Iklan

29 August 2008|6:20:04AM

English Arabic Chinese (Simplified) Dutch German Japanese Indonesian Thai
LOGIN & KIRIM WARTA

          Login reminder Forgot login? | Register Register
Belum punya akun? Klik Register

Lupa password? Klik Forgot Login?
PEWARTA ONLINE
None

GELORA SEPEDAJatuh Bangun Nadine Go wes Bersepeda den.....
20/06/2017 | Didi Rinaldo

KOPI, Jakarta – Aktris Nadine Chandrawinata menyukai olahraga seperti  Renang, Menyelam, Senam serta olahraga baru yang kini Ia geluti yakni bersepeda. Ditemui di acara Polygon Follow Your Own P [ ... ]



    POLLING WARGA
    Menurut Anda, program apa yang seharusnya menjadi prioritas PPWI saat ini?
     

    SERBA-SERBI

    Sepeda Motor Terjun Bebas dari Jembatan Pango

    KOPI-Jakarta, Hati-hati bila Anda melintasi kawasan jembatan Pango. Apalagi yang melintas dari arah simpang BPKP melewati jembatan Pango.

    Seharusnya Anda berbelok kekiri, jangan jalan langsung. Jembatan Pango masih belum selesai alias puntung di tengah jalan.

    Minggu, 19 Mei 2019, dua orang remaja masing-masing IG (18) asal Bireun dan AM (17) asal Ulee kareng Banda Aceh, sekitar jam 20:30 WIB, terjun bebas dari atas Jembatan Pango ke jalanan Medan-Banda Aceh.

    Sang pengemudi IG (18) yang paling parah karena ada bagian tubuhnya yang patah serta terjadi pendarahan di hidung, sedangkan AM (17) hanya merasakan sakit di tubuh tetapi tidak ada luka yang parah.

    Keduanya langsung dibawa ke ruang gawat darurat Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh

    Anehnya bila kita perhatikan seharusnya AM (17) yang berasal dari Ulee kareng Banda Aceh itu tahu, Jembatan Pango belum selesai, sudah beberapa tahun terakhir jembatan Pango terlihat puntung.

    Menanggapi kejadian seperti ini maka Kepala Ombudsman RI Aceh Dr Taqwaddin mengatakan Pemerintah Aceh harus bertanggung jawab atas kelalaiannya sehingga mengakibatkan jatuhnya korban di ujung Jembatan "puntung" Pango-Tanjung perbatasan Banda Aceh-Aceh Besar pada Minggu malam (19/5/2019).

    "Akibat kelalaian Pemerintah Aceh dalam menyelesaikan proyek pembangunan sehingga mengakibatkan para pengendara sepeda motor dari luar daerah jatuh dari jembatan puntung tersebut dan mengalami luka parah. Sebetulnya, jika dibuatkan pembatas yang agak tinggi dan diberikan marka maka bisa mencegah pengendara untuk melewati jembatan tersebut. Marka pembatas ini tidak ada saat terjadinya kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut."

    Korban kecelakaan tersebut bisa menggugat Pemerintah Aceh untuk meminta pertanggungjawaban atas kelalaiannya karena tidak membuatkan marka pembatas yang layak. Dalam hal ini Pemerintah Aceh dinilai telah melakukan perbuatan melawan hukum dan harus bertanggung jawab mengobati dan mengganti segala kerugian yang dialami korban.

    Gugatan tersebut menurutnya perlu dilakukan untuk memberi pelajaran bagi pemerintah agar lebih proaktif mencegah terjadinya kecelakaan atau bencana.

    Untuk menghindari jatuh korban maka pada Senin (20/5/2019) siang, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, memasang 19 kerb besar atau pengaman dari beton yang mengarah ke bagian jembatan Pango yang puntung.

    Di lokasi kejadian sekarang sudah ada beton pembatas jembatan yang belum selesai agar masyarakat tidak langsung menerobos Jembatan Pango yang puntung alias belum selesai.

    Rachmad Yuliadi Nasir (WA 08887211300)

     

    Renungan 14 Tahun Tsunami Aceh

    KOPI-Jakarta, Tidak terasa sekarang telah memasuki waktu 14 tahun terjadinya gempa bumi dan tsunami Aceh. Peristiwa hebat itu terjadi pada 26 Desember 2004. Aceh luluh lantak diterjang bencana gempa bumi dan tsunami. Korban jiwa mencapai lebih dari angka 500.000 orang.

    Berita yang mengejutkan juga berasal dari gampong Kajhu dengan ditemukan 45 jenazah korban tsunami 14 tahun yang lalu. Penemuan ini terjadi saat pekerja sedang membuat lubang septic tank pada hari Selasa, 17 Desember 2018.

    Untuk puncak peringatan 14 tahun tsunami Aceh pada tanggal 26 Desember 2018 maka Disbudpar menyediakan kuah belanga dari 6 ekor sapi. Peringatan Tsunami ini dipusatkan di Masjid Tgk Mahraja Gurah Gampong Lam Geu Ue, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

    Agenda utama peringatan 14 tahun tsunami ini adalah zikir dan doa bersama yang dipimpin H Zamhuri Ramli SQ MA, santunan anak yatim dan tausiah.

    Ribuan orang memadati tempat acara zikir dan tausiah yang diisi oleh ustad terkenal dari Riau yaitu Ustad Abdul Somad (UAS). Terlihat juga tamu dari negara tetangga seperti dari Malaysia dan Jepang.

    Disini terlihat wajah-wajah ceria, para tamu dapat melihat langsung bagaimana masyarakat Aceh solid untuk selalu memperingati dan mengenang tsunami serta membangun semangat kebersamaan bagaimana menghadapi bencana.

    Thema peringatan tsunami tahun ke-14 ini adalah: "Hikmah kejadian tsunami dan semangat membangun Aceh lebih baik." Panitia juga menyediakan Photo both untuk setiap pengunjung acara peringatan 14 tahun tsunami Aceh.

    Diarea PLTD Apung juga diperingati 14 tahun tsunami Aceh oleh warga kota Banda Aceh begitu pula di kawasan kuburan massal Ulee Lheu serta kuburan massal Siron.

    Museum Tsunami ramai juga orang berkunjung melihat sisa-sisa tsunami baik melalui film, gambar, monumen dan peninggalan lainnya.

    Pada malam harinya juga dilakukan acara refleksi 14 tahun tsunami Aceh oleh salah satu TV Swasta dari panggung utama museum tsunami Banda Aceh. Rachmad Yuliadi Nasir (WA:08887211300)

     

    Beny Tanjung Lantik Ketua Peguruus Anak Ranting PP Sekecamatan Marpoyan Damai

    KOPI, Pekanbaru- Pelantikan lima ketua pimpinan Ranting Pemuda Pancasila (PP) se kecamatan Marpoyan Damai masa bakti 2019-2021 . Pelantikan bertempat …
     

    Kasus Pencemaran Nama Baik Wakil Bupati Mamberamo Tengah dan Presiden GIDI Berakhir Damai

    altBerfoto Bersama Pdt. Dorman Wandikbo,S.Th (kiri), Kapolda Papua, Irjen Pol Martunasi Sormin, (tengah) dan Wakil Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak,…
     

    Waduh!.. Oknum Polwan Ketipu Unggah Foto Tubuh Mulus ke Narapidana

    KOPI, Makassar - Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan “ Zaman semakin canggih, dulu Pria yang selingkuh, kini oknum wanita yang selingkuh. Berkemungkinan empat faktor yaitu Faktor biologis jarang mendapat belaian, belalai suami. Kedua tidak ada kecocokan lagi dalam berumahtangga, ketiga faktor ekonomi, ke empat . Sang oknum memang suka gonta-ganti pasangan selingkuh alias hiper seks “Cakap Kangmas Sutisyoso Pengamat, Penggemar  wanita muda cantik, seksi .

     

     

    Kasus polisi wanita (polwan) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang dipecat lantaran mengirim foto tidak senonoh kepada seorang narapidana, menguak fakta baru. Brigpol Dewi, sang polwan belakangan diketahui telah berselingkuh dengan dua oknum perwira polisi yang bertugas di jajaran Polda Sulsel.

    Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Polisi Hotman Sirait mengatakan, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan Propam, perselingkuhan tersebut telah dilakukan sejak tahun 2017 lalu. "Terbukti berselingkuh dengan lebih dari satu pria. Semuanya ada buktinya, mulai dari video porno, chatting porno, beberapa check in hotel di Makassar," kata Hotman, Jumat (4/1/2019).

    Perselingkuhan itu pun diakui Brigpol Dewi setelah diperlihatkan bukti-buktinya ke Propam. Bahkan suaminya sendiri yang menangkap basah berselingkuh di atas mobil. Laporan dan informasi dari suami Brigpol Dewi lanjut Hotman, terus dikembangkan penyidik Propam hingga terungkap semuanya.

    Hanya saja, Hotman enggan menyebutkan identitas dua perwira polisi yang berselingkuh dengan Dewi. “Ada bukti check-in kamar hotel yang diperoleh penyidik, berbeda waktu dan tempat," ujar Hotman.


    Kronologis Pertemuan dengan Perwira Polisi Gadungan

    Sumber dari internal kepolisian membeberkan awal perkenalan Brigpol Dewi dengan polisi gadungan yang belakangan diketahui merupakan narapidana kasus pembunuhan. Brigpol Dewi disebut mengenal pria tersebut melalui media sosial Facebook.

    “Brigpol Dewi tertipu dengan foto profil pria tersebut. Sang pria memasang foto profil seorang polisi yang tampan. Seiring berjalannya waktu keduanya makin akrab di obrolan percakapan media sosial,” kata sumber tersebut.



    Keduanya bahkan kerap berkomunikasi video call. Sang polisi gadungan itu selalu menyembunyikan wajahnya di tempat gelap agar tidak dilihat oleh Brigpol Dewi. Pria itu biasa meminta foto Dewi yang sedang berpose sensual. Padahal Dewi saat itu juga diketahui telah memiliki suami dan anak.

    "Dia pasang foto profilnya yang kompol yang gagah itu. Yang Cowok ini. Yang cewek ini tertipu," kata sumber tersebut kembali.

    Setelah itu sang pria memeras Brigpol Dewi dengan mengancam akan menyebarkan foto seksinya jika tak diberi uang. Namun Brigpol Dewi menolak. Kemudian pria itu memposting foto seksi Dewi ke dalam akun facebook miliknya.

    Kasus ini pun sampai ke Polrestabes Makassar. Petugas kemudian langsung terbang ke Lampung mencari tahu pria yang berpangkat Kompol itu.

    Saat berada di Lampung, petugas mendapati pria yang mengaku polisi itu ternyata berada di sebuah lembaga pemasyarakatan. Pria itu napi kasus pembunuhan yang menjalani hukuman 10 tahun penjara di Sumatera Utara.

    Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo pun membenarkan adanya polisi yang melanggar kode etik. Karena ditipu oleh pria, foto Dewi tersebar. Brigpol Dewi disidang dan melanggar kode etik yang mengarah ke tindakan asusila.

    "Itu hanya kode etik saja. Ya ada kegiatan yang dilakukan tidak layak jadi anggota lagi," kata Wahyu.

     

    Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

    Kini ribuan jumlah media online di Indonesia, Pewarta Indonesia.com merupakan Media online Standar Internasional (World Class) ketik di Google.com “ Operasional Fee” enter . Baca juga judul “Waspada!.. Modus penipuan wajah Palsu, Kw enter”.

    Media online Pewarta–Indonesia.com interkoneksi kejaringan sistim internet Internasional , website kami bisa dibaca antar benua.

     

    Kasus tindakan asusila Brigpol Dewi yang membawa nama besar institusi Polri ini pun menyita banyak perhatian publik.

    Berikut ini fakta-fakta seputar kasus dan sosok Brigpol Dewi yang dipecat karena tindakan asusila yakni ketahuan "Totil" alias selingkuh oleh suami.

    1. Personel Sabhara

    Brigpol Dewi sebagai aparat penegak hukum pernah menjadi personel Sabhara (Satuan Samapta Bhayangkara).

    Selama bergabung di dalam Sabhara, Dewi memiliki tugas melaksanakan fungsi kepolisian.

    Tugas preventif terhadap pelanggaran hukum atau gangguan Kamtibmas dengan kegiatan penjagaan, pengawalan dan patroli.

    Tetapi, kasus asusila telah membuat Dewi kehilangan pekerjaannya di kepolisian.

    2. Kirim Chat Porno dan Foto Tanpa Busana

    Brigpol Dewi dipecat karena melakukan tindakan asusila, berupa kiriman pesan porno dan foto tanpa busana kepada kekasihnya.

    Sebenarnya foto tanpa busana milik Dewi tersebut hanya untuk konsumsi pribadi kekasihnya.

    Apesnya, kekasih Dewi justru menyebarkan fotonya di media sosial hingga menjadi konsumsi publik.

    Akibatnya, kepolisian mengambil sikap tegas dengan memberhentikan Dewi secara tidak hormat karena mencoreng nama institusi Polri.

    "Yang bersangkutan ini tlah melakukan kegiatan-kegiatan yang berbau asusila, karena itu yang bersangkutan diproses sesuai dengan kode etik," kata Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo dikutip dari Tribun Timur.

    3. Diperdaya Selingkuhan Seorang Napi

    Kekasih Brigpol Dewi yang mendapat foto tanpa busananya pun bukan orang sembarang.

    Ia adalah seorang narapidana kasus pembunuhan.

    "DS ini tertipu ternyata pacaranya yang mengaku polisi itu adalah narapidana kasus pembunuhan dengan hukuman 10 tahun penjara dan saat ini masih mendekam di lapas," kata seorang sumber dikutip dari Banjarmasin Post.

    Brigpol Dewi telah tertipu oleh kekasihnya yang seorang napi, tapi mengaku berprofesi sebagai polisi berpangkat Kompol dan bertugas di Lampung.

    Dewi mengenal kekasihnya ini melalui Facebook lalu menjalin hubungan asmara sampai suatu ketika mengirim foto-foto tanpa busana tersebut.

    4. Sudah Bersuami

    Brigpol Dewi yang menjalin asmara dengan napi dan mengirim foto vulgarnya, ternyata bukan seorang gadis alias berstatus single.

    Mantan personel Sabhara ini diketahui sudah memiliki suami yang juga berprofesi sebagai seorang polisi.

    Bahkan suami Bripol Dewi juga bertugas di tempat yang sama, di Polrestabes Makassar dan mereka sudah memiliki seorang anak.

    Terkait kasus asusila ini belum diketahui lagi nasib pernikahan Dewi dengan suaminya yang seorang polisi.

    5. Tidak Pernah Bertemu Selingkuhan

    Seperti yang diketahui Brigpol Dewi mengenal selingkuhannya melalui media sosial Facebook.

    Awalnya ia mengira kekasihnya seorang polisi berpangkat tinggi hingga membuatnya terpikat dan mau menjalin hubungan.

    "Sebenarnya Grogpol DS ini korban juga karena dia ditipu. Awalnya dia kira laki-laki yang dipacari itu polisi juga, ternyata polisi gadungan," kata sumber Tribunnews.com.

    Karena selingkuhannya mengaku bertugas di Lampung, Dewi pun hanya menjalin hubungan 'dunia maya' tanpa pernah bertemu.

    Selama menjalin hubungan asmara melalui media sosial itu, Dewi kerap mengirim chat porno dan foto tanpa busana.

    Apesnya, Dewi justru dijebak kekasihnya yang seorang napi dengan menyebarluaskan fotonya.

    6. Tidak Hadir Upacara Pemecatan

    Pada upacara pemberhentian dengan tidak hormat tersebut, Brigpol Dewi tak hadir (in absensia).

    Namun, foto close-up dia dengan background (latar belakang) warna kuning dipajang di tribun Lapangan Karebosi.

    Hadir, Kapolrestabes Makassar, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo dan Kabid Profesi Pengamanan Polda Sulsel, Kombes CF Hotman Sirait.

    "Intinya ini yang bersangkutan kita proses sidang karena langgar kode etik," ujar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo dikutip dari Tribun Makassar. (Didi Rinaldo)

     

     

     

    Jumpa Media Akhir Tahun 2018 di Kyriad Muraya Hotel Aceh

    KOPI-Jakarta, Memasuki minggu-minggu terakhir di bulan Desember 2018 maka Kyriad Muraya Hotel Aceh mengundang sejumlah media yang ada di seputaran kota Banda Aceh.

    Terlihat hadir 100 orang perwakilan media di Daud Terrace Cafe pada Jumat Malam, 14 Desember 2018. Jauh-jauh hari sebelumnya Faza, Public Relation (PR) Kyriad Muraya Hotel Aceh mulai membangun komunikasi dengan para jurnalis agar bisa hadir di acara jumpa Media atau Media Gathering di Kyriad Muraya Hotel Aceh.

    Hari yang ditunggu telah tiba, pada hari Jumat malam, 14 Desember 2018, satu persatu perwakilan media masuk loby Kyriad Muraya Hotel Aceh, kemudian naik lift menuju lantai dua.

    Keluar lift telah tersedia buku tamu untuk diisi. Disini telah menunggu Bambang Pramusinto General Manager Kyriad Muraya Hotel Aceh dan Faza, Public Relation (PR).

    "Selamat datang semua rekan-rekan media, apa khabar," sapa ramah Faza dan Bambang Pramusinto. Dari dalam Daud Terrace Cafe terdengar alunan merdu suara musik yang dimainkan dipanggung utama Media Gathering.

    Sejumlah kursi telah terisi oleh perwakilan media, sebagian besar terlihat-wajah-wajah media yang meliput acara soft launching Kyriad Muraya Hotel Aceh pada 16 November 2017.

    Para pelayan mulai mendatangi satu per satu tempat duduk media untuk menanyakan minuman apa yang ingin dipesan. Kelihatan teh hangat cukup enak dinikmati, beberapa teman media memilih teh hangat, ada juga yang senang teh dingin. Tidak berapa lama datanglah pelayan Daud Terrace Cafe sambil membawa minuman dan makanan kecil.

    Acara media gathering sudah dimulai dengan susunan acaranya: "Welcoming guest and entertaint," pembukaan acara oleh MC, kata sambutan oleh oleh GM sekaligus presentasi hotel facilities, kata sambutan perwakilan media, Music jazz oleh Motif Band, Doorprize, Closing."

    Ada beberapa hal yang menjadi topik pembahasan dari Bambang Pramusinto General Manager Kyriad Muraya Hotel Aceh. Saat ini Kyriad Muraya Hotel Aceh telah memiliki 126 kamar dan tujuh meeting room dengan kapasitas yang paling besar untuk 200 orang.

    Diawal tahun 2019 pihak manajemen Kyriad Muraya Hotel Aceh berencana membangun satu hotel bintang 3 yang letaknya diseberang jalan Kyriad Muraya Hotel Aceh sekarang.

    Dengan tujuan untuk memenuhi permintaan konsumen yang selama ini selalu mengalami kekurangan kamar pada event-event baik skala nasional dan internasional.

    Iklim investasi di Aceh khususnya di Banda Aceh semakin membaik hal itu dibuktikan semakin banyaknya event event nasional dan internasional yang diselenggarakan. Dengan demikian Kota Banda Aceh semakin ramai dikunjungi oleh turis lokal dan internasional.

    Saat ini 70 persen karyawan Kyriad Muraya Hotel Aceh merupakan tenaga kerja lokal Aceh dengan berpatokan pada gaji Upah Minimal Regional (UMR).

    Bagi setiap tamu yang menginap di Kyriad Muraya Hotel Aceh maka pihak manajemen juga menyediakan transportasi gratis untuk melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid raya Baiturrahman.

    Semakin malam terlihat makin ramai perwakilan media yang datang ke acara media gathering ini, padahal ada beberapa kegiatan besar sedang berlangsung diseputaran kota Banda Aceh.

    "Media adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan Kyriad Muraya Hotel Aceh, tanpa media maka Kyriad Muraya Hotel Aceh tidak ada apa-apanya," papar Bambang Pramusinto General Manager Kyriad Muraya Hotel Aceh.

    Dalam setahun Kyriad Muraya Hotel Aceh menjadi besar juga karena media. Langkah selanjutnya agar Kyriad Muraya Hotel Aceh bisa menjalin kerjasama positif dan harmonis dengan semua media yang ada di kota Banda Aceh.

    Acara puncak tiba dengan acara tanya jawab dan usulan dari media kepada pihak manajemen Kyriad Muraya Hotel Aceh. Selanjutnya pemberian hadian doorprize untuk 18 orang.

    Wajah-wajah riang gembira terlihat bagi 18 orang perwakilan media yang menerima hadiah doorprize dalam dua sesi, masing-masing sesi untuk 9 orang mendapatkan hadiah menarik.

    Waktu menunjukan jam 23:00 WIB, satu persatu perwakilan media meninggalkan tempat acara media gathering kembali tempat masing-masing.

    Sampai jumpai di acara media gathering tahun 2019.

     

    Ultah Pertamina Aceh ke-61, Sumbang 53 Kantong Darah

    KOPI-Jakarta, Salah satu garda terdepan penyaluran minyak dan gas di dalam negeri Indonesia adalah PT Pertamina. Tidak terasa sekarang PT Pertamina telah berusia 61 tahun.

    Tantangan yang akan dihadapi Pertamina ke depannya tidak hanya terbatas pada penyediaan bahan bakar berbasis fosil untuk memenuhi kebutuhan domestik tapi juga sumber energi masa depan lainnya yang ramah lingkungan.

    Pertamina harus melaksanakan bernagai upaya strategis. Satu di antaranya dengan mencari sumber-sumber migas ataupun energi terbarukan lainnya untuk memenuhi kebutuhan pasar yang cenderung meningkat.

    Beragam cara dilakukan oleh PT Pertamina untuk menyambut ulang tahunnya seperti aneka perlombaan, penghargaan dan donor darah.

    Untuk kota Banda Aceh sendiri pada hari minggu, 9 Desember 2018, terlihat tenda raksasa dipasang pada halaman kantor PT pertamina Banda Aceh. Pihak manajemen memberi ratusan hadiah doorprice untuk karyawan PT Pertamina agar mempererat tali silaturahmi antar pekerja, dan memacu semangat seluruh pekerja.

    Di bidang CSR pihak manajemen bekerja sama dengan PMI kota Banda Aceh menggelar donor darah. Dari target 100 kantong darah hanya diperoleh 53 kantong darah yang berguna untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah.

    Bagi para pendonor darah juga disedikan bingkisan menarik untuk dibawa pulang. Selamat Ulang tahun PT Pertamina ke-61.

    Rachmad Yuliadi Nasir (WA:0888.7211.300)

     

    Pidato Ustad Bahar Smith Saat Reuni 212 Bilang Jokowi Banci, Jokowi Haid

    KOPI, Jakarta - Ustad “berwajah Bule” Bahar bin Smith melakukan orasi saat tampil di atas panggung dalam reuni akbar 212 yang digelar di Lapangan Mon…
     

    Komunikasi Secara Langsung

    KOPI-Jakarta, Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.

    Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gesture tubuh, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.

    Pada saat ini orang sering menggunakan sarana komunikasi seperti Handphone, SMS, Whatsapp, Email, Medsos seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain-lain.

    Akan tetapi sering kali terdengar "KOMUNIKASI Terganggu", ini dapat diakibatkan karena salah komunikasi atau miskomunikasi. Apalagi bila Handphone, Handphone, SMS, Whatsapp, Email, Medsos seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain-lain, milik anda dibajak orang lain atau ada orang lain yang menggunakan Nama Anda untuk maksud "JAHAT" tentu saja membuat repot dan bikin kacau semua orang.

    Sudah banyak orang yang tertipu karena dapat telepon gelap, SMS, Whatsapp, Email, Medsos seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain-lain, mengatasnamakan seseorang, padahal orang tersebut tidak tahu apa-apa.

    Komunikasi yang terbaik adalah bertemu langsung dan berbicara secara empat mata. INGAT: "Bila ada keperluan harap bicara langsung secara empat mata."

    Betapa banyak hubungan seseorang rusak gara-gara salah komunikasi dan tidak adanya hubungan harmonis. Hal ini dapat dicegah dengan bertatap muka langsung, salaman dan berbicara mengutarakan pendapat dan saran-saran kepada seseorang.

    Ucapkanlah bila bertemu seseorang dengan : "Assalammualaikum, Hallo apa khabar, Salaman, Saya perlu dengan Anda, Apa ada waktu sebentar, Dimana Kita bisa berbicara berdua," merupakan salah satu contoh komunikasi langsung.

    Tunggu apa lagi, Mari praktikan komunikasi secara langsung untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan kedua belah pihak.

    Jangan sampai orang-orang jurusan komunikasi salah komunikasi apalagi orang HUMAS salah komunikasi, bisa kacau. Apalagi bila terjadi bencana alam sering kali adanya komunikasi yang salah di lapangan.

    Anda sudah membaca tulisan ini, jangan sampai ditipu lagi gara-gara salah komunikasi dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Rachmad Yuliadi Nasir (WA:08887211300)

     

    Bupati Kuansing Mursini jadi Inspektur Upacara Hut TNI ke-73

    KOPI, Kuantan Singingi - Upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 TNI di Lapangan Limuno Telukkuantan, Jumat (5/10/2018) pagi berlangsung d…
     

    Suatu Hari yang Indah

    Oleh: Ahmad Muhaimin

    Sudah hampir tujuh bulan lebih ponsel butut Rustam tidak mengeluarkan bunyi apa-apa. Biasanya, sabtu menjelang magrib pasti anak laki-lakinya yang di rantau akan menelpon, iseng-iseng menanyakan kabar, atau sekadar bertanya sudah makan atau belum. Tapi sepenuh senja bulan-bulan ini tidak ada satupun suara anaknya yang mencuat melalui speaker ponselnya yang butut itu.

    Rustam sendiri tidak terlalu bisa menggunakan ponsel butunya, paling hebat juga mencari daftar nomor telepon lalu menelpon nomor yang sudah dicarinya itu, atau mengangkat sambungan telepon dari seberang saat ponselnya bersuara gaduh. Untuk urusan mengirim SMS, dia tidak mengerti sama sekali.

    Setelah menatap nanar ponsel jelek berwarna hitam di permukaan meja di hadapannya, akhirnya ia melangkah menuju dapur dengan kepala penuh sambil sibuk membenarkan letak pecinya yang miring. Sejak shalat Subuh usai, peci hitam yang bagian pinggirnya sudah menguning lusuh itu masih melekat di kepalanya. Di dapur, ia langsung membuat teh dengan sedikit gula untuk menghangatkan tubuh, dan menenangkan hati yang sedang gaduh.

    Tidak lama berselang, ia kembali lagi, menghampiri jendela kayu yang terletak di dinding ruangan tamu sebalah kanan, jempol dan jari telunjuk sebelah kiri membentuk setengah lingkaran, menempel erat di gelas yang hanya terisi setengah bagian. Tangan kanannya terjulur ke depan meraih pengunci jendela, lalu ditarik ke atas dan digeser sedikit ke sebelah kanan. Setelah itu, jendela kayu berwarna cokelat tua yang mulai pudar ia dorong perlahan. Halaman rumah, pohon-pohon dan setapak jalan tanah berbatu masih terlihat samar-samar.

    Rustam menutup jendela itu lagi. Angin yang berembus cukup menggigit kulit leher yang tak terlindung syal atau kerah jaket yang tebal.

    Umi yang duduk dengan mukena yang belum lepas hanya diam, ia tidak bertanya apa-apa, bukan karena tidak mau, tapi takut kalau ia salah lagi. Sepertinya tidak ada kebagaiaan yang ia rasakan setelah empat tahun menikah dengan Rustam. Jangankan kebahagiaan dan kepuasaan hidup, sepenggal senyum saja selalu nampak redup.

    Dulu, laki-laki itu sudah berjanji akan banyak hal, tapi kini tidak ada satu dua dari ucapannya yang ditepati, janji antah berantah itu kini menjadi mati. Umi memang terlalu sabar hidup dengan laki-laki itu, entah karena rasa cinta, atau sebab terpaksa karena takut akan dosa.

    Semenjak empat tahun setelah menikah, Sifat Rustam menjadi sedingin es batu. Karena impiannya untuk menenangkan suara tangis di buta malam sudah sirna, impiannya saling menyalahkan tentang siapa yang harus menenangkan si buah hati semakin tak bisa, ia menjadi setega itu  yang seharusnya selalu siap menopang beban. Empat tahun setelah pernikahannya itu, tak ada satupun tanda-tanda perut istrinya akan membesar.

    Bertahun-tahun kemudian, Rustam mengadopsi anak perempuan adiknya sendiri, diurus sampai besar, dicukupi segala kebutuhan hidup dengan segala kemewahan. Tak berselang lama, giliran Umi yang mengadopsi anak laki-laki dari adik perempuannya. Sayangnya, setelah besar, kedua anak yang sesungguhnya adalah keponakan sendiri itu tidak tahu terimakasih, jangankan berbakti dan balas budi, sekadar disuruh untuk membelikan sayur di warung saja tidak pernah berangkat. Rustam selalu uring-uringan kalau mendengar anak angkatnya itu diperintah oleh istrinya yang tidak pernah disayang dengan kata-kata halus. Lagi-lagi, Umi lah yang harus terkena omongan yang selalu menukik dari suaminya yang tak pernah bersikap baik.

    Apa enaknya hidup dengan seratus bentakkan setiap harinya? Seperti ini seperti itu tetap salah. Mungkin senandung cinta dan doa yang membuat hati Umi sekuat baja dalam menjaga bahtera rumah tangganya.

    Dan pada akhirnya, Rinda, anak angkat perempuannya itu menikah setelah umurnya genap di angka dua puluh. Tambah-tambah setelah menikah, sama sekali ia tak pernah memikirkan kondisi ibunya yang ringkih. Ibarat kata setelah makan tak pernah mau mencuci piring, seperti itul

     

    Tertangkap Basah Nazaruddin dengan Setya Novanto Satu Kamar, Lagi Ngapain tuh bro..

    KOPI, Jakarta – Di tempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan, “Tak jera-jeranya oknum petugas Lapas (lembaga Permasyarakatan) dan Rutan (Rumah Ta…

    Baca selengkapnya...

     

    Inilah Jony Boyok Hina Ustad Abdul Somad Keturunan “Dajjal” Pada @akun Medsosnya

    KOPI, Pekanbaru – Dengan jari Anda bisa masuk penjara melakukan unggahan ujaran kebencian "Hate Speech" yaitu : kalimat, Foto, Video live streaming …
     

    KAHMI Gelar Konser Amal Bantu Gempa Lombok, Undang Cawapres 2019 Sandiga Uno

    KOPI, Jakarta - Bakal Cawapres 2019 Sandiaga Uno menyanyikan lagu 'Satukan Tekad Semboyan Indonesia Raya' untuk membantu korban gempa di NTB. Lagu te…
     

    Ketahuan “Totil” Dengan Wil, Kadis Bappeda Kota Langsa Mandikan Air Comberan oleh Warga

    KOPI, Langsa – Ditempat kerjanya, Aji Sulung menuturkan “ Wajar Pria suka dengan wanita seksi, cantik. Jangan lupa Pak Kadis ajak dong kami minum susu…
     

    Di Kaki Rinjani, Lawan Stunting dan Buruk Gizi

    Ketika tugas telah memanggil, Taburi dengan senyuman. Segala hambatan menjadi tantangan." Mendampingi ibu Rauhun (KPM PKH)  membawa anaknya Imunisasi Di Posyandu Pade Angen Dusun Wengkang Desa Loyok, Kecamatan Sikur Lombok Timur Adalah langkah pasti".

    Pendampingan dalam mengawal kegiatan Posyandu terus digelorakan dalam rangka menekan hadirnya angka stunting dan gizi buruk pada anak KPM. Hadirnya Pendamping Sosial merupakan "jembatan" emas untuk menghubungkan antar Kelompok KPM dan Fasilitas Kesehatan. Sehingga KPM dengan mudah mendapatkan akses pelayanan.

    Team work adalah satu media yang kokoh untuk membangkitkan gairah peningkatan derajat kesehatan KPM. Pendamping dan Petugas Faskes adalah team work di tengah lingkungan keluarga masyarakat, Lebih khusus peserta KPM. Sebab, team tersebut kini merupakan dua unsur yang sangat vital yang membantu keluarga KPM untuk lebih bergairah menekan angka stunting dan gizi buruk yang  menjadi "momok", kian menghantui mereka (KPM).

    Sukses kawan..

    Foto:  by Ariyadi Irmawan/pendamping PPKH Kec Sikur Lombok Timur

     

    Aku Mahasiswa Beda: Inspirasi Seorang Cleaning Service

    KOPI-Padang, Suaranya yang tenang dan dalam, membawa keheningan ruang penjurian. Semua mata menuju ke arahnya yang sedang membacakan puisi disertai ir…
     

    Camat Perhentian Raja Sidak Persiapan Pilgubri ke Kantor Desa Lubuk Sakat, Kampar

    KOPI, Kampar - Camat Perhentian Raja Azhar S.Stp mengadakan sidak mengecek pengamanan persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 ke desa Lubuk Sa…
     

    Kemenperin Dukung Pelaksanaan MOFP 2018 Yang Digelar APPMI

    KOPI,  Jakarta – Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi dan dukungan kepada Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dalam melaksan…

    Baca selengkapnya...

     

    Capai Ekspor USD12,23 Miliar, Indonesia Miliki Peluang Kuasai Pasar Fesyen Muslim Dunia

    KOPI,  Jakarta – Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut guna …
     

    BBKKP Yogyakarta Ciptakan Alat Uji Suhu Pengerutan Kulit Tersamak Sistem Digital

    KOPI,  Jakarta - Rekayasa alat uji suhu kerut kreasi Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik (BBKKP) ini diyakini dapat menjadi jawaban bagi industri pen…

    Baca selengkapnya...

     

    30 Tenants Gelar Fashion Show Meriahkan 1st Anniversary "The Lady"

    KOPI,  Jakarta - The Lady Boutique menggelar "Purity Raya & The Lady 1st Anniversary" dalam rangka merayakan HUT perdana. Acara diselenggarakan di Mai…

    Baca selengkapnya...

     

    Konsul Amerika Serikat Tertarik Lingkungan Hidup Gunung Leuser

    KOPI-Jakarta, Kawasan lingkungan alam perlu dilestarikan. Apalagi kawasan lingkungan hidup seperti di Gunung Leuser merupakan paru-paru dunia.

    Pada hari Selasa (10/4/2018) Juha P Salin Konsul Amerika Serikat untuk Wilayah Sumatera datang ke Aceh Pejabat Khusus bidang Politik dan Ekonomi, Rachma Jaurinata. Tujuan utamanya adalah membahas masalah lingkungan dan kawasan hutan Leuser yang selama ini menjadi perhatian dunia.

    Juha P Salin Konsul Amerika Serikat untuk Wilayah Sumatera sangat tertarik terkait isu-isu lingkungan hidup yaitu masalah pembangunan yang dilakukan Aceh di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang telah menarik perhatian para aktivis lingkungan, LSM bahkan dari Unesco tersebut.

    Aceh sangat komit terhadap perlindungan kawasan hutan dan wajib merestarikannya. Hal itu juga merupakan bagian dari program Aceh Green yang diusung Pemerintah Aceh. Tidak benar ada pembangunan di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), yang ada peningkatan jalan yang sudah ada yang digunakan oleh masyarakat.

    Terkait isu rencana pembangunan proyek geothermal di sekitar TNGL yang pernah direncakan oleh Pemerintah Aceh sebelumnya juga sudah dibatalkan.

    Sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), karena itu bukan hanya milik kita, tapi juga milik dunia.(WA-0888.7211.300)

     

    Jangan Sebarkan Berita Bohong

    KOPI, Jakarta - Di zaman serba canggih dengan teknologi informasi saat ini khususnya lewat berbagai media sosial, sangat mudah untuk menerima dan menyebarkan informasi apa saja yang diolah sedemikian rupa, sehingga terkadang mengarah kepada berita bohong atau fitnah.

    Kita sebagai umat Islam untuk tidak begitu saja menerima atau menelan mentah-mentah setiap berita atau informasi yang disampaikan seseorang apalagi yang berbau negatif terhadap seseorang atau suatu kaum.

    Baca selengkapnya...

     

    Nasib Suatu Gelas Istimewa

    KOPI-Jakarta,Suatu wadah untuk menampung air minum biasanya kita memakai gelas. Banyak model gelas yang ada di sekitar kita. Ada sebuah gelas istimewa yang saya peroleh dari acara donor darah PMI (Palang Merah Indonesia) kota Banda Aceh. Gelas ini saya dapat pada acara ulang tahun Donor Darah Sedunia (HDDS) bulan Juli 2017.

    Menurut catatan yang ada bahwa Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) 2017, di kota Banda Aceh pada hari Kamis, 13 Juli 2017. Bentuk hadiah dari PMI ini ternyata gelasnya kecil ramping dan untuk kapasitas air sekitar 200 ml.

    Walaupun begitu gelas hadiah ini masih berbalut plastik bening dan sebuah pita merah. Gelas ini saya simpan sebagai kenang-kenangan dan tidak pernah saya buka plastiknya.

    Pada bulan Februari 2018, gelas hadiah dari PMI kota Banda Aceh ini saya buka plastiknya dan saya pajang di atas lemari buku. Sekitar dua minggu gelas ini terpajang di atas lemari buku dan baru pada hari Selasa 21 Maret 2018, gelas istimewa ini saya bilas dan cuci dengan air mineral.

    Malam harinya setelah shalat Isya di masjid, Selasa 21 Maret 2018 jam 21:21 WIB, gelas istimewa tersebut saya isi dengan air dan saya minum sedikit airnya. Kemudian dilanjutkan dengan meditasi dan berzikir selama lebih kurang 10 menit.

    Tidak lama kemudian air di dalam gelas saya minum sedikit lagi dan membasuh kepala hingga air benar-benar kosong dan saya menaruh gelas tersebut dalam tas. Masuk beberapa pesan WA-Whatsapp ke dalam Handphone saya.

    Saya langsung membaca pesan masuk, tiba-tiba terlihat gelas tergelincir dari tas dan jatuh dari ketinggian sekitar satu meter. Terdengar suara gelas pecah, saya kaget juga, gelas baru langsung pecah, kejadian pada jam 21:34 WIB. Rencananya ada dua yaitu dibuang dan dikuburkan. Ternyata gelas tersebut setelah saya foto, langsung saya masukan ke dalam plastik dan membuangnya ke dalam tong sampah. Selamat jalan gelas istimewa. Rachmad Yuliadi Nasir (WA:0888.7211.300-FB/tragedi.gurita)

     

    Meminimalkan Tingkat Pengangguran

    KOPI, JAKARTA - Dewasa ini tingkat pengangguran di Indonesia semakin meningkat hal ini karena tidak berbanding lurus antara pencari pekerja dan pengguna pekerja, ditambah dengan semakin lesunya perekonomian Indonesia saat ini.

    Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Utara di bawah, pimpinan Hj. Siti Nurbaeti mengadakan Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Dan Kewirausahaan yang berlokasi di Jln. Gereja Tugu No. 20. RT.006/06. Kel. Semper Barat Kec. Cilincing Jakarta Utara (22/3).

    Baca selengkapnya...

     
    Artikel Lainnya...

    Tingkatkan Pelayanan Kantor Ombudsman Aceh Tempati Gedung Baru
    Jumat, 17 Mei 2019

    KOPI-Jakarta, Ombudsman RI Perwakilan Aceh adalah suatu lembaga yang mengurusi segala tindakan maladministrasi dalam hal pelayanan publik. Saat ini terhitung 1 Mei 2019 maka Ombudsman Aceh telah menempati kantor baru dikawasan jembatan layang Pango. Bila sebelumnya sejak 2012 Kantor Ombudsman Aceh berada di Jalan T. Lamgugob Nomor 17, Syiah Kuala, Banda Aceh. Sekarang Kantor Ombudsman Aceh pindah dengan alamat Jalan Banda Aceh - Medan km 4... Baca selengkapnya...

    Sahurlah Sebelum Menunaikan Ibadah Puasa
    Jumat, 17 Mei 2019

    KOPI-Jakarta, Syukur Alhamdullilah, umat Islam di Indonesia sudah dapat menjalankan ibadah puasa sejak hari Senin, 6 Mei 2019. Sahur merupakan awal yang penting untuk berpuasa karena memberi cadangan tenaga dari makanan yang dikonsumsi. Memilih menu makanan sahur sangat penting bagi mereka yang menjalani puasa. Memilih makanan yang tepat adalah kunci agar puasa Anda lancar. Menjelang waktu imsak tentu saja Kita dianjurkan untuk menikmati makan... Baca selengkapnya...

    LSM TOPAN- AD Laporkan Dugaan Penyalagunaan Wewenang dan Anggaran Pengadaan Sapi Distanak Riau
    Jumat, 17 Mei 2019

    Teks Foto. Kajati Riau Uung Abdul Syakur (kemeja putih) saat HUT Adyaksa ke 58 . (foto .Didi Rinaldo) KOPI, Pekanbaru – Ketua LSM TOPAN-AD ( Team Observasi Penggunaan Anggaran Negara dan Anggaran Daerah) Propinsi Riau , Maruar Sianturi SE di kantor Kejaksaan Tinggi Riau tanggal (2/5-2019) memakai baju seragam jas berwarna hijau mengatakan “ Kami melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang atau jabatan dalam pengadaan hewan ternak dalam hal... Baca selengkapnya...

    Rumah Zulkifli AS Walikota Dumai, Digeledah oleh KPK
    Senin, 06 Mei 2019

    KOPI, Dumai – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Aji Somek mengatakan “ Propinsi Riau terkenal dengan negeri Petro Dollar. Dikarunia oleh SDA (Sumber Daya Alam) yang melimpah ruah. Tetapi masyarakata banyak yang miskin. Termasuk penulis yang kurang duit. SDAnya menikmati segelintir orang, penduduknya hanya sebagai penonton di negeri sendiri. Hasil alamnya Bawah tanah minyak bumi, diatas tanah minyak Kelapa Sawit (CPO) , diatas kepala... Baca selengkapnya...

    Dirut ”Habis Token Gelap Gulitalah” Ditahan KPK Terlibat Korupsi
    Rabu, 24 April 2019

    KOPI, Jakarta- Di tempat kerjanya “Kangmas Sutisyoso mengatakan” Buku RA. Kartini terkenal dengan Habis Gelap Terbitlah Terang. Dirut PLN (Perusahaan Listrik Negara) "Habis Token Gelap Gulitalah” di tahan KPK, terlibat korupsi pembangunan pembangkit Listrik Riau I. Kadangkala Petugas PLN di lapangan sebulan menunggak listrik lansung meteran ia bongkar, tega amat sih. Terpaksa kami memakai meteren listrik prabayar yakni TOKEN listrik.... Baca selengkapnya...

    Heboh Tentang Cucu Jokowi
    Rabu, 30 Januari 2019

    KOPI, Jakarta – Cuitan Hidayat Nur Wahid dalam postingan @kun Twitter miliknya, ia menuding cucu Joko Widodo Jan Ethes menjadi alat kampanye. Dalam cuitannya tersebut, ia menuliskan bahwa Jokowi sengaja menjadikan Ethes sebagai alat kampanye. "Ini Jan Ethes yg pernah sebut @jokowi, kakeknya, sbg “Artis” ya? Tapi bgmn kalau ini jadi legitimasi pelibatan anak2 dlm kampanye? Bgmn @bawaslu_RI masih bisa berlaku adil kah?" tulisnya. Ditempat... Baca selengkapnya...

    PK Diajukan Tiga Kali Di Kasus Yang Sama, MA Tabrak Aturan?
    Rabu, 23 Januari 2019

      Foto: (ki-ka) Danny Siagian, Manahan Sihombing, Mangalaban Silaban, Sugiono KOPI, JAKARTA - Menurut pasal 66 ayat 1 UU No. 14 Tahun 1985 menyebutkan, permohonan Peninjauan Kembali (PK), diajukan hanya satu kali. Namun kenapa dalam kasus tanah Grant Sultan Deli, Medan milik ahli waris Datuk Muhamad Cheer (Dt. M. Cheer) di Mahkamah Agung (MA) bisa hingga 3 (tiga) kali? “Kenapa PK bisa sampai 3 (tiga) kali untuk kasus yang sama di... Baca selengkapnya...

    INTERNASIONALGary Gravelle Ancam Bunuh Presiden Donal.....
    15/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Amerika Serikat – Diluar negeri mengancam membunuh Kepala Negara mendapat respon dari pihak keamanan Anda lansung di tangkap. Hukuman Penjara  [ ... ]



    NASIONALPasca Rekapitulasi Pemilu oleh KPU.....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, "Wah KPU kerjanya malam-malam seperti kampret," begitulah ramai orang yang protes dengan kinerja KPU. Sebelumnya ramai diberitakan ba [ ... ]



    DAERAHAceh Darurat Listrik, Perlu Interkoneksi.....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba saja listrik di Aceh mati. Keadaan menjadi gelap. Sungguh kacau, ada apa dengan PLN. Mau b [ ... ]



    PENDIDIKANMeriah, Karnaval Jelang Ramadan SD Muham.....
    05/05/2019 | Supadiyanto, M.I.Kom.

    KabarIndonesia - Seluruh guru, karyawan, murid, dan kepala sekolah SD Muhammadiyah Sragan mengadakan Karnaval menyambut Ramadan pada Jumat, 3 Mei 2019 [ ... ]



    EKONOMIALMISBAT Laporkan Kementan, Kemendag ke.....
    16/05/2019 | Didi Rinaldo
    article thumbnail

    KOPI, Jakarta - Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat), organisasi relawan pendukung Presiden Jokowi yang berdiri sejak 2014, membe [ ... ]



    HANKAMMoeldoko : Tiada Maaf Buat HS, Ancam Pen.....
    16/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Kangmas Roy Kusnen mengatakan “ Kepada masyarakat mengupload (unggah) video, foto di Media  [ ... ]



    OLAHRAGAMahasiswa Yang Petinju Ini, Menangkan Pe.....
    06/04/2019 | Danny Pantas Siagian

    KOPI, JAKARTA - Sulistyono, petinju yang juga mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Mpu Tantular (UMT) Jakarta ini, menangkan pertarungan partai kelas [ ... ]



    PARIWISATARamadhan Berkah di Festival Ramadhan 201.....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Selamat datang bulan suci Ramadhan 1440 H. Tahun ini bulan puasa atau bulan Ramadhan 1440 H, jatuh pada hari Senin, 6 Mei 2019. Sege [ ... ]



    HUKUM & KRIMINAL1 Kg Shabu Berhasil Diamankan oleh BNNK .....
    17/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Bulan suci Ramadhan 1440 H seharusnya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat bukan dengan pekerjaan yang membawa celaka bagi orang lain.  [ ... ]



    POLITIKKamis 21 Mei 1998, Peristiwa Reformasi I.....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Bangsa Indonesia pada setiap tanggal 21 Mei selalu memperingati peristiwa Reformasi Indonesia. Waktu sangat cepat berlalu dan hari ini, [ ... ]



    OPINIViral di Medsos , Minurlin Istri Mantan .....
    13/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Bekasi – Ditempat kerjanya, sebut saja namanya Sugeng Triwardono mengatakan” Sontoloyo, kampret Ada “oknum" Perempuan Suaminya Tentara  [ ... ]



    PROFILViral di Medsos, Dua Jendral Acungkan S.....
    11/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Jakarta – Ditempat kerjanya, Kangmas Sutisyoso mengatakan “ Sontoloyo, dua orang Jendral (Pol) Salam Dua Jari kedua jenderal polisi itu ada [ ... ]



    SOSIAL & BUDAYAPlt Bupati Kampar Catur Sugeng Hadiri Pe.....
    21/01/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Sei Kijang Tapung Hilir - Rasa senang dan bahagia berada di tengah orang tua kami, Ninik mamak dan para pemangku adat yang ada di Kenagarian Tap [ ... ]



    ROHANIMasyarakat Rohul Hadiri Buka Puasa Bersa.....
    19/05/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru- Ratusan orang masyarakat kabupaten Rokan Hulu (Rohul)berdomisili di Pekanbaru menghadiri buka Puasa bersama yang ditaja oleh Pemkab R [ ... ]



    RESENSIGratis..!!! Buku Karya Mualaf Zaman Now,.....
    03/04/2019 | Redaksi KOPI

    KOPI, Jakarta – Tidak bisa dipungkiri buku ini merupakan sebuah karya fenomenal yang sangat menghebohkan di awal tahun 2019 dan belum pernah Anda ju [ ... ]



    CERPEN & CERBUNGSuami Genjot Becak, Istri Malah Kena Gen.....
    08/10/2018 | Didi Rinaldo

    KOPI - Memang tak ada undang-undang yang melarang tukang becak beristri cantik, karena semua itu tergantung rejeki dan kelihaian lobi masing-masing. M [ ... ]



    PUISIMenatap Rasa.....
    07/06/2017 | Mas Ade

    Masih di bulan Juni Angin mendatangi jendelaku Bisikkan rindu yang basah Oleh hujan bulan Mei Meski embun tetap nyenyak dalam tidurnya Mendekap s [ ... ]



    CURAHAN HATIModus Penipuan Gerombolan Bandit Oknum .....
    27/04/2019 | Didi Rinaldo

    KOPI, Pekanbaru – Zaman semakin canggih bermacam jenis modus penipuan saat ini. Kini penulis (red. didi rinaldo) bertanya kepada Pembaca. Zaman kin [ ... ]



    SERBA-SERBISepeda Motor Terjun Bebas dari Jembatan .....
    22/05/2019 | Rachmad Yuliadi Nasir

    KOPI-Jakarta, Hati-hati bila Anda melintasi kawasan jembatan Pango. Apalagi yang melintas dari arah simpang BPKP melewati jembatan Pango. Seharusny [ ... ]



    Copyright © 2008-2013 Pewarta Indonesia. All Rights Reserved.