Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    Zakat di Era Digital

    KOPI - Saat ini kita berada di era digital. Teknologi digital yang dikenal sekarang ini telah nenyuguhkan berbagia keunggulan dari teknologi yang ada sebelumnya. Penggunaan teknologi digital telah meningkatkan efisiensi yang begitu tinggi, penghematan waktu dan berbagia kemudahan dan keunggulan lainnya. Singkat kata, penggunaan teknologi digital yang berkembang saat ini telah memberikan ruang pengaruh yang begitu besar bagi ummat manusia.

    Kemajuan teknologi digital inilah yang coba dimanfaatkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di dalam mewujudkan Kurun Kebangkitan Zakat 2016-2020 ini. Sebagai pondasi dimulainya penerapan teknologi digital dalam pengelolaan zakat nasional, maka pada tanggal 5 November 2016 BAZNAS telah melakukan launching entri data nasional. Seiring dengan dengan perkembangan teknologi informasi, maka pengelolaan zakat secara digital diharapkan mampu meningkatkan trust publik dan memberikan kemudahan bagi muzaki untuk menunaikan zakat melalui Organisasi Pengelola Zakat yang dimandatkan negara yakni: BAZNAS, BAZNAS provinsi, BAZNAS kab/kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ).

    Sebagai lembaga pemerintah non stuktural yang mandiri, BAZNAS telah mencanangkan bahwa periode 2016-2020 ini menjadi Kurun Kebangkitan Zakat. Untuk mewujudkan kebangkitan zakat ini, maka BAZNAS saat ini memanfaakan momentum era digital untuk meningkatkan kinerja organisasinya. Hal ini sejalan dengan amanah dari Undang-Undang No.23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat yang memberikan mandat kepada Badan Amil Zakat Nasional untuk melakukan pengelolaan zakat nasional untuk mencapai dua tujuan pengelolaan zakat. Pertama, meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat. Kedua, meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.

    Sebagai langkah awal, maka BAZNAS telah menyusun dokumen Rencana Strategis Pengelolaan Zakat Nasional 2016-2020 (BAZNAS, 2016) untuk mengawal proses Kurun Kebangkitan Zakat ini. Terdapat ada 6 (enam) aspek yang menjadi perhatian BAZNAS untuk mewujudkan Kurun Kebangkitan Zakat nasional. Pertama, aspek legalitas. Aspek legalitas mencakup sudah terbitnya Surat Keputusan pembentukan lembaga dan Surat Keputusan unsur pimpinan BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota. Secara keseluruhan menunjukkan bahwa unsur Pimpinan BAZNAS yang sudah menyesuaikan dengan Undang-Undang No.23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat ada 33 provinsi dan 397 kab/kota. Diharapakn provinsi, kab/kota yang belum menyesuaikan untuk segera menyelesaikan.

    Kedua, aspek akuntabilitas dan kesesuaian syariah. Untuk BAZNAS, BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota aspek ini mencakup laporan dan pertanggungjawaban secara berkala, pengesahan RKAT setiap tahun, audit atas laporan keuangan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) dan audit syariah. Sedangkan untuk LAZ mencakup laporan dan pertanggungjawaban secara berkala, audit atas laporan keuangan oleh KAP dan audit syariah. Untuk memberikan jaminan agar pengelolaan zakat nasional dapat berjalan sesuai dengan syariah Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka diperlukan pembinaan dan pengawasan yang berkesinambungan baik terhadap keuangan, program dan kesesuaian terhadap syariah.

    Ketiga, aspek IT dan sistem. BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota menerapkan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SiMBA) dengan baik dan LAZ terintegrasi baik dengan SiMBA, sehingga laporan kepada Presiden dan pemangku kepentingan perzakatan nasional dapat disampaikan secara berkala dan tepat waktu. Kehadiran SiMBA dirancang untuk keperluan pembuatan laporan, penyimpanan data dan informasi yang dimiliki oleh BAZNAS sebagai lembaga yang diamanati menjadi koordinator pengelolaan zakat secara nasional. Dengan berbasiskan web, SiMBA menjadi aplikasi yang tersentralisasi sehingga dapat digunakan oleh BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ tanpa harus melewati proses instalasi yang rumit.

    Keempat, aspek penyaluran. Berdasarkan Zakat Core Principle dimana untuk menilai kinerja penyaluran zakat dilihat dari rasio pendistribusian terhadap pengumpulan zakat. Semakin tinggi rasio penyaluran terhadap pengumpulan zakat, maka semakin efektif pengelolaan zakat. Disamping itu, dalam penyaluran zakat diutamakan untuk mengentaskan orang miskin dari batas garis kemiskinan berdasarkan data dan standar Badan Pusat Statistik (BPS).

    Kelima, aspek pengumpulan. Dalam rangka mengoptimalkan pengumpulan zakat secara nasional, maka BAZNAS, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ perlu melakukan edukasi terhadap muzaki dalam bentuk Kampanye zakat nasional yang dilakukan berkelanjutan. Hal ini penting agar muzaki memahami bahwa zakat adalah ibadah yang memiliki posisi yang sangat strategis baik dari aspek keagamaan, sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, BAZNAS mesti mampu memberikan kenyamanan dan jaminan bahwa zakat yang telah ditunaikan melalui BAZNAS itu sampai kepada mustahik. Kenyamanan ini diharapakan akan melahirkan kepercayaan yang berkelanjutan dari muzaki kepada BAZNAS.

    Keenam, aspek pengembangan amil. Untuk meningkatkan dan menstandarkan kapasitas dan kompetensi amil secara nasional, maka perlu dilakukan pelatihan dan pembinaan yang sesuai dan mengacu pada standar nasional. Pelatihan amil perlu dilakukan berbasis kompetensi yang sudah mendapatkan pengakuan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hal ini bertujuan agar amil yang sudah mendapakan pelatihan mampu mengikuti dan lulus uji kompetensi yang terkait dengan kebutuhan sebagai pengelola zakat nasional. Perkembangan menggembirakan pada tahun 2018 ini BAZNAS sudah mulai mengoperasiokan Lembaga Pendidkan dan Pelatihan (Lemdiklat) serta Lembaga Sertifikasi Profiesi (LSB). Diharapkan keberadaan kedua lembaga ini menjadi efektif dalam menjamin kompetensi Amil Zakat secara nasional.

    Dari enam aspek tersebut, di era digital saat ini, aspek teknologi informasi perlu terus mendapatkan perhatian besar. Pada satu sisi, untuk mewujudkan hal ini dibutuhkan investasi yang cukup besar untuk memenuhi infrastruktur teknologi. Namun disisi lain, penggunaan teknologi sesuai akan meningkan efektifitas dan efisiensi pengelolaan zakat nasional. Apalagi, saat ini kelembagaan BAZNAS provinsi sudah terbentuk di tingkat Provinsi dan Kab/Kota. Tentu menjadi pekerjaan besar dalam pengelolaan zakat nasional untuk melakukan integrasi dan sinergi secara nasional. Penggunaan aplikasi teknologi informasi ini diharapkan juga akan meningkatkan kinerja pengelolaan zakat nasional.

    Keenam aspek inilah yang menjadi concern BAZNAS dalam kurun kebangkitan zakat 2016-2020 ini. Kita berharap secara organisasi, BAZNAS, BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) terus melakukan perbaikan agar kualitas kelembagaannya semakin kuat. Perbaikan organisasi secara menyeluruh dan berkesinambungan insya Allah akan menumbuhkan dan memperkuat trust publik untuk mengamanahkan zakatnya kepada BAZNAS, BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) sebagai Organisasi Pengelola Zakat yang diberikan mandat oleh negara. Dengan demikian, pengumpulan dana zakat diharapkan terus semakin meningkat dengan efektifitas penyaluran yang juga semakin tinggi.

    Dengan semakin meningkatnya pengumpulan zakat secara nasional, maka berbagai program strategis untuk mustahik dapat diwujudkan melalui ragam layanan, antara lain: program pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dll. Semoga zakat di era digital ini dapat memberikan kemudahan akses bagi muzaki untuk menunaikan kewajibannya membayar zakat. Tentu, teknologi digital ini juga akan memberikan kemudahan bagi amil baik dalam perencanaan, pendistribusian dan pendayagunaan maupun pelaporan pengelolaan zakat nasional. Penulis Efri S. Bahri, Amil BAZNAS dan Agggota PPWI.


    Artikel Lainnya:
    Artikel Lainnya:

     

    Berdirinya DMAB dan LABB, Upaya Perkuat Eksistensi Masyarakat Batak Kedepan
    Minggu, 16 Desember 2018

    Foto:Para Inisiator, Pengurus DMAB dan LABB bersama peserta KOPI, JAKARTA Terbentuknya Dewan Mangaraja Adat Batak (DMAB) dan Lembaga Adat Budaya Batak (LABB), dimaksudkan untuk membantu memperkuat posisi kebersamaan dan eksistensi Bangso (masyarakat) Batak dimasa mendatang. Keinginan luhur ini menjadi sebuah harapan yang jauh ke depan, akibat makin banyaknya problem yang terjadi di masyarakat Batak khususnya, dipandang dari berbagai aspek... Baca selengkapnya...

    Perintah Ketum Golkar Airlangga Hartarto: Kader Dukung Menangkan Capres JKW- Maruf Amin
    Minggu, 16 Desember 2018

    KOPI, Pekanbaru   Airlangga Hartarto datang  beserta rombongannya sekitar jam 8 malam, mengenakan kemeja kuning lengan panjang disambut oleh ketua DPRD Propinsi Riau Hj. Septina Primawati Rusli.  Seribuan orang kader, simpatisan, Caleg (Calon Legislatif)  pengurus propinsi/kabupaten/kota Partai Golkar hadir saat itu  bertempat di Hotel Pangeran mendengarkan arahan dari ketumnya.   Dalam arahan ketua umumnya, partai Golkar adalah pendukung... Baca selengkapnya...

    Joko Widodo dan Prabowo Sama-sama Keturunan Tionghoa
    Rabu, 12 Desember 2018

    KOPI, Jakarta – Fakta, Prabowo Subianto adalah Warga Keturunan Cina/Tionghoa dan Penganut Agama Kristen. Pertama yang perlu diketahui adalah Fakta ini tidak bermaksud mendiskreditkan agama atau suku dan ras tertentu yang ada di Indonesia. Saya (red.Didi) secara pribadi sebenarnya bangga karena masih banyak masyarakat muslim yang menjadikan Prabowo yang merupakan warga keturunan Tionghoa sebagai idola dan panutan mereka meskipun Ayah Prabowo... Baca selengkapnya...

    Dulu Prabowo Teriak Anti Aseng - Asing, Kini Malah Merapat
    Minggu, 09 Desember 2018

    KOPI, Jakarta - Kehadiran Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan pengusaha Tionghoa Indonesia di sebuah hotel di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/18) malam, mendapat sorotan dari Ketua Fraksi Hanura, Inas N Zubir. Inas menyebut Purnawirawan Jenderal bintang tiga itu semakin jinak terhadap asing dan aseng. "Ia juga kerap berteriak, 'Apa kalian mau dipimpin antek asing' atau 'Kekayaan negeri... Baca selengkapnya...

    Kunjungan Ketum Partai Nasdem ke Riau
    Minggu, 09 Desember 2018

    KOPI, Pekanbaru -  Ketua Umum (Ketum) Partai Nasional Demokrat nama bekennya Nasdem H. Surya Paloh melakukan kunjungan kerja  ke propinsi Riau, Sabtu ( 9 Desember 2018 )  .  Ribuan  kaderya  berasal dari dua belas kabupaten /kota se Riau hadir saat itu .   Surya Paloh  datang sekira jam 15: 30 WIB memakai baju stelan safari hitam, serta lansung memberikan hormat. Penyambutan kedatangan rombongan ketua umumnya oleh Iskandar Husein ketua... Baca selengkapnya...

    Pengamat : Perlukah BPJS Kesehatan Kita Bubarkan
    Jumat, 07 Desember 2018

    KOPI, Bogor – Pasal 34 (Undang-Undang Dasar) UUD 1945 menyebutkan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Kini negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan memberdayakan yang lemah dan tidak mampu sesuai martabat dan kemanusiaan serta negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.   Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso... Baca selengkapnya...

    Hari Disabilitas Internasional 2018
    Selasa, 04 Desember 2018

    KOPI-Jakarta, Setiap tahun diperingati hari Disabilitas Internasional. Kegiatan ini diperingati setiap tanggal 3 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang cacat. Pemerintah kali ini mengangkat tema "Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas," sedangkan PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa mengambil tema dengan "Memberdayakan penyandang... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALNetanyahu Suap Media, Beritakan yang Po.....
    05/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Israel – Hari Minggu (2/12), kepolisian Israel dan Otoritas Keamanan Israel menyatakan bahwa terdapat cukup bukti bahwa Netanyahu dan istrinya [ ... ]



    NASIONALPresiden Jokowi Kunker ke Aceh.....
    12/12/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI,Jakarta, Memasuki akhir tahun 2018 maka Presiden Indonesia Joko Widodo akan mengunjungi bumi Serambi Mekkah di Banda Aceh. Sesuai jadwal yan [ ... ]



    DAERAHTahun 2018, KIP Riau Menyelesaikan 62 S.....
    05/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Riau Zufra Irwan menyebutkan. Pihaknya telah menyelesaikan sebanyak 62 sengketa infor [ ... ]



    PENDIDIKANProtes Pemilihan Rektor, Mahasiswa UMRI .....
    14/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Ratusan mahasiswa –mahasiswi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melakukan aksi demontrasi , Senen (11-12-2018) di gedung rekto [ ... ]



    EKONOMITingkatkan Layanan BNI Syariah Banda Ace.....
    17/12/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Bila Anda berjalan di kawasan simpang lima Banda Aceh maka akan terlihat sebuah gedung baru milik Bank BNI Syariah. Beberapa hari ya [ ... ]



    OLAHRAGAIPSI Banda Aceh Target 4 Mendali Emas.....
    09/11/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta,Banyak olahraga yang digemari oleh setiap orang. Salah satunya adalah cabang olahraga pencak silat. Wadah yang menaunggi pencak silat [ ... ]



    PARIWISATAKunjungan Turis Mancanegara ke Riau .....
    04/09/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Sulung mengatakan “ Program promosi Pariwisata dan event lainnya yang diadakan oleh D [ ... ]



    HUKUM & KRIMINALOmbudsman RI Anugerahkan Predikat Kepatu.....
    12/12/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Pemerintah Aceh bersama Kabupaten Aceh Besar, Aceh Barat, Abdya, Bener Meriah, dan Kota Langsa mendapat penghargaan kepatuhan pemenuhan  [ ... ]



    POLITIKBappilu Partai Golkar Riau : Tandem Sak.....
    15/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Badan Pemenangan Pemilu  (Bappilu) Partai Golkar Propinsi Riau, pemilihan umum  serentak , pada 17 April 2019 nanti akan menggand [ ... ]



    OPINIPromosi Jabatan Cepat Para Pati TNI,.....
    03/12/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat Kerjanya, Kangmas Sutisyoso menyatakan “ Ingin jabatan strategis setingkat (Panglima, Kapolri, Kasad, Kasal, Ksau ,dll) p [ ... ]



    PROFILKompol Arvin Haryadi Jabat Kapolsek Si.....
    25/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Siak Hulu - Pisah sambut Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Haryadi, S.ik, SH bertempat di Mapolsek Siak Hulu, keca [ ... ]



    ROHANIKanwil Kemenag Riau H. Ahmad Supardi Mut.....
    10/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hari, Jumat (05/10) melantik M Nur kholis Setiawan sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Agama [ ... ]



    RESENSIHeboh Buku Fire and Furry Ungkap “ D.....
    05/01/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Washington DC- Heboh buku Fire and Fury ungkap “Dapur Gedung Putih” Menjelang Pemilu Pilres Amerika Serikat . Dilansir dari The Guardian, R [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot ecak, Istri Malah Kena Genj.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIWaspada !.. Modus Penipuan Wajah Palsu, .....
    28/11/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru - Beraneka macam modus penipuan muncul era digitalisasi ini. Sasaran utama adalah oknum orang yang  melek/tak bisa memakai internet y [ ... ]



    SERBA-SERBIJumpa Media Akhir Tahun 2018 di Kyriad M.....
    17/12/2018 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Memasuki minggu-minggu terakhir di bulan Desember 2018 maka Kyriad Muraya Hotel Aceh mengundang sejumlah media yang ada di seputaran kot [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.