Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



POLLING WARGA
Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
 

Doktor-doktor Fenomenal dari Al-Azhar (2)

KOPI, DOSEN Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta yang juga Dewan Pengawas Yayasan Rahmah El-Yunusiyyah, Prof. Dr. H. Fauzan, MA, menegaskan, Rahmah El-Yunusiyyah tidak sempat mengecap pendidikan formal karena zaman itu belum membolehkan kalangan perempuan untuk bersekolah.

Oleh karena itu, Rahmah El-Yunusiyyah yang kemudian hari dikenal sebagai wanita pejuang, pelopor dan pemimpin wanita dalam menggapai pendidikan, termasuk di antaranya belajar tentang agama Islam, pantas dicatat sebagai fenomena baru, karena beliau menjadi satu-satunya wanita yang dianugerahi gelar doktor honoris causa alias syaikhah dari Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Dari berbagai catatan sejarah dapat diketahui, Ramah ternyata tidak mendapat banyak pendidikan dari ayahnya, Syekh Muhammad Yunus, karena sang ayah telah meninggal dunia tatkala Rahmah masih anak-anak. Pendidikan di keluarga diperolehnya dari ibu dan kakak-kakaknya. Kemauan keras dan cita-cita tinggi, agaknya, dipetik rahmah dari kakaknya, Zainuddin Labay.

Zainuddin tercatat tidak pula menamatkan pendidikannya di tingkat Sekolah Dasar (SD). Dia berhenti setelah Kelas IV. Rahmah pun demikian keadaannya. Menurut Fauzan, pendidikan yang dilalui Rahmah lebih banyak melalui pembelajaran privat, di mana orangtua dan kakaknya mendatangkan guru ke rumah mereka. Karena mereka adalah juga termasuk orang ‘berdarah biru’, guru-guru privat yang didatangkan pun bukanlah sembarangan orang, tetapi berasal dari ulama, guru dan tokoh-tokoh besar dan berpengaruh di masa itu, Abdul Karim Amarullah atau Inyiak Rasul, Abdul Hamid Hakim, Abdul Latif Rasjidi, Daud Rasjidi, M.Djamil Djambek dan lain-lain.

Untuk menulis dan membaca, Rahmah belajar kepada kedua abangnya, Zainuddin dan M. Rasyad. Rahmah berkesempatan juga belajar di sekolah yang didirikan Zainuddin sendiri, yakni Diniyyah School. Tapi beliau tidak buas belajar di lembaga pendidikan tersebut. Alhasil, Rahmah pun menampah tempat belajar guna memperoleh ilmu yang lebih banyak lagi di sebuah kelompok pengajian (halaqah) yang diadakan sejumlah ulama terkemuka di Surau Jembatan Besi dan di rumah Inyiak Rasul alias ayah Hamka di Gatangan, Padang Panjang.

Rupanya, di tempat pengajian itu hanya ada empat perempuan yang menjadi murid dan belajar dengan tekun, yakni Rahmah, Rasuna Said, Nanisah dan Jawana Basyir alias Upiak Japang. Berdasarkan catatan sejarah yang ditemukan, sebelum keempat orang itu ikut penyakit, tidak ada seorang wanita pun yang berani menuntut ilmu sebagaimana yang dilakukan Rahmah dan ketiga temannya. D kelompok empat perempuan tersebut, Rahmah dipercaya menjadi pemimpin. Mata pelajaran uang didalami di sini di antaranya nahu, saraf, fiqh dan ushul fiqh.

Menurut cerita Fauzan, Rahmah memang telah gemar belajar dari guru-guru dan ikut pengajian di surau-surau ketika masih berusia 10 tahun. Delapan surau yang ada di Padang Panjang pada waktu itu, semuanya sudah dijejak Rahmah untuk mendapatkan pendidikan agama. Ini menjadi penyebab kenapa Rahmah bisa mendapatkan wawasan dan pola berpikir yang demikian luas.

Pada kesempatan lain, Fauzan menjelaskan pula, Rahmah tidak hanya belajar ilmu-ilmu agama saja, melalui keahlian yang dimiliki mak tuonya, Rahmah juga belajar ilmu kebidanan. Ilmu ini pun terus diperdalamnya dengan menambah pengetahuan bidang kesehatan dan teori merawat orang yang mengalami kecelakaan.

“Untuk mendalami ilmu-ilmu itu, Rahmah belajar kepada enam orang dokter yang ada di Minangkabau, yakni Dokter Syofyan dan Dokter Tazar yang bertugas di Rumah Sakit Umum Kayutanam, Dokter A. Saleh di RSU Bukittinggi, Dokter Arifin di Payakumbuh, Dokter Rasjidin dan Dokter A. Sani di Padang Panjang,” terangnya.

Guna mengaplikasikan ilmu yang diperdapat, terutama di bidang kebidanan dan kesehatan, tiga sekali dalam sepekan, Rahmah menjaklani praktek di RSU Kayutanam yang kala itu dikenal sebagai sebuah rumah sakit yang paling lengkap peralatan dan tenaga dokternya.

Nampaknya, pola pendidikan privat menjadi pilihan bagi Rahmah untuk mendapat beragam ilmu pengetahuan, tidak hanya di bidang pengetahuan keagamaan, kebidanan dan kesehatan, beragam ilmu lain pun diperolehnya dengan cara privat, sebutlah misalnya ilmu tentang gymnastiek alias senam. Untuk yang satu ini, Rahmah belajar privat dengan seorang Belanda yang berprofesi sebagai guru di Normaal School, yakni Nona Oliver.

Lewat belajar privat kepada Oliver itu pulalah, Rahmah berkenalan dengan Djusair, Rosminanturi Gaban, Siti Akmar dan Ibu Montok yang kemudian membawa beliau untuk mendakami ilmu tentang menenun tanpa mesin, memasak, pelajaran-pelajaran tentang kewanitaan, menjahit dan berenang.

“Rahmah juga menguasai ilmu hayat, ilmu alam, ilmu bumi dan sebagainya yang dia pelajari dengan banyak membaca buku. Ia belajar secara otodidak. Ilmu-ilmu yang demikian banyak dan beragam itulah yang dia ajarkan kepada murid-muridnya di Diniyyah Puteri,” terang Fauzan.(Musriadi Musanif)


Artikel Lainnya:

 

Anak Ketua PPWI Banten Dibacok Oknum Siswa SMK Prestek Cikande, Ketum PPWI: Usut Tuntas Pelakunya!
Selasa, 23 Oktober 2018

KOPI, Serang, Banten - Genta Alfiza Putra Aditya Nur atau nama panggilan Adit (15), anak yatim-piatu yang tinggal bersama neneknya di Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten harus menjalani operasi bedah dan rawat inap di Rumah Sakit Rangkas akibat terkena bacokan clurit di pinggang bagian atas, 16 Oktober 2018 lalu. Kejadian naas pembacokan terhadap siswa kelas IX di SMPN 2 Jawilan itu, terjadi pada hari Selasa, 16 Oktober 2018,... Baca selengkapnya...

Rhido Slank Apresiasi Aksi Pemuda Tapung Peduli Palu
Senin, 22 Oktober 2018

Tapung, 21/10/2018 - Live Band Accaustic penggalangan dana untuk para korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) oleh pemuda Tapung dengan tema " Tapung Peduli Palu " yang berlokasi di lapangan parkir Kopi Ateng berakhir ceria. Pasalnya, panitia dan penonton dikejutkan  kehadiran salah satu personil Band papan atas. Yaitu Rhido SLANK dan istrinya yang kebetulan ada agenda di Pekanbaru kota. Kedatangan mereka berkat kordinasi... Baca selengkapnya...

Peduli Bencana Sulawesi Tengah, Forum Agen 46 Indonesia Kirim Bantuan
Minggu, 21 Oktober 2018

KOPI - Sulawesi Tengah (21/10) - Bencana Gempa dan Tsunami yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah mendatangkan duka mendalam, kehilangan dan penderitaan bagi masyarakat yang mengalaminya. Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban, Forum Agen BNI 46 Indonesia yang merupakan perkumpulan Agen BNI yang merupakan Mitra Kerja Bank BNI tersebar di berbagai Provinsi di Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan... Baca selengkapnya...

Seluruh Kepala Daerah di Riau Deklarasikan Dukung Pasangan Capres dan Wapres Jokowi- Maruf Amin
Kamis, 11 Oktober 2018

KOPI, Pekanbaru- Dua belas orang Kepala daerah dari Gubernur, Walikota, Bupati se Riau Deklarasikan dukung Relawan Projo. Sembilan Kepala Daerah hadir saat deklarasi bertempat di hotel Aryaduta Pekanbaru, Rabu 10 Oktober 2018 untuk mendukung relawan Projo pasangan calon presiden dan wakil presiden Republik Indonesia Jokowi-Ma'ruf Amin. Bupati yang hadir saat itu Bupati kepulauan Meranti Irwan Nasir, Walikota  Zulkifli, Mursini Bupati... Baca selengkapnya...

Heboh.. Ratna Sarumpaet Ngarang Berita Hoaks ke Kandidat Capres Prabowo Subianto
Kamis, 04 Oktober 2018

KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan” Ini buktinya Ratna Sarumpaet mengarang berita Hoaks kepada Kandidat Calon Presiden Prabowo Subianto. Seakan-akan ia korban dari kezoliman dari kandidat Timses (Tim Sukses) capres dan wapres yang lain. Ini akibatnya fatal, bisa menimbulkan gejolak politik, walaupun sepele. Ia melapor lansung kepada Prabowo. Prabowopun merespon beserta dengan Timsesnya. Kebiadapan oknum pelaku... Baca selengkapnya...

Inilah Isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II dengan Capres Prabowo
Minggu, 16 September 2018

KOPI, Jakarta - Ada tujuh belas isi Pakta Integritas Hasil Ijtima Ulama II , penandatangani di Grand Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). Penandatanganan dilakukan oleh Prabowo Subianto dengan Ketua GNPF Ulama yakni Yusuf Martak. Hadir saat itu Ketum PAN (Partai Amanat Nasional) Zulkifli Hasan dan Waketum Gerindra Fadli Zon. Inilah 17 poin isi Pakta Integritas tersebut. 1. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD... Baca selengkapnya...

Ilmu "Kaca Mata Kuda"
Minggu, 16 September 2018

  KOPI, Jakarta – Hidup ini harus pandai-pandai membawakan diri. Lihat Timing, Situasi, ekonomi kalau ingin berubah. Pandai/pintar sendirilah Anda. Ada orang tidak tamat sekolah hanya SD (Sekolah Dasar)  jadi pengusaha sukses. Orang ada memiliki kemampuan akademik, kemampuan diluar akademi yakni motorik. ialah kemampuan berpikir otak kiri dan kanan harus seimbang. Ada orang yang betah kerja kantoran, pergi pagi pulang sore/malam. ... Baca selengkapnya...

INTERNASIONALAnggota Parlemen Timor Leste Memutarbali.....
08/09/2018 | Mohamad Nur Arifin

KOPI, NTT - Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M di Kupang, Jumat ( 07/09) menjelaskan bahwa apa yang di tuduhkan pada tan [ ... ]



NASIONALKementrian Pondok Pasantren.....
23/10/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta, Indonesia mayoritas penduduknya alaha beragama Islam. hampir disetiap pelosok negeri ada pengajian rutin yang dilakukan. Salah satunya a [ ... ]



DAERAHAsril Rencanakan Aksi Tutup Seribu Luban.....
22/10/2018 | DEDI SETIAWAN

Kampar, Riau - Asril, pemuda Tapung, Kabupaten Kampar, RIAU berencana akan menggelar aksi tutup lubang seribu di jalan Lintas Petapahan Simpang Gelomb [ ... ]



PENDIDIKANMemperkuat Pendidikan Islami.....
23/10/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta, Dalam Islam maka pendidikan itu sangat dianjurkan untuk dipelajari dan diamalkan. Implementasi dari pendidikan Islami ini tentunya t [ ... ]



EKONOMIMES Aceh Menatap Masa Depan.....
18/10/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta, Masyarakat Aceh merasa bersyukur karena sekarang telah hadir di provinsi Aceh kepengurusan MES atau Masyarakat Ekonomi Syariah. Saat ini [ ... ]



HANKAMDanlanud RHF Pecat Prajurit TNI AU Pra.....
01/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pulau Batam - Ditempat kerjanya , sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan “ Jangan ada pula oknum Tentara “ Separoh Tentara Sepa [ ... ]



OLAHRAGAViral Medsos Rekaman Video Paspampres Ha.....
25/02/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Sebenarnya kegiatan ini bukan kegiatan kenegaraan. Kegiatan tersebut seremonial menyaksikan pertandingan Final antar dua kubu grup [ ... ]



PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
04/09/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



HUKUM & KRIMINALKetum PPWI: Usut Tuntas Pelaku Pembacoka.....
23/10/2018 | Wawan Setiawan
article thumbnail

KOPI,Serang - Genta Alfiza Putra Aditya Nur atau nama panggilan Adit (15), anak yatim-piatu yang tinggal bersama neneknya di Desa Junti, Kecamatan J [ ... ]



POLITIKSeorang Anak Petani Tembakau dan Tenun I.....
19/10/2018 | Anjelino Mali

KOPI, NTT - Berpenampilan sederhana, tutur kata lembut. Ia pun sangat memberi perhatian dibidang hukum, terutama pada rakyat kecil. Dia adalah sosok D [ ... ]



OPINIEfek Sayap Kupu-Kupu dari Pertemuan IMF-.....
27/08/2018 | Harjoni Desky

KOPI - Dua bulan ke depan, Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) Annual Meeti [ ... ]



PROFILKepala BPOM Penny Lukito Apresiasi P.....
30/08/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Pekanbaru – Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) pusat Penny Lukito memberikan apresiasi kepada produk kosmetik local  mengembangka [ ... ]



ROHANIKanwil Kemenag Riau H. Ahmad Supardi Mut.....
10/10/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hari, Jumat (05/10) melantik M Nur kholis Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Agama [ ... ]



RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
05/01/2018 | Didi Rinaldo

KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Pedal Becak, Istri Genjot T.....
08/10/2018 | Didi Rinaldo

KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



PUISIMenatap Rasa.....
07/06/2017 | Mas Ade

Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



CURAHAN HATINikki Haley : Negara Arab Hanya Bisa B.....
22/08/2018 | Didi Rinaldo
article thumbnail

KOPI, New York - Adapun dalam Daftar Donatur Anrwa ( yayasan mengurus Pengungsi Palestina) terdapat 11 negara mayoritas Muslim yakni : Arab Saudi, K [ ... ]



SERBA-SERBIKomunikasi Secara Langsung.....
23/10/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

KOPI-Jakarta, Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi d [ ... ]



Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.