang melihat adanya sebuah kemungkinan ancaman dari luar terhadap keutuhan nusa bangsa negara yang dia bela. Kata ‘bubar’ disini bukan bermaksud Indonesia ‘lenyap’ ataupun bangsa Indonesia ‘selesai’, tetapi kata ‘bubar’ disini bermaksud keadaan masyarakat bangsa Indonesia yang tercerai-berai akibat kondisi ekonomi, sosial (SARA), politik, keamanan, yang dirasa dalam kurun beberapa waktu belakangan semakin ‘memanas’. Sebetulnya penulis novel itu juga bukan penulis novel layaknya penulis novel lainnya, akan tetapi dia merupakan seorang Ilmuwan Politik Amerika. Salah satu penulis novel itu bernama Peter Warren Singer, dimana ia adalah sarjana hubungan Internasional khususnya dalam pembahasan peperangan abad 21. Dia saat ini menjadi ahli strategi untuk New Amerika Foundation, yang merupakan sebuah lembaga “think tank” nirlaba, dan editor untuk Populer Science , majalah Ilmu Pengetahuan ternama di AS, dan terakhir dia juga konsultan CIA. Singer pernah menjadi Direktur Pusat Keamanan dan Intelegensi Abad ke-21. Sebelum itu, ia pendiri Proyek Kebijakan AS di Dunia Islam pada Pusat Kebijakan Timur Tengah di Brookings. Dia juga bekerja untuk Pusat Ilmu dan Urusan Internasional Belfer di Universitas Harvard, Satuan Tugas Balkan di Departemen Pertahanan AS, dan Akademi Perdamaian Internasional. Singer menerima gelar Ph.D. dari Harvard University dan A.B. dari Woodrow Wilson School of Public and International Affairs di Princeton. Defense News menobatkannya sebagai salah satu dari 100 orang paling berpengaruh dalam masalah pertahanan. Ia juga melayani kelompok penasihat untuk Komando Pasukan Gabungan, membantu militer AS memvisualisasikan dan merencanakan masa depan. Pada tahun 2015, ia dianggap oleh analisis Onalytica.com sebagai “salah satu dari sepuluh suara yang paling berpengaruh pada isu keamanan cyber. Peter W. Singer juga telah memberi komentat atas statement Indonesia bubar pada 2030 yang dikutip Prabowo Subianto dari novelnya yaitu Ghost Fleet. Singer mengomentari hal itu melalui ‘cuitan’ di akun Twitternya, @peterwsinger "Pemimpin oposisi Indonesia mengutip #GhostFleet dalam pidato kampanye berapi-api, Ada banyak liku dan perubahan tak terduga dari pengalaman buku ini, tapi ini mungkin mengambil bagiannya."

     

    Perlu diketahui bahwa meski novel ini disebut novel fiksi, sebetulnya apa yang ditulis Singer dan A. Cole itu dapat dikatakan seperti “ramalan”. Tak heran bila Pentagon pun menggunakan sebagai bahan kajian. Kita harus berpikir bahwa bukan tidak mungkin suatu karya novel itu sejatinya merupakan informasi yang disamarkan sebagai sebuah novel. Misalnya saja novel terbitan Hector Bywater pada tahun 1925. Bywater yang merupakan wartawan dari Amerika, mempunyai titik fokus pada intelijen angkatan laut yang menggambarkan di novelnya bakal pecahnya perang pasifik antara Amerika versus Jepang. Alhasil, ternyata kejadian itu benar-benar terjadi. Perlu diketahui bahwa Bung Karno pernah membaca buku ini pada tahun 1927. Bung Karno cukup peka menangkap isi novel itu dan mulai saat itulah Bung Karno mulai mengingatkan berbagai kalangan agar kita siap merdeka begitu jepang kalah. Novel yang juga diyakini sebagai informasi intelijen adalah karya Tom Clancy seperti Executive Order, Dragon and the Bear, dan isi yang diceritakan dari dua buku itu semua sudah terbukti benar. Jika kita benar-benar paham tentang bagaimana keadaan di dalam negeri ini sekarang, maka tidak salah lagi Prabowo mengatakan Indonesia akan bubar 2030.

     

    Jika kesenjangan sosial terus berkembang menjadi tinggi, terjadi krisis ekonomi dan sosial, tujuan hukum tidak terimplementasi, maka yang akan terjadi adalah masyarakat akan frustasi dan akan timbul chaos. Berdasarkan data Bank Dunia 2015, 26,9 % atau 68 juta orang Indonesia hidup kurang dari 50% di atas garis kemiskinan nasional. Jika mereka mengalami masalah ekonomi dimana ini berkaitan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat, maka mereka bisa jatuh miskin dengan mudah. Suisse Global Wealth Report pada tahun 2016 menyatakan bahwa angka rasio gini Indonesia adalah 0.49, dimana artinya 1% orang terkaya (hanya 2,5 juta orang) menguasai 49% kekayaan Indonesia. BPS juga mempunyai data pada tahun 2015 bahwa ada 29 juta orang Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan yang ditetapkan pemerintah, ini mencakup 8.3% penduduk kota dan 14.2% penduduk desa. Jika dikatakan krisis ekonomi, sebenarnya Indonesia dilanda krisis ekonomi, dimana kita bisa melihat pada unggahan berita Kompas.com pada 15/3/2018 bahwa utang luar negeri Indonesia naik 10% atau mencapai Rp. 4.914 Triliun. Badan Pusat Statistik (BPS) juga telah mengungkapkan, pada tahun 2017 telah terjadi kenaikan jumlah pengangguran di Indonesia sebesar 10.000 orang menjadi dari 7,03 juta orang menjadi 7,04 juta orang (Dari periode Agustus 2016 sampai Agustus 2017). Dalam konteks pangan pun pemerintah seakan-akan bergantung pada negara asing, dimana pada tahun 2018 pemerintah juga telah melakukan impor beras 500.000 ton, impor gula 1,8 juta ton, impor 3,7 ton (Merdeka.com 20/1/2018). Hasil temuan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA Publik pada Jumat (2/2/2018) menilai pengangguran makin meningkat sebanyak 48.4 persen. Lalu kebutuhan pokok yang publik melihatnya, semakin berat dengan persentase 52,6 persen. Serta lapangan pekerjaan, dianggap semakin berat dengan persentase penilaian 54 persen. Di lansir di detik.com, Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pada 21 Mei 2018 menembus level RP 14.200. Angka ini naik tiga poin dari posisi sebelumnya di level Rp 14.197.

     

    Dalam konteks SARA-pun, perlu kita sadari juga terdapat berbagai masalah. Di mulai dari kasus ‘penistaan’ agama (surat Al-Maidah ayat 51) oleh mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab dengan nama ‘Ahok’, kemudian kriminilasisasi Ulama yang dialami oleh Habib Rizieq dengan tuduhan ‘chat sex’, penganiyaan beberapa ulama oleh ‘orang gila’ dan pembunuhan salah satu ulama di Jawa Barat ( Alm. Ustadz Prawoto ) oleh ‘orang gila’, perusakan masjid di Tuban oleh ‘orang gila’, penyerangan di Gereja Santa Lidwina Gamping Sleman saat acara Misa, pembacaan puisi oleh Sukmawati Soekarnoputri yang di dalam bagiannya ada yang menyinggung mengenai azan dengan mengatakan “.. suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elokLebih merdu dari alunan azan mu..” dan serta menyinggung mengenai cadar dengan mengatakan “.. sari konde ibu Indonesia sangatlah indah Lebih cantik dari cadar dirimu..”, oknum polisi yang diduga telah melakukan pengrusakan Alquran di Masjid Nurul Imam, Medan, beberapa minggu yang lalu juga terjadi pengeboman di beberapa gereja di Surabaya, selajutnya baru-baru ini ada peristiwa potongan Alquran tersobek-sobek dan berserakan di Jalan Gunawarman, Jaksel dimana pelaku belum diketahui. Beberapa kasus diatas merupakan contoh indikasi “bubar”, dimana “bubar” disini bukan berarti “selesai/tiada”, tetapi diartikan “tercerai-berai”. Ketika permasalahan SARA ini muncul di tengah lingkungan masyarakat, maka akan timbul rasa prasangka negative antara satu dengan yang lain. Disinilah yang dikhawatirkan, ketika integritas ‘tergerus’ dengan permasalahan SARA, maka yang dikhawatirkan untuk terjadi adalah peng-‘kotak-kotak-an’, dimana masyarakat akan membentuk kelompok-kelompok sosial yang masing-masing anggota kelompok mempunyai satu prinsip yang sama, dan menganggap kelompok sosial yang ‘diluar’ mereka merupakan ‘musuh’ dari kelompoknya. ( In-group vs Out-Group).

     

    Masalah keamanan-pun juga harus kita perhatikan. Jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia menurut Databoks Katadata Indonesia meningkat 69.85% dalam kurun 3 tahun terakhir. Dari tahun 2015 yang jumlahnhya 69.000 ribu TKA, tahun 2016 berjumlah 74.813 ribu TKA, dan di tahun 2017 berjumlah 126.000 ribu TKA. Perlu diketahui bahwa masuknya tenaga kerja dari Tiongkok menjadi tenaga kerja asing paling banyak di Indonesia dengan jumlah 21.271 ribu jiwa (Data Kemenaker, 2017). Sebenarnya, kita perlu mengetahui bahwa Tiongkok merupakan negara wajib militer, dimana setiap masyarakat Tiongkok selama umur 18-23 tahun diwajibkan mengikuti wajib militer. Melihat akan hal itu, otomatis semua TKA yang datang di Indonesia praktis tentara, paling tidak mantan tentara, atau bisa disebut juga mantan wajib militer. Dari situ kita dapat melihat bahwa terdapat ancaman laten dari asing, dan ini jika dibiarkan akan berdampak negative pada situasi dan kondisi keamanan di Indonesia.

     

    Bahkan bila terjadi perang antara Amerika dan China kemudian Indonesia terkena imbasnya , kondisi peralatan tempur Indonesia sangat mengkhawatirkan. Hal ini juga diungkapkan Menhan sejak tahun 2015 sebagaimana pernah ditulis oleh berbagai portal (salah satunya Repulika.co.id 22/2/2015). Menhan mengisyaratkan ‘keprihatinannya’ terhadap dunia ketahanan. Bahkan Ryamizard pesimis Indonesia bisa bertahan jika suatu saat terjadi perang. Sebagai gambaran Menhan mengatakan , cadangan peluru kita untuk TNI hanya untuk 3 hari, beras untuk konsumsi rakyat hanya 18 hari, dan BBM untuk keperluan rakyat 12-18 hari. Sangat beresiko bukan?

     

    Sebenarnya yang disampaikan Prabowo itu sebuah peringatan ataupun dapat dikatakan sebuah kritikan. Dengan kritik itulah yang menjadi pemantik untuk berbuat baik. Semua rakyat-pun enggan mencaci maki bangsa sendiri dihadapan orang luar. Akan tetapi di dalam diri sendiri harus ada keberanian untuk mengoreksi. Hal ini bukan pesimistis, tetapi realistis dengan keadaan. Justru ketika beliau memberi peringatan bagi kita, kita sebaiknya harus waspada apa yang akan terjadi di kemudian hari. Secara tersirat, Prabowo berusaha mengingatkan agar kita semua menjaga integritas atau keutuhan serta persatuan di tengah ‘gelombang’ masalah yang terjadi dan yang dapat menimbulkan konflik horizontal di lingkungan masyarakat.

     

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H.Talqobbalallahu minna wa minkum. Barakallahu Fiikum. Mohon Maaf Lahir dan Batin. Kembali ke fitrah, kembali bersilaturahmi, saling bermaafan.

     

    Penulis : Fradhana Putra Disantara

    Mahasiswa Angkatan 2017 Jurusan Hukum di Universitas Negeri Surabaya dan selaku Ketua Pelaksana Harian Pandu Garuda Indonesia Raya - GRPG 08 Dewan Pimpinan Daerah Jawa Timur. (+62 822-3465-3937).

     

    Dikirim pada hari Kamis, 21-06-2018.


    Artikel Lainnya:
    Artikel Lainnya:

     

    Pemko Banda Aceh Memberikan Penghargaan Fire Safety Award 2018
    Jumat, 16 November 2018

    KOPI-Jakarta, Kebakaran dapat terjadi kapan saja, untuk itulah kita dituntut agar berhati-hati. Bagi segenap intansi/perkantoran yang berhasil memproteksi bahaya kebakaran tentu saja harus diberikan penghargaan., Beberapa hari yang lalu di Dinas Kebakaran bekerjasama dengan pemko Banda Aceh menyeleksi dan memberikan penghargaan Fire Safety Award 2018 kepada 30 orang penerima. Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan acara Sosialisasi Sistem... Baca selengkapnya...

    Sekber Pers Indonesia: Eksistensi dan Penjaringan Calon Pengurus Dewan Pers Cacat Hukum
    Kamis, 15 November 2018

    KOPI, Jakarta - Sekretariat Bersama (Sekber) Pers Indonesia mendesak penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) terkait dengan proses rekrutmen calon anggota Dewan Pers, mengingat tidak ada pasal-pasal dalam Undang-Undang 40/1999 yang akomodatif dan jelas pengaturannya. Selain proses rekrutmen, ada beberapa kejanggalan lain sampai pada cacat administrasi. “Penunjukan Dewan Pers diatur UU 40/1999, tetapi pasal 15 sendiri tidak secara jelas mengatur... Baca selengkapnya...

    Milka Hernawati Reba Lakukan Pembinaan Guru Paud di PKBM Penusa Kabupaten Jayapura
    Selasa, 13 November 2018

    KOPI, Jayapura - Dalam kegiatan rutin pembinaan Guru-Guru PAUD dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, yang dipimpin langsung Kepala Bidang Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Dra. Milka Hernawati Reba, M.Pd, Guru-Guru PAUD yang hadir kurang lebih 200 peserta yang melakukan Kegiatan pembinaan rutin sehari di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Penusa Jln. Raya Sentani, No. 159 Mata Jalan... Baca selengkapnya...

    Pengamat : Beranikah KPK Tangkap dan Penjarakan James Riady Owner Lippo Grup (II)
    Jumat, 02 November 2018

    KOPI, Jakarta – Kini heboh pula pembangunan perumahaan kota Meikarta melibatkan grup Lippo. Apakah nasib James Riady berakhir dalam Hotel Prodeo” Cakap Pengamat Ekonomi dan Politik Indonesia singkatan dari (Pepi). Banyak yang terkejut ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menggeledah rumah dan apartemen big boss Lippo Group James Riady. Bahwa Lippo group beberapa kali kedapatan melakukan suap untuk melancarkan proyek dan bisnisnya, itu... Baca selengkapnya...

    Brigjen Pol Dr. Victor Pudjiadi Adakan Penyuluhan Anti Penyalahgunaan Narkoba di SMK Kansai
    Rabu, 31 Oktober 2018

    KOPI, PEKANBARU - Penyuluh Anti Penyalahgunaan Narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Brigjen Pol Dr. Victor Pudjiadi, SpB, FICS, DFM, melakukan kunjungan kerja ke SMK Kansai Pekanbaru, 29 Oktober 2018. Di Sekolah Menengah Kejuruan yang beralamat di Jl. Damai Ujung No. 120 Panam, Pekanbaru, Riau itu, Polisi berbintang satu ini berkenan memberikan penyuluhan anti penyalahgunaan narkoba bagi 300-an siswa SMK Kansai Pekanbaru. Hadir... Baca selengkapnya...

    Dr. Victor Pudjiadi Gegerkan Pekanbaru di Acara 90 Tahun Sumpah Pemuda
    Rabu, 31 Oktober 2018

    KOPI, PEKANBARU - Seorang warga peserta Gerak Jalan Sehat di area Car Free Day (CFD), Jl. Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau, tiba-tiba lunglai dengan leher dan kepalanya terjatuh ke samping akibat tertusuk pisau sepanjang 40-an centimeter yang ditancapkan Dr. Victor Pudjiadi, Minggu (28/10/2018). Kejadian tidak terduga tersebut berlangsung sangat cepat, membuat seluruh penonton tercekat, bengong, dan merasa khawatir. "Waduh, di luar skenario... Baca selengkapnya...

    Anak Ketua PPWI Banten Dibacok Oknum Siswa SMK Prestek Cikande, Ketum PPWI: Usut Tuntas Pelakunya!
    Selasa, 23 Oktober 2018

    KOPI, Serang, Banten - Genta Alfiza Putra Aditya Nur atau nama panggilan Adit (15), anak yatim-piatu yang tinggal bersama neneknya di Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten harus menjalani operasi bedah dan rawat inap di Rumah Sakit Rangkas akibat terkena bacokan clurit di pinggang bagian atas, 16 Oktober 2018 lalu. Kejadian naas pembacokan terhadap siswa kelas IX di SMPN 2 Jawilan itu, terjadi pada hari Selasa, 16 Oktober 2018,... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALAnggota Parlemen Timor Leste Memutarbali.....
    08/09/2018 | Mohamad Nur Arifin

    KOPI, NTT - Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M di Kupang, Jumat ( 07/09) menjelaskan bahwa apa yang di tuduhkan pada tan [ ... ]



    DAERAHMantri Dadang Berikan Penyuluhan Kepada .....
    31/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Kampar – Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Pembantu Perhentian Raja, Desa Hangtuah, Kabupaten Kampar. Memberikan penyuluhan kepada ibu-i [ ... ]



    PENDIDIKANKabid Paud dan Dikmas Jayapura Meresmika.....
    01/11/2018 | Sem Gombo, S.Kom

    KOPI, Jayapura - Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Kabupaten Jayapura, Milka Hernawati Reba, melakukan kunjungan kerja ke lokasi yang akan dibangun sekola [ ... ]



    EKONOMIMES Aceh Menatap Masa Depan.....
    18/10/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Masyarakat Aceh merasa bersyukur karena sekarang telah hadir di provinsi Aceh kepengurusan MES atau Masyarakat Ekonomi Syariah. Saat ini [ ... ]



    HANKAMDanlanud RHF Pecat Prajurit TNI AU Pra.....
    01/09/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pulau Batam - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan “ Jangan ada pula oknum Tentara “ Separoh Tentara Sepa [ ... ]



    OLAHRAGAIPSI Banda Aceh Target 4 Mendali Emas.....
    09/11/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta,Banyak olahraga yang digemari oleh setiap orang. Salah satunya adalah cabang olahraga pencak silat. Wadah yang menaunggi pencak silat [ ... ]



    PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
    04/09/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALKetum PPWI: Usut Tuntas Pelaku Pembacoka.....
    23/10/2018 | Wawan Setiawan
    article thumbnail

    KOPI,Serang - Genta Alfiza Putra Aditya Nur atau nama panggilan Adit (15), anak yatim-piatu yang tinggal bersama neneknya di Desa Junti, Kecamatan J [ ... ]



    POLITIKSeorang Anak Petani Tembakau dan Tenun I.....
    19/10/2018 | Anjelino Mali

    KOPI, NTT - Berpenampilan sederhana, tutur kata lembut. Ia pun sangat memberi perhatian dibidang hukum, terutama pada rakyat kecil. Dia adalah sosok D [ ... ]



    OPINIPeran OJK dalam Menciptakan Kondisi yang.....
    10/11/2018 | Harjoni Desky

    KOPI, Jakarta - Salah satu tugas menarik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah upaya dalam hal melindungi konsumen, dan tugas ini tertuang dalam Un [ ... ]



    ROHANIKanwil Kemenag Riau H. Ahmad Supardi Mut.....
    10/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hari, Jumat (05/10) melantik M Nur kholis Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Agama [ ... ]



    RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
    05/01/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Pedal Becak, Istri Genjot T.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATINikki Haley : Negara Arab Hanya Bisa B.....
    22/08/2018 | Didi Rinaldo
    article thumbnail

    KOPI, New York - Adapun dalam Daftar Donatur Anrwa ( yayasan mengurus Pengungsi Palestina) terdapat 11 negara mayoritas Muslim yakni : Arab Saudi, K [ ... ]



    SERBA-SERBIKomunikasi Secara Langsung.....
    23/10/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi d [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.