Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    PUISI

    Menatap Rasa

    Masih di bulan Juni

    Angin mendatangi jendelaku

    Bisikkan rindu yang basah

    Oleh hujan bulan Mei

    Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya

    Mendekap sepi di sela deru angin

    Kelopak krisan mendongak saksikan kita

    Riuh asalia berbisik

    Meski takpernah letakkan tasbih

    Aku dengar segala usik

    Dari tirai hari demi hari

    Kamu dan kamu begitu hafal gundahku

    Sayangnya takpernah kelupas riakmu

    Aku sempat berpikir

    Duh, perdebatan ini

    bagai menggantang asap, "Siasia"

    Ooh, tapi, hatiku terlanjur jatuh

    Di halaman negeri merah putih (FD)

     

    Rinduku Terkubur di Kampung Lansek

    siang ini
    riak Tabek Kaluai masih sama
    saat hatiku bicara tentangmu
    tentang cinta, tentang rindu kita

    hingga kini
    terngiang gelak tawa
    dua pecinta berubah rupa
    terbujur kaku di antara nisan batu
    dan sedu-sedanku tak lagi menggema

    di sini, kutuliskan segenap rasa
    untuk jiwa yang kau bawa
    ke alam nirwana
    bersama

    jauh di sana, di antara ilalang duka
    kutitipkan setumpuk rasa
    tentang kita

    21 Pebruari 2016
    Untuk sebuah nama, kisah cinta yang tak pernah terluka

     

    Pertiwi Berbisik

    Tengkurap Menangis Rindu...

    Nak kenapa kita ada jarak...

    Telapak kakimu tak lagi menyentuhmu....

    Kau balut permukaanmu hingga akupun tak bisa menyentuhmu....

     

    Nak....

    Kenapa rimbunku kau babat...

    Akar rumputkupun, banyak kau semaki wadah...

    Denganya ku kan alirkan jernihnya mata air....

     

    Nak....

    Kenapa angin tak lagi bergulat mesra denganku...

    Ia hanya lewat tanpa berkutat...

    Salahkah bila air mataku menggenang, karena cintaku pada kalian.

     

    Sebatas Angan

    Kelak kalau ku telah terbang...

    ku kan tepis awan menghilang...

    ku biarkan mentari dengan senyuman..

    dan bulan tersenyum terang...

     

    Kelak jika ku menjadi pemenang...

    kan ku rengkuh pertiwi yang terlentang...

    ku hiasi dengan bunga-bunga bak taman...

    ku bersujud lalu ku teriakan kata cinta nan lantang....

    Baca selengkapnya...

     

    Sungging Kawi Laras

    Padamu sang penggagas...

    terselubung di balik pentas....

    dari apa yang kau mulai kian jelas....

    bukan wajahmu, namun gambaranmu melintas....

     

    Kau mewarna tak pernah puas....

    torehkan lukisan semakin memanas...

    lentur, halus, licin namun keras.....

    dan kau kuatkan dengan berkas-berkas...

    Baca selengkapnya...

     

    Daun Kawa

    Tak pakai gula Da tiap ku pesan

    sepulang dari rumah keduaku di Bukittinggi,

    bukan rumah tetuaku, juga bukan rumah hasil wasiat buyutku,

    namun rumah wanita tua yang menawari asinya

    untuk ku sambung menjadi tali tirai yang panjang sebalit pinggang.

    Tiap minggu ku melarikaan panas dan menjemput dingin dari Payakumbuh.

    bukan melarikan bukit yang singgah meminjamkan dingin di kedua sudut tulang sulbiku,

    Baca selengkapnya...

     

    Syair dari Aceh, "Ratoh Wartawan"

    Salam'alaikum saleum meu layang,
    Keu mandum rakan lam tiep-tiep sagoe,
    Izin keu kamoe bacut neuk dendang,
    Tentang ratoh wartawan nyang na lam nanggroe.

    Peureulee neuk ratoh saboh khabaran,
    Naseb wartawan nyang sabee buru beurita,
    Memang ka lageenyan profesi kerjaan,
    Sosial kontrol lewat media.

    Sabee tiep uroee-seupot meulalu-lalang,                                                                                                                                   Laloe memburu dan canek beurita,

    Na beurita rakyat meu tak-tak ngon parang,
    Na chiet berita oknum peujabat cu peng neugara.

    Mandum info tetap harus tersajikan,
    Bah pih terkadang pihak wartawan di lakee plah muka,
    Geureutak seureuta ancaman ka jeut keu piasan,
    Kamoe wartawan teutap bergerak peulikak kamera.

    Leupah lee macam berita di tayang,
    Mulai bak koran cetak sereuta online media,
    Hayeu berita headline di tanyang,
    Kureung nibaknyan se-alakada.

    Dari timu sampoe meuputa u baroh,
    Meunan peusuroh tuntutan keureja,
    Hasel kereuja kirem meubungkoh,
    Mulai poh siploh email teu buka,

    Para peujabat kanto kadang meuratoh,
    Berita lam bungkoh leupah that gura,
    Ladom meu tuleh kameng ka seungkhoh,
    Rupajih tikoh baplueng peng guda.

    Walaupun mumang jeut keu wartawan,
    Soal keu makan hana that brat keunira,
    Asai buet haleu keureuja seniman,
    Kadang u Jeurman izin troh teuka.

    Meubada oh no haba khabaran,
    Sebagoe ratoh geulantoe meucalitra,
    Bek na nyang teupeh bila bacut meuligan,
    Watee neu baca.

    Akhirul qalam kamoe ucapkan,
    Seumoga geutanyoe mandum berjaya,
    Peusaboh rakan,
    Seureuta syeudara.

    Ciptaan : Maulana Jabir Al Thaffi & Zulfadli Idris Muda Banta,

     

    University

    In our beloved country

    Many hundreds thousands

    Of young participants

    Want to be university students

    They want to reach achievements

    With all their own talents

    Although they get many assessment

    They have allocated good investment

    Baca selengkapnya...

     

    Rinduku

    Belasan tahun kita tanpa kata

    Belasan tahun kita tak jumpa
    Belasan tahun kita tak bertatap muka
    Tapi, rasa rindu itu masih tetap ada

    Aku memandang fhotomu yang kutemukan tanpa sengaja
    Tak sanggup rasanya kutahan air mata
    Bukan karena aku masih cinta
    tapi karena teringat kisah perjalanan hidup kita

    Baca selengkapnya...

     

    HARAPANKU SEDERHANA

     

    Tuhan,,,aku ingin ke rumahmu bersamanya,,,
    Berjalan dengan ceria bersama kedua anakku tercinta...
    Tuhan,,,aku ingin berdoa dengannya..
    Aku ingin belajar mengenalMU lebih jauh melalui tangannya...

    Tuhan,aku lelah selalu begini setiap hari..
    Harapanku sederhana namun mengapa tak jua kau beri...
    Tuhan mengapa aku harus alami nasib begini..
    Apakah aku bukan insan yang kau kasihi..
    Hingga slalu kau beri cobaan tiada henti...

    Tuhan,,,aku lelah dengan semua ini...
    Aku mohon tolong akhiri kesedihan ini...
    Izinkan aku bahagia seperti yang mereka nikmati..
    Harapanku sederhana tolong kabuli..

    Tuhan aku cuma manusia biasa.
    Aku bukan malaikat yang tahan berbagai ujian yang mendera...
    Tuhan,ampuni aku yang banyak meminta...
    Tapi akupun ingin bahagia seperti mereka disana...

     

    WAKTU

     

    Waktu kumengenal dirimu,adalah waktu yang teramat berharga...
    Waktu kumemiliki kesempatan bicara padamu adalah waktu teramat istimewa..
    Waktu ku menuliskan kisah tentang kita adalah waktu disaatku rindu didalam dada...
    Dan waktu disaat sedihku dimana kau sibuk tak sempat menyapa......

    Aku disini menatap fhotomu dengan senyum teramat bermakna..
    Mengenalmu adalah suatu momen yang tak kusangka...
    Aku disini menahan duka merindu dan meneteskan airmata...

    Entah dimana garuda itu kini berada...
    Dalam tangis ku hanya mampu mengirimkan doa...
    Aku berharap garuda yang kucinta baik-baik saja..
    Aku berharap garudaku tetap semangat penuh ceria..
    Meskipun disana dia tidak sendiri namun berdua dengannya...

    Waktu yang kujalani kini tak lagi bermakna.
    Namun aku tetap bertahan dengan segenap jiwa...
    Aku bukanlah wanita lemah dan manja...
    Aku harus menjadi wanita kuat dan bijaksana.....
    Aku akan menunggu kabarmu dibalik jendela...
    Meskipun dari pagi hingga pagi lagi tak mengapa,,,,

     

    AKU RINDU KAMU

     

    Pernahkah kamu merasakan rindu yang teramat mendalam didalam hati?
    Pernahkah kamu gelisah jika tidak mendapatkan kabar dari sang pujaan hati?
    Masih bisakah kau makan dengan nikmat sementara kabar dari kekasih hati tak jua menghampiri....

    Honey,,,egoisnya dirimu itu harus engkau sadari...
    Aku menyayangimu tapi aku tak sanggup jika engkau tak mengabari...
    Aku ingin engkau memberiku kabar setiap hari...
    Karena kabar darimu laksana sinar matahari...
    Aku rindu kamu honey,,apakah engkau tak menyadari?
    Apakah ini ujian yang engkau beri?

    Honey,,,,kau bilang tak ingin pertanyaanku terkesan menginterogasi...
    Tapi mengapa kau seakan selalu menghindari...
    Kau sibuk dan sibuk dengan diri sendiri...
    Kau abaikan rasaku yang berusaha menyayangi....
    Honey apakah ini caramu menguji nyali...?
    Apakah ini rintangan yang harus aku lalui?
    Honey,,,please honey aku tak kuat begini....
    Jangan bikin diriku frustasi....
    Honey,,,aku rindu kamu dan ingin kau berlari ke arahku dan kita saling melengkapi..
    Honey,,kabarmu slalu kunanti,,,,kuharap kau pahami....

     

    SELAMAT JALAN ANGELINE

     

    Cantik wajahmu tak membuat hatinya menyayangimu...
    Elok budimu tak membuat dia mencurahkan cintanya padamu...
    Angeline,,,sungguh malang nasibmu....
    Darahku mendidih membaca kisah tentang kematianmu....

    Tak ada lagi gadis kecil yang memberi makan ayam dikandang itu,,,
    Tak ada lagi gadis kecil cantik yang selalu berwajah sendu disekolah itu...
    Malang nian nasibmu sayang,,,pergi dengan kisah yang teramat pilu....

    Selamat jalan angeline sayang,,,syurga tlah menunggumu....
    Disana tangan tuhan tlah menyambutmu,,,,
    Bahagialah engkau disisinya bersama para ratu-ratu syurga yang akan menjagamu....
    Selamat jalan angeline sayang,,,,aku akan berdoa untukmu...

     

    KUSEBUT NAMANYA DALAM DOAKU

     

    Tuhan,,,,jadikanlah diriku wanita yang senantiasa sabar dalam menjalani hidup dan kehidupan...
    Berikanlah aku kemudahan serta keringanan langkah dalam menggapai impian..
    Rahmatilah diriku,bimbinglah aku dalam menapaki jalan-jalan terjal penuh hambatan...
    Jadikanlah aku wanita yang tangguh dan penuh keimanan....

    Tuhan,,,,aku menginginkan dia yang menemaniku dalam kesendirian...
    Aku ingin ada disisinya dalam suka dan duka kehidupan...
    Kusebut namanya dalam doaku sebagai tanda sayangku semoga engkau berkenan...
    Tuhan aku inginkan takdirku dengannya kau tuliskan...
    Arahkan kami berada dijalanmu tuhan...
    Aku dan dirinya ingin bersatu dan saling melengkapkan.

    Tuhan aku percaya akan jalan dan takdir yang kau kehendakkan...
    Aku berharap dalam doaku engkau ulurkan tanganmu dan mengabulkan....

    Kutitip dirinya padamu dan tolong engkau jaga dan kau arahkan...
    Aku hanya wanita biasa yang lemah tanpa kekuatan...
    Hanya doa dan harapan yang menjadi sumber kekuatan....
    Kusebut namanya dalam doaku kepadamu tuhan.....
    Semoga dirinya senantiasa menjadi garam dan terangnya kehidupan.....

     

    PEKANBARU

     

    Dikota ini berjuta kenangan terbayang dipelupuk mata...
    Kenangan suka juga kenangan duka bersama keluarga...
    Namun kutinggalkan kota itu dengan perasaan terluka...
    Tapi,,,biarlah cukup aku yang dapat membaca dan mengejanya alinea demi alinea ceritanya....

    Ketika kuinjakkan kakiku lagi dikota ini,hatiku kembali menoreh luka..
    Namun kusimpan semua karna ku disini menguntai asa bukan membuka luka...
    Tuhan semoga kota ini pesonanya tak memudar karna cerita lama...
    Kuinjakkan kakiku dengan langkah penuh lara tapi insan disana mengatakan aku garuda
    Aku garuda tangguh yang harus melawan bara yang menyala...
    Akan kusiram bara itu dengan segenap keikhlasan jiwa....
    Pekanbaru hanya kota tempat dimana luka itu mengaga dan dia tak salah apa-apa..
    Hanya insan durhaka itu yang mencoretnya dengan cerita nestapa tak bernorma..
    Aku harus kuat melangkahkan kaki dengan ceria...
    Karena cinta yang lain mengatakan akulah sang garuda perkasa
    Aku harus mampu membuktikan aku setangguh garuda yang kokoh berdiri dengan segala macam problema....
    Aku kembali di sini hai,,,kota pekanbaru lihat aku masih tersenyum kepadamu dengan semangat baru yang menyala....

    (Catatan hati sang garuda,,,,meskipn engkau tak mengatakan pdku,,,namun ku merasakan langkah kakimu dikota itu,,,semangat honey,,,,tutup crita lama itu rapat2)

     

    LINDUNGI DIA TUHAN

     

    Tuhan,,,,jika malam ini kau kabulkan setiap doa umatmu tanpa kecuali,aku hanya memohon tolong jaga dia untukku...
    Aku ingin besok diperjalanannya selamat hingga tempat yang di tuju...
    Pekerjaannya tak terhalang segala sesuatu....
    Tuhan aku mohon kau kabulkan permintaanku....

    Lindungi dia tuhan dari hal buruk yang hendak mengganggu...
    Jauhkan dia dari orang-orang yang kebaikannya palsu..
    Lindungi dia tuhan dari cuaca yang tak menentu...
    Aku bermohon kepadamu dengan segenap napasku....

     

    AKU MENCINTAIMU

     

    Keheningan malam ini menjadi temanku menggoreskan catatan dihati...
    Kau yang begitu melekat didalam sanubari...
    Kau yang selalu mengisi kekosonganku setiap hari...
    Kini kutuliskan cerita tentangmu dibuku diary yang kusimpan dilaci....

    Cintamu yang datang disaat hatiku perih terdzolimi..
    Sayangmu yang datang disaat kehampaan menerpa diri..
    Entahlah,,,aku berharap ini bukan mimpi atau ilusi...
    Aku berharap kau akan terus ada disisi
    Meskipun untuk semuanya tak akan mudah jika tak dilandasi perjuangan diri....

    Aku mencintaimu,,,itulah yang kutuliskan kini..
    Aku ingin kisah cinta kita selalu terpatri di sanubari..
    Aku ingin menjadikan pertemuan kita sebagai memori...
    Aku mencintaimu kata ini datang dari hati...
    Aku ingin memiliki senyummu yang memancarkan energi...
    Aku ingin memeluk tubuhmu dan tak akan ku lepas hingga pagi..
    Aku mencintaimu,,,semoga kau membaca catatan sepenggal hati ini..

     

    CERITAKU

    Sore ini teramat mendung,mungkin akan turunnya hujan...
    Tapi hati dan pikiranku mulai kembali berjalan menyusuri tepian...
    Senyumku mulai datang seiring waktu berjalan...
    Bukan karnamu,karnanya atau karna siapapun...
    Tapi karena semangatku sendiri yang sengaja kupupuk perlahan-lahan...

    Cerita hidupku memang tak menarik bagi sebagian insan...
    Dan memang akupun tak butuh dipublikasikan...
    Karna cerita kita,,,baik suka dan duka harusnya kita curhatkan hanya pada tuhan...
    Cerita kita yang sedih,bahagia atau gelisah cukup antara kita dengan tuhan...
    Tuhan bisa kita percaya dan pasti akan memberi jalan...
    Tapi manusia???,,,belum tentu ikut memikirkan,,,karna hati tak ada yang mampu mengukur di depan kita dia kasihan tapi di belakang kita bisa saja menertawakan...
    Hidup kita hanya kita yang tau dimana kita akan sandarkan...
    Hanya kita sendiri yang tau mana batas aturan-aturan dan pijakan...
    Cerita hidup kita selayaknya kita simpan dan memorikan...
    Bukan untuk konsumsi manusia kebanyakan...
    Sahabat memang sangat kita butuhkan sebagai teman mencurahkan...
    Tapi sahabat belum tentu mampu kita andalkan....
    Cerita hidup kita hanya antara kita dengan tuhan...
    Hanya doa-doa saja yang harus banyak kita panjatkan...
    Aku yakin senyum bahagia akan hadir dititian yang kujalankan...aamiin

     

    HAMPA

    Kini semangatku untuk hidup perlahan mundur..
    Apa yang ku impikan dan cita-citakan mulai nanar dan kabur..
    Cinta,sayang dan rindunya mulai luntur...
    Apa yang ku bayangkan perlahan mulai hancur lebur...

    Aku masih mampu untuk mengucap syukur...
    Mungkin memang nasibku yang tak mujur...
    Tapi semangat hidup tak seharusnya mundur...
    Karena kuasa tuhan masih luhur...
    Hampa memang hidup tanpa bersyukur...
    Karena hidup hakekatnya maju dan mundur
    Jika hidup kita hancur tak selamanya menjadi hancur..
    Jika hidup kita mundur tak selamanya terus mundur...
    Kita harus memperjuangkan sesuai jalur
    Hampa hidup karena tak berharta bukan menjadi tolak ukur...
    Hati yang ikhlas menjadikan hidup lebih makmur...
    Hidup harus dijalani dengan rasa syukur..
    Itu adalah kunci hidup makmur dan luhur

     

    Rambutku rontok

    Kusisir dengan jari rambutku tetap rontok...
    Hatiku merasa gondok...
    Tapi malu di ketawain kodok...
    Ku sengaja membuat puisii yang agak lucu agar gundah hatiku tak mencolok...

    Rambutku kian hari kian rontok...
    Tapi aku masih bersyukur jika aku masih bernapas sampai besok...
    Aku menatap wajahmu yang mencolok..
    Ku lihat senyummu seperti mengolok...
    Tapi aku tak gondok,karena mungkin kau berselorok...

    Rambut yang rontok kusembunyikan di bawah kursi jok...
    Bukan karena aku manusia jorok..
    Aku hanya tak ingin sakitku terlalu mencolok...
    Aku tak ingin orang hiba dan melongok.
    Aku ingin ceria hingga napasku mogok....
    Aku ingin tetap senyum meski jasadku teronggok...
    Aku tak ingin ditertawakan sang kodok..
    Aku juga tak rela diperolok...
    Karena aku tak ingin terperosok di saat kesehatanku bobrok...
    Aku ingin tetap ceria dan bertepok-tepok.
    Meskipun nanti rambutku kian rontok bergepok-gepok...

     

    BERHARAP INI MIMPI

    Ku tatap jendela sunyi seorang diri.....
    Ku reguk ramuan sepi ini dalam keheningan pagi...
    Masih adakah sinar ceria menyapa diri?....
    Entahlah,,,aku tak sanggup berfantasi lagi...

    Bulir-bulir air mata menetes dikedua pipi...
    Sakit yang kuderita kian menggerogoti hati..
    Aku tak memiliki ramuan pencegah agar ku menunda mati...
    Aku hanya memiliki sebait doa yang kukirim kepada ilahi rabbi...
    Ya,,,aku berharap ini sebuah mimpi....

    Aku di sini masih berselimutkan sepi..
    Terhalang dinding kegelapan dan jeruji besi...
    Aku ingin menggapai asa yang selama ini kurenda lewat ilusi.
    Akankah ini semua akan terjadi nanti?
    Berjuta tanya didalam hati kerap menghampiri..
    Namun lagi-lagi aku tak memiliki jawaban yang pasti...

    Aku menderita sakit yang mungkin tak akan terobati..
    Mungkin raga ini sebentar lagi akan memisahkan diri dari duniawi...
    Aku masih berharap ini hanyalah mimpi...
    Namun surat itu masih belum berubah hingga kini...
    Meskipun aku membacanya berkali-kali..semua tulisan itu tak jua pergi...
    Ah...mungkin sudah suratannya harus begini....
    Aku merenda sepi dari sakit yang tak akan terobati....

     

    MENDERITA KARENAMU

    Aku masih ada disudut ruang hampa udara...
    Napasku sesak tak terhingga...
    Namun kuberusaha tetap hidup sekuat tenaga...
    Kulawan penghalang demi dapatkan cinta...

    Waktu kian merambat tak terasa....
    Episode-episode cinta berhasil kita renda...
    Hingga tertata rapi menjadi sebuah cerita....
    Aku mendekap bayanganmu dengan bahagia...
    Namun perlahan-lahan bayanganmu sirna....
    Disitulah aku menderita karenamu dan meneteskan airmata...

    Sayang,masih adakah asa dihatimu saat puisiku ini kau baca?...
    Masih adakah impianmu untuk kita berdua?.
    Atau semua sudah benar-benar binasa..

    Sayang,aku menderita karenamu itu hal biasa....
    Itu bukti pengorbanan diriku atas menggapai cinta...
    Tapi tanyakan pada hatimu saat ini jua....
    Adilkah aku mendapatkan ini semua???

    Sayang,,,,tak adakah sinar cintamu lagi untuk wanita seperti saya?
    Apakah lambat laun engkau sadar aku tak pantas dijadikan ratu istana...
    Atau mungkinkah singgasana itu tlah direbut permaisuri yang lebih mulia?
    Aku menderita karenamu tapi aku akan tetap ceria...
    Akan kususuri jalan ini hingga aku tak kuat lagi dan menyerah tak berdaya..
    Semua itu akan berhenti dan berakhir hingga saat ku tutup usia...

     

    KESUNYIAN

    Aku meluangkan waktu setiap saat hanya untuk merindukanmu...
    Namun,engkau meluangkan sedikit waktu untuk menyapaku...

    Aku menghabiskan setiap waktu untuk memikirkanmu...
    Tapi,engkau menghabiskan hari untuk kesibukanmu...

    Aku meluangkan waktu setiap hari untuk memperhatikanmu...
    Namun,kau hanya meluangkan sekian detik untuk katakan kau cinta dan rindukan aku..
    Apakah semua ini adil untuk diriku????....

    Cinta ini hambar bagiku,,,entah bagimu...
    Apakah aku harus menarik diri darimu?...
    Dan haruskah aku kembali dalam kesendirian seperti dulu...
    Merenda hari-hari dalam kesunyian di setiap lorong waktu...
    Mengizinkan kesunyian menyapa kalbuku...
    Dan membiarkan kesunyian bernapas di tubuhku....

     

    Peluh Perjuangan

    Pak polisi, tubuhmu tinggi besar
    bahumu kekar dan telihat sangar

    Namun, di balik semua itu
    kau tetap kembangkan senyum yang segar

    Pagi, siang dan malam
    kau berdiri di jalan raya siap menindak yang melanggar
    Tak jarang pengendara yang melanggar lari ketakutan
    tapi kau berusaha mengejar
    Pengabdianmu sungguh teramat besar

    Baca selengkapnya...

     

    Kupu-Kupu Desa Kasingoli

    Tariannya meliuk-liuk bagai tak terjadi apa-apa
    Tetap terbang dengan damai di udara
    Tetap memancarkan kesejukan dan keindahan di pandangan mata
    Meskipun sang kupu-kupu menyimpan banyak cerita dan prahara

    Baca selengkapnya...

     

    Youth

    Youth

    By: Sukarno

     

    Do you really understand?

    That youths are great potentials

    Do you really remember?

    That youths are very essentials

    Everything they do

    They do it for the nation

    Learn from world history

    Youth

    Please study and work hard

     
    Artikel Lainnya...

    PK Diajukan Tiga Kali Di Kasus Yang Sama, MA Tabrak Aturan?
    Rabu, 23 Januari 2019

      Foto: (ki-ka) Danny Siagian, Manahan Sihombing, Mangalaban Silaban, Sugiono KOPI, JAKARTA - Menurut pasal 66 ayat 1 UU No. 14 Tahun 1985 menyebutkan, permohonan Peninjauan Kembali (PK), diajukan hanya satu kali. Namun kenapa dalam kasus tanah Grant Sultan Deli, Medan milik ahli waris Datuk Muhamad Cheer (Dt. M. Cheer) di Mahkamah Agung (MA) bisa hingga 3 (tiga) kali? “Kenapa PK bisa sampai 3 (tiga) kali untuk kasus yang sama di... Baca selengkapnya...

    Luhut ke Riau : Kesibukan Presiden Jokowi, Saya Mewakili Membagikan Sertifikat Prona ke Masyarakat
    Kamis, 17 Januari 2019

    KOPI, Jakarta- Kunjungan kerja (Kunker) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan ke Propinsi Riau, (Rabu 16 Januari 2019) dalam rangka tugas negara. Agendanya yaitu Kunjunga kerja ke Kawasan Industri Tenayan (KIT) kota Pekanbaru serta mewakili Presiden Joko Widodo membagikan 1500 sertifikat tanah Prona Gratis kepada masyarakat . Ribuan orang masyarakat Riau memadati Gelanggang Olahraga Remaja... Baca selengkapnya...

    IKUTILAH..!! Kappija-21 Selenggarakan Essay Contess 2018-2019
    Kamis, 10 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang Abad 21 (Kappija-21) sedang menyelenggarakan lomba menulis atau Essay Contess 2018-2019. Kegiatan ini ditaja dalam rangka memeriahkan 60 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Jepang tahun 2018 yang baru saja berlalu.   Tujuan utama lomba menulis terkait Indonesia dan Jepang tersebut adalah untuk menumbuhkan minat baca, minat mengetahui, dan minat menambah... Baca selengkapnya...

    LL Dikti Wilayah III Sebut PDPT Universitas Mpu Tantular Bagus di Acara Wisuda
    Senin, 31 Desember 2018

    Foto: Senat Universitas Mpu Tantular dalam acara pelantikan wisudawan-wisudawati KOPI, JAKARTA Di acara Wisuda Universitas Mpu Tantular (UMT) Tahun Akademik (TA) 2018/2019, yang dilangsungkan di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pejabat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah III (dulu Kopertis-red) sebut laporan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) UMT, sudah beres dan bagus. “Yang kami ketahui, bahwa laporan PDPT... Baca selengkapnya...

    Adakah Kejahatan Hukum Ketua MA di Kasus Tanah Grant Sultan?
    Senin, 24 Desember 2018

    Foto: Saat persidangan pihak Ahli Waris menuntut PT Taman Malibu Indah di PN Medan KOPI,JAKARTA Mahkamah Agung Republik Indonesia adalah Pengadilan Negara Tertinggi dalam tingkat kasasi, dari seluruh putusan pengadilan sebelumnya, yang secara otomatis menjadi pamungkas dari segala putusan hukum di Negara ini. Sementara hukum yang katanya menjadi panglima untuk menyelesaikan permasalahan hukum, menjadi koridor yang digunakan untuk... Baca selengkapnya...

    Pengamat : Usai Prabowo Pidato Sibuk Timsesnya Klarifikasi, Tentang Indonesia akan Punah
    Jumat, 21 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan “ Salut saya kepada ketua umum (Ketum) Partai Gerindra juga Calon Presiden (Capres) tersebut. Berpidato tanpa teks, saking bersemangatnya berpidato Pancasila sila ke empat tak hapal . Isi pidato selalu merendahkan martabat anak negeri. Seperti Ojol (Ojek Online), Wajah Boyolali. Kelamaan Prabowo berpidato ini akibatnya isi pidatonya yang menghebohkan, Capres ini mengatakan... Baca selengkapnya...

    Kamu Wajib Tahu! Ini 5 Tips Aman Menggunakan PayLater Traveloka
    Rabu, 19 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Apakah kamu salah satu pengguna PayLater? Fasilitas Traveloka PayLater tengah populer dan disukai banyak orang. PayLater sangat membantu ketika kamu hendak melakukan perjalanan mendadak namun tabungan belum mencukupi untuk membiayai perjalanan tersebut. Dengan aplikasi kredit tanpa kartu kredit Traveloka PayLater, kamu bisa mencicil biaya perjalanan mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan dengan bunga cicilan yang cukup ringan. Namun... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALDi Perkantoran Negara Yordania, Bendera .....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Yordania – Dilansir dari Koran Haaretz, Sabtu (5 Januari 2019) Perkantoran di negara Yordania jadikan Bendera Israel sebagai keset dan ditemp [ ... ]



    NASIONALLembaga Pendidikan Sukarno Pressindo Tel.....
    25/12/2018 | Sukarno

    KOPI - LPSP resmi menyandang nama panjang Perkumpulan Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP) setelah mendapatkan SK Menteri Hukum dan Hak Asasi M [ ... ]



    DAERAHKunjungan Dankodiklat Di Kebumen Murni S.....
    19/03/2019 | ev
    article thumbnail

    KOPI, KEBUMEN- Kunjungan Komandan Kodiklad TNI AD Letnan Jenderal TNI Anto Mukti Putranto meninjau latihan menembak senjata Armed roket Astros [ ... ]



    PENDIDIKANDua Siswa PPWI-Gambatte Septian serta .....
    27/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) bekerjasama dengan International Manpower Development of Japan (IM Japan) s [ ... ]



    EKONOMIRefleksi Awal tahun 2019 Bea Cukai Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Memasuki awal tahun 2019 maka Bea Cukai Aceh memandang perlu memaparkan hal-hal yang terjadi belakangan ini. Dalam acara Bincang San [ ... ]



    HANKAMMenjelang Pemilu Serentak April 2019 , P.....
    27/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Sugeng Triwardono mengatakan “ Hiruk pikuk Pemilu serentak pada 17 April 2019 memilih Anggota DPR Pusat/RI, DPR [ ... ]



    OLAHRAGAIPSI Banda Aceh Target 4 Mendali Emas.....
    09/11/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta,Banyak olahraga yang digemari oleh setiap orang. Salah satunya adalah cabang olahraga pencak silat. Wadah yang menaunggi pencak silat [ ... ]



    PARIWISATALake Toba Chinese new year 2019 di Parap.....
    02/02/2019 | Feri Ndraha

    *Press Release* *Lake Toba Chinese New Year Splendor 2019* Parapat, 6-9 Februari 2019 Tahun baru Imlek merupakan perayaan penting untuk orang [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALAksi Gerombolan Rampok Bersenjata Api Me.....
    23/03/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Telukkuantan – Bagaimana nih komandaaan, kemana Tim Patroli komandaaaaaaaaaan. Siang bolong rampok bersenjata api merajalela di wilayah Polres [ ... ]



    POLITIKCaleg DPR RI Idris Laena : Taja Nonton B.....
    19/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Idris Laena Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Propinsi Riau untuk Pasangan Calon Presiden (Capres)  dan calon wakil Presiden  (Cawap [ ... ]



    OPINIRamalan Satria Pinitil : Pilpres Indones.....
    08/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia hampir sama/mirip dengan Pilpres negara Amerika Serikat. Orang menjawarakan mengembor-gembo [ ... ]



    PROFILKompol Arvin Haryadi Jabat Kapolsek Si.....
    25/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu - Pisah sambut Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Haryadi, S.ik, SH bertempat di Mapolsek Siak Hulu, keca [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAPlt Bupati Kampar Catur Sugeng Hadiri Pe.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Sei Kijang Tapung Hilir - Rasa senang dan bahagia berada di tengah orang tua kami, Ninik mamak dan para pemangku adat yang ada di Kenagarian Tap [ ... ]



    ROHANITerlantarkan Jemaah, Kemenag Cabut Izin.....
    05/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Arabsaudi - Pemerintah melalui Kementerian Agama, langsung merespons cepat keluhan dua puluh lima orang jamaah umroh yang ditelantarkan Penyel [ ... ]



    RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
    05/01/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIWaspada !.. Modus Penipuan Wajah Palsu, .....
    28/11/2018 | Didi Rinaldo

      KOPI, Pekanbaru - Beraneka macam modus penipuan muncul era digitalisasi ini. Sasaran utama adalah oknum orang yang  melek/tak bisa memakai inter [ ... ]



    SERBA-SERBIRenungan 14 Tahun Tsunami Aceh.....
    16/01/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Tidak terasa sekarang telah memasuki waktu 14 tahun terjadinya gempa bumi dan tsunami Aceh. Peristiwa hebat itu terjadi pada 26 Desember [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.